Breaking News
light_mode
Home » Uncategorized » Mancanegara » Internasional » Kritik Keras IndexPolitica: Diplomasi RI di BoP Mandul, Gaza Terus Dibombardir

Kritik Keras IndexPolitica: Diplomasi RI di BoP Mandul, Gaza Terus Dibombardir

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
  • visibility 118
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id- Jakarta, 2 Februari 2026| Gaza terus dibombardir. Serangan terbaru Israel yang diduga melanggar kesepakatan gencatan senjata kembali menambah daftar korban jiwa serta kehancuran infrastruktur sipil. Eskalasi kekerasan ini tidak hanya memperburuk krisis kemanusiaan, tetapi juga kembali mempertanyakan efektivitas diplomasi internasional yang selama ini diklaim sebagai penjaga perdamaian global.

Lembaga kajian politik IndexPolitica menilai situasi tersebut sebagai bukti kegagalan serius forum-forum perdamaian internasional yang semakin kehilangan makna substantif. Indonesia, menurut mereka, perlu segera mengevaluasi posisinya agar tidak terus terjebak dalam diplomasi simbolik yang mahal, namun minim dampak nyata bagi penghentian kekerasan di lapangan.

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo, menyebut eskalasi terbaru di Gaza sebagai momen krusial bagi Indonesia untuk meninjau ulang keterlibatannya dalam berbagai forum perdamaian global, termasuk Board of Peace (BoP) yang dinilai gagal menjalankan mandat moral dan kemanusiaannya.

“Gaza terus dibombardir, sementara janji gencatan senjata dikhianati di hadapan mata dunia. Pertanyaannya sederhana: apakah suara Indonesia sungguh didengar? Jika tidak, maka Indonesia tidak boleh terus menjadi figuran dalam forum yang mandul dan sarat kepentingan sepihak,” ujar Alip di Jakarta, Senin (2/2).

Menurut Alip, BoP tidak lagi berfungsi sebagai ruang diplomasi yang adil dan setara. Forum tersebut dinilai berada dalam bayang-bayang hegemoni politik Amerika Serikat, terutama sejak kebijakan Donald Trump secara terbuka dan konsisten memihak Israel. Dalam konteks ini, diplomasi multilateral kehilangan daya tekan moral dan lebih menyerupai panggung legitimasi kekuasaan.

Alip menggambarkan dinamika diplomasi internasional saat ini sebagai drama Bawang Merah–Bawang Putih versi geopolitik.

“Satu pihak diperlakukan sebagai anak manja di meja perundingan—dilindungi, dibela, dan dimaafkan—sementara Palestina sebagai korban tidak diberi hak bicara, tidak diizinkan masuk ke ‘rumah’ diplomasi, dan bahkan terus dianiaya di luar rumah,” tegasnya.

Ia menilai ironi terbesar terletak pada kenyataan bahwa pihak yang berulang kali melakukan kekerasan justru memperoleh perlindungan politik, sementara korban kekerasan terus diminta bersabar atas nama stabilitas global.

IndexPolitica juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengorbankan marwah dan kedaulatan diplomasi Indonesia demi diplomasi transaksional yang tidak berdampak nyata. Alip menyoroti besarnya komitmen anggaran Indonesia dalam berbagai skema dan forum perdamaian internasional yang tidak sebanding dengan hasil konkret di lapangan.

“Sangat ironis jika Indonesia harus mengeluarkan dana hingga belasan triliun rupiah hanya untuk duduk sebagai penonton dalam sandiwara geopolitik. Diplomasi kehilangan makna jika biaya sebesar itu tidak mampu menghentikan satu peluru pun di Gaza,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa harga diri bangsa tidak boleh ditentukan oleh kepentingan global yang bias dan tidak konsisten terhadap prinsip hak asasi manusia serta hukum humaniter internasional.

Sebagai alternatif strategis, IndexPolitica mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil inisiatif global dengan memimpin Geopolitical Affairs Summit (GAS), yang diposisikan sebagai Konferensi Asia Afrika (KAA) Edisi Khusus Palestina. Forum ini diharapkan menjadi ruang diplomasi alternatif yang lebih jujur, berdaulat, dan berakar pada mandat konstitusional Indonesia.

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” kata Alip mengutip Pembukaan UUD 1945.

Menurutnya, Indonesia sejak awal dirancang bukan sebagai penonton, melainkan sebagai bangsa dengan mandat moral global. Karena itu, jika suara Indonesia terus diabaikan sementara nyawa terus melayang di Gaza, meninggalkan forum yang timpang bukanlah sikap emosional, melainkan tindakan kedaulatan yang elegan dan bermartabat.

“Daripada membiayai panggung sandiwara orang lain yang penuh pamrih, lebih terhormat Indonesia membangun panggungnya sendiri—berbasis kesetaraan, keadilan, kemanusiaan, serta keberpihakan tegas kepada negara yang masih tertindas.”.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernah Dipimpin Dadan Hindayana, Kampus Ini Tersangkut Kasus Dana Hibah Pemda Halmahera Barat

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 112
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Halmahera Barat, 28 September 2025| Kontroversi yang berkembang seputar Yayasan STPK (Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan) Banau, di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, telah menimbulkan ketidakpastian atas masa depan lembaga pendidikan pertanian itu. Sengketa yang meletus awal tahun 2025 ini berpusat pada legalitas akta yayasan dan keputusan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat untuk membekukan dana […]

  • Datang di SMPN 4 Bekasi, Presiden Prabowo Resmikan 288 Ribu Smartboard Untuk Sekolah

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 118
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 17 November 2025| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi meluncurkan interactive flat panel (IFP) atau smartboard/papan pintar di SMP Negeri 4 Bekasi, Kota Bekasi Jawa-Barat. “1.137 sekolah dari 38 provinsi hari ini sesuatu yang baik sekali saya ucapkan selamat pagi mungkin di Indonesia Timur sudah siang. Hari ini kita meresmikan program pembelajaran digitalisasi di […]

  • Ketua KIM Kabupaten Bekasi Kecewa, Surat Sejak Oktober 2025 ke DPRD Tak Kunjung Direspons

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 56
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bekasi, 15 Februari 2026| Ketua Korps Indonesia Muda (KIM) Kabupaten Bekasi menyampaikan kekecewaannya terhadap DPRD Kabupaten Bekasi yang dinilai belum merespons surat resmi yang telah dilayangkan sejak Oktober 2025. Menurutnya, surat tersebut berkaitan dengan penyampaian aspirasi organisasi terkait sejumlah persoalan yang berkembang di Kabupaten Bekasi. Namun hingga Februari 2026, belum ada tanggapan maupun jadwal pertemuan […]

  • 25 Tahun Banten, Sebuah Catatan Kritis!

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Rls/Egi Hendrawan
    • visibility 196
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banten, 4 Oktober 2025| Banten merupakan wilayah barat paling ujung di pulau jawa, dalam sejarahnya Banten sangat sentral, dan menjadi gerbang perdagangan pada masa kesultanan, kolonial, perjuangan, hingga modern hari ini. Roda perekonomian terutama perdagangan menjadikan kemajuan untuk Banten kedepannya. Namun, realitas yang ada, menjadikan Banten masih banyak hal yang harus dibenahi hingga ke akar […]

  • Kapolres Bogor Melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Di Lahan Perhutanan Sosial Pada Kuartal III

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 93
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan masyarakat, Polres Bogor melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III yang berlangsung di lahan Perhutanan Sosial, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. dan dilaksanakan serentak bersama jajaran Kepolisian di seluruh Indonesia. Kegiatan penanaman ini menjadi wujud […]

  • Kwarran Bojonggede Gelar Jambore Ranting 2025, Pramuka Sebagai Wadah Pemersatu Sekaligus Pembentukan Karakter Yang Mandiri

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Mael
    • visibility 1.025
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 12 September 2025| Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Bojonggede melaksanakan Perkemahan Jambore Ranting (Jamran) 2025 kegiatan digelar di Bumi Perkemahan Cimandala  Kabupaten Bogor pada Kamis dan Jumat, 11 – 12 September  2025 dengan diikuti oleh hampir kurang lebih 43 Gugus Depan yang berpangkalan di SDN. MI. SMP dan MTs, baik Negeri dan Swasta se-Kwarran Bojonggede, […]

expand_less