Bandrek Air Mancur Generasi Ke-4, Warisan Rasa Almarhum H. Husen yang Tetap Menghangatkan Bogor
- account_circle AG
- calendar_month Kam, 11 Des 2025
- visibility 73
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 11 Desember 2025| Di sudut Kota Bogor yang penuh kenangan, nama Bandrek Air Mancur tetap menjadi ikon kuliner tradisional yang diwariskan turun-temurun. Dari resep asli yang diracik oleh almarhum H. Husen, usaha keluarga ini kini memasuki generasi ke-4, dikelola oleh putrinya Siti Fatimah. Meski sang perintis telah tiada, cita rasa dan tradisi yang ia tinggalkan masih terjaga utuh.
Warisan Rasa dari Almarhum H. Husen
H. Husen dikenal sebagai sosok yang memegang prinsip kualitas di atas segalanya. Ia meracik bandrek dengan telaten, menggunakan rempah-rempah terbaik, sambil menjaga rasa dan aroma yang telah menjadi ciri khasnya selama puluhan tahun.
“Bandrek itu kejujuran rasa, bukan sekadar minuman,” begitu pesan yang terus diingat Siti Fatimah.

Dengan tekun, Fatimah mempertahankan proses tradisional, mulai dari memarut jahe secara manual, memilih gula aren murni, hingga meracik cengkih dan kapulaga dalam takaran yang sama persis seperti yang diajarkan ayahnya.
Dua Varian Spesial yang Menambah Keistimewaan
Untuk menjaga keberlanjutan usaha sekaligus mengikuti kebutuhan pelanggan, Bandrek Air Mancur kini memiliki dua varian premium yang sangat diminati :
1. Bandrek Susu Telor Madu Ayam Kampung ( STMJ Ayam Kampung )
Racikan ini dibuat dari telur ayam kampung segar, madu asli, susu hangat, dan sentuhan bandrek khas Air Mancur. Varian ini dipercaya meningkatkan stamina, menghangatkan tubuh, dan cocok diminum pada pagi atau malam hari.
Rasanya lembut, aromanya kuat, dan khasiatnya menjadi alasan banyak pelanggan setia menjadikannya minuman rutin terutama saat cuaca hujan atau kondisi tubuh drop.
2. Bandrek Susu Telor Madu Bebek ( STMJ Bebek )
Varian ini lebih “nendang”. Menggunakan telur bebek pilihan, madu kualitas tinggi, dan bandrek rempah khas keluarga H. Husen, minuman ini disukai mereka yang membutuhkan tenaga ekstra.

Khasiatnya dikenal lebih kuat, cocok bagi pekerja lapangan, pengemudi, hingga mahasiswa yang begadang.
Kedua varian ini tetap dibuat manual tanpa campuran instan memastikan rasa dan khasiat tetap original.
Tetap Jadi Magnet bagi Pengunjung
Meski banyak minuman modern bermunculan, pelanggan tetap mencari Bandrek Air Mancur. Mulai dari warga lokal, pedagang pasar, pegawai kantor, hingga wisatawan luar kota.
“Kalau ke Bogor tapi nggak minum bandrek H. Husen, rasanya belum lengkap,” ujar Andri, pengunjung dari Depok.
Harapan Sang Penerus
Siti Fatimah berharap warisan ini dapat terus hidup dan dikenang, bukan hanya sebagai minuman penghangat tubuh, tetapi juga simbol tradisi keluarga yang sudah berjalan puluhan tahun.
“Selama orang masih percaya pada rempah asli, selama itu pula bandrek ini akan tetap hidup,” ucapnya.
Dengan cita rasa yang tak berubah, inovasi varian baru, dan dedikasi generasi penerusnya, Bandrek Air Mancur tetap menjadi bagian dari identitas kuliner Kota Bogor yang tak kira tergantikan.[]
- Author: AG
- Editor: Red/AG
- Source: AG






At the moment there is no comment