Mahasiswa UT Bogor Bakar Ban di Jalan Sudirman: “UU KUHAP Ancam Rakyat, Semua Bisa Masuk Penjara!”
- account_circle AG
- calendar_month Sab, 29 Nov 2025
- visibility 405
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 29 November 2025| Api perlawanan mahasiswa kembali membara di pusat Kota Bogor. Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Bogor turun ke jalan dan membakar ban bekas di depan Starbucks di Jln Jenderal Sudirman, menandai kemarahan rakyat atas kebijakan hukum pemerintah yang dianggap semakin brutal terhadap masyarakat.
Aksi yang awalnya direncanakan di Pintu 3 Istana Bogor dialihkan ke Jl Sudirman setelah muncul dugaan upaya pembungkaman dan pembatasan ruang demokrasi oleh aparat. Namun perpindahan lokasi justru membuat semangat mahasiswa semakin berkobar.
Korlap aksi, Fadlan, berdiri di garis paling depan, mengumandangkan perlawanan lantang terhadap RKUHAP 2025.

“Hukum hari ini semakin tajam kepada rakyat kecil dan tumpul pada penguasa! Jika pasal karet ini dipaksakan, seluruh rakyat bisa dipenjara hanya karena tafsir kekuasaan! Kami tidak takut dan tidak akan diam!” teriaknya, disambut gemuruh massa.
Mahasiswa UT Bogor menyebut pemerintah mengkhianati amanat konstitusi, mengubah KUHAP menjadi alat kriminalisasi, bukan pelindung keadilan. Mereka menegaskan bahwa kekuasaan yang anti-kritik hanya akan melahirkan rezim otoriter baru.
Melalui aksi tersebut, mereka menyatukan tuntutan keras: menolak pengesahan RKUHAP 2025, mendesak percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai senjata nyata melawan koruptor, menuntut dibebaskannya aktivis yang menjadi korban kriminalisasi, menolak Soeharto sebagai pahlawan nasional karena sejarah kelam kediktatorannya, mendorong penetapan status bencana nasional di Sumatera, serta menuntut pengesahan UU Masyarakat Adat untuk menghentikan perampasan ruang hidup dan tanah leluhur mereka.

“Jika hukum sudah berubah menjadi pagar kekuasaan, maka mahasiswa adalah palu yang akan menghancurkan pagar itu! Hidup rakyat tertindas!” pekik orator lain yang membuat jalanan semakin panas.
Aksi berjalan di tengah penjagaan ketat aparat. Para mahasiswa memastikan perjuangan tidak akan berhenti sampai suara rakyat benar-benar sampai ke telinga para pemegang kekuasaan.
Ini baru permulaan. Jalanan Bogor akan selalu menemukan kembali suaranya.[]
- Author: AG
- Editor: Red/AG
- Source: AG






At the moment there is no comment