Breaking News
light_mode
Home » Peristiwa » Tragedi Pena di NTT: Denny Charter Kritik Kegagalan Negara dan Dorong Sekolah Berdaya

Tragedi Pena di NTT: Denny Charter Kritik Kegagalan Negara dan Dorong Sekolah Berdaya

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 80
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 9 Februari 2026| Kematian tragis seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat jeratan kemiskinan yang ekstrem menyisakan luka mendalam bagi dunia pendidikan Indonesia. Bocah tersebut dilaporkan mengakhiri hidupnya hanya karena orang tuanya tidak mampu membeli buku tulis dan pena—sebuah potret kontras di tengah ambisi pemerintah yang gencar menggaungkan digitalisasi pendidikan dan istilah-istilah kurikulum yang canggih.

Kasus ini dipandang bukan sekadar peristiwa bunuh diri biasa, melainkan sebuah fenomena “Social Murder” (Pembunuhan Sosial). Sebuah kondisi di mana sistem politik dan sosial menempatkan kelompok rentan pada posisi yang sedemikian rupa, hingga kekurangan kebutuhan dasar berujung pada kematian dini yang tak terelakkan.

Menanggapi fenomena tersebut, Denny Charter, politisi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), melayangkan kritik keras terhadap arah reformasi pendidikan saat ini yang dinilainya kehilangan kompas kemanusiaan.

Kritik Keras: Laptop Tak Bisa Dimakan, Smart TV Tak Gantikan Buku

Denny menilai pemerintah terjebak dalam pendekatan teknokratis-administratif yang dangkal. Baginya, teknologi hanyalah pengeras suara (amplifier) yang jika dipasang pada sistem yang timpang, justru akan memperlebar jurang ketimpangan tersebut.

“Ketika negara sibuk membagikan laptop, memasang Smart TV, hingga merombak kurikulum dengan istilah mentereng, ada anak yang merasa nyawanya tak lagi berharga hanya karena ketiadaan alat tulis seharga ribuan rupiah. Ini memilukan sekaligus memuakkan,” tegas Denny Charter dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/2).

Ia menambahkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang krusial untuk fisik, namun gagal mengatasi “kelaparan eksistensial”. “Perut yang kenyang tidak otomatis menghapus rasa malu (shame) seorang anak yang tidak bisa menulis di kelas karena tak punya pena. Rasa malu akibat kemiskinan inilah yang membunuh mental anak sebelum fisiknya hancur,” lanjutnya.

Gagasan Sekolah Berdaya: Melawan Stigma dan Birokrasi

Sebagai solusi konkret, Denny mendorong perubahan paradigma menuju “Sekolah Berdaya” (Empowered School). Ia mendesak agar sekolah ditransformasi menjadi Ekosistem Penyangga Kehidupan (Life-Support Ecosystem) bagi komunitas di sekitarnya melalui dua langkah radikal:

Dana Darurat Tanpa Stigma: Denny mengusulkan agar Dana BOS atau dana daerah memiliki pos fleksibel “Dana Darurat Siswa”. Tujuannya agar sekolah memiliki sumber daya untuk memastikan nol hambatan logistik bagi siswa. “Jika ada siswa tak punya sepatu atau buku, sekolah wajib menyediakan tanpa birokrasi rumit dan tanpa membuat siswa merasa malu,” tuturnya.

Guru sebagai Pekerja Sosial: Ia menekankan perlunya Pedagogi Empati. Evaluasi guru tidak boleh hanya berbasis administrasi pengajaran, tapi pada kemampuan memetakan psikososial siswa. Guru harus terlatih untuk mendeteksi dini masalah ekonomi siswa sebelum menjadi tragedi.

Denny Charter menutup pernyataannya dengan peringatan keras bagi para pemangku kebijakan. “Reformasi saat ini baru menyentuh hardware (fisik sekolah) dan software (kurikulum), tapi melupakan humanware (kondisi siswa). Negara tidak boleh hanya memamerkan sekolah digital di kota besar, sementara membiarkan harga buku tulis menjadi penghalang hidup dan mati di pelosok negeri,” pungkasnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Egi

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ricuh! Penyerahan SK Cagar Budaya Keraton Surakarta, Fadli Zon Tetap Lanjutkan

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 87
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Surakarta, 19 Januari 2026| Suasana Keraton Surakarta Hadiningrat memanas saat Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerahkan Surat Keputusan (SK) penunjukan pelaksana pengelolaan cagar budaya, Minggu, 18 Januari 2026. SK berdasarkan Keputusan Menteri Kebudayaan 8/2026 itu menetapkan KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Cagar Budaya Keraton Surakarta Namun penyerahan SK tersebut berubah ricuh saat putri […]

  • Resmi Dilantik Pengurus HIPMI DKI Jakarta Timur Siap Menjadi Mitra Pemerintah Majukan UMKM Lokal.

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 325
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta 7 Oktober 2025| Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Jakarta Timur resmi dilantik untuk periode kepengurusan 2025-2028. Acara pelantikan tersebut diselenggarakan di Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada Selasa, 07 Oktober 2025 dengan mengusung tema “Sinergi Lokal Aksi Global. Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Timur Dhimas Pringgorodianto yang dilantik pada kesempatan […]

  • Kades Se-Cabangbungin Dan Camat Minta Bupati Bekasi Ganti Dirut RSUD Cabangbungin 

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Chairul Husen
    • visibility 446
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi-Pengusiran Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin dr. Erni Herdiani terus bergulir. pasalnya saat ini seluruh kepala desa (kades) sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Direktur yang sudah sangat menyelengsarakan masyarakat dan kerap memicu konflik sosial tersebut. Senin. (07/07/2025) Ketidaksudian itu terjadi pada […]

  • Anggota Polsek Ciampea Polres Bogor Gelar Pengaturan Lalu Lintas untuk Ciptakan Kamseltibcarlantas

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 105
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Polres Bogor- Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jajaran Polsek Ciampea, Polres Bogor melaksanakan pengaturan lalu lintas pada Sabtu pagi (21/06/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polsek Ciampea.   Pengaturan lalu lintas ini dilaksanakan sejak pagi hari, saat masyarakat memulai aktivitasnya, […]

  • Babak Baru Ahmad Sahroni: Kembali Memimpin Pasca-Enam Bulan ‘Menepi’

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 54
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Februari 2026| ​Angin perubahan kembali berhembus di lorong-lorong Senayan. Setelah melewati masa jeda selama enam bulan, Ahmad Sahroni kini kembali menduduki kursi pimpinan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Kembalinya politisi Partai NasDem ini seolah menandai lembaran baru setelah badai kontroversi yang sempat mengguncang langkah politiknya pada pertengahan 2025 silam. ​Penetapan ini […]

  • ULTRA Jakarta Jaga Lingkungan Kerja Bebas Narkoba Dengan Tes Urine Berkala

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 136
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta Selatan (GMOCT) 25 Juni 2025| ULTRA Jakarta, sebuah lembaga rehabilitasi narkoba di bawah naungan Yayasan Natura Indonesia Ultra Addiction Center, terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan tes urine berkala bagi seluruh staf yang berlangsung pada tanggal 20 Juni 2025 di kantor Yayasan Natura Indonesia Ultra […]

expand_less