Breaking News
light_mode
Home » Pendidikan » PGRI Kabupaten Kuningan Gelar Pelatihan Bimbingan dan Konseling Kesehatan Mental Untuk Guru

PGRI Kabupaten Kuningan Gelar Pelatihan Bimbingan dan Konseling Kesehatan Mental Untuk Guru

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • visibility 92
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kuningan, 13 Desember 2025| Dalam upaya meningkatkan kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menangani permasalahan kesehatan mental peserta didik, PGRI Kabupaten Kuningan bekerja sama dengan Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Konseling Kesehatan Mental. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Kuningan pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Pelatihan tersebut mengusung tema “Konseling Narcissistic Personality Disorder (NPD) dengan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT)” dan diikuti oleh Guru BK se-Kabupaten Kuningan. Tema ini dipilih sebagai respons atas semakin kompleksnya permasalahan psikologis peserta didik di lingkungan sekolah, termasuk persoalan relasi sosial, perundungan (bullying), dan gangguan kesehatan mental, yang menuntut peran Guru BK agar lebih profesional, adaptif, dan berbasis keilmuan.

Secara yuridis, peran Guru BK dalam layanan konseling memiliki landasan hukum yang kuat. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa pendidik bertanggung jawab terhadap pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh, termasuk aspek mental dan kepribadian. Selain itu, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah secara khusus mengatur tugas, fungsi, serta tanggung jawab Guru BK dalam memberikan layanan konseling yang profesional dan beretika di satuan pendidikan.

Pelatihan ini juga relevan dengan upaya perlindungan anak dari praktik perundungan di lingkungan sekolah. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dari kekerasan fisik maupun psikis, termasuk bullying. Lebih lanjut, Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan menempatkan Guru BK sebagai salah satu unsur strategis dalam pencegahan, pendampingan, dan penanganan kasus kekerasan dan perundungan di sekolah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh:

– Prof. Dr. Sumaryoto, Rektor
Universitas Indraprasta PGRI
– Dr. Irwan Agus, M.Si. Wakil
Rektor I Bidang
Kemahasiswaan Unindra,
– Dr. Adi Dasmin, M.M., Dewan
Penasihat Unindra,
– Beni Prihayatno, S.Sos.,M.Si,
Kepala Badan
Pengembangan
Kepegawaian
dan Sumber Daya Manusia
(BPKSDM) Kabupaten
Kuningan,
– Rusmiadi, A.P., S.Sos., M.Si.
Sekretaris Dinas Pendidikan
Kabupaten Kuningan,
– Bambang L.A. Hutapea, S.H.,
M.H., C.Med, selaku Kuasa
Hukum PGRI Kabupaten
Kuningan dan Kuasa Hukum
K3S Jawa Barat.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas Guru BK, khususnya dalam aspek kesehatan mental peserta didik serta perlindungan hukum profesi guru dalam menjalankan tugasnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik mengenai karakteristik Narcissistic Personality Disorder, teknik asesmen, serta penerapan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam proses konseling di sekolah. Materi disampaikan oleh narasumber dari Universitas Indraprasta PGRI Jakarta yang memiliki kompetensi di bidang psikologi dan konseling.

Ketua PGRI Kabupaten Kuningan yang juga Ketua K3S Jawa Barat, Ida Suprida, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan konseling di sekolah sekaligus memperkuat peran Guru BK dalam pencegahan dan penanganan bullying. Menurutnya, Guru BK dituntut memiliki pemahaman komprehensif, empati yang kuat, serta keterampilan profesional agar mampu mendampingi peserta didik secara tepat, manusiawi, dan sesuai koridor hukum.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, dan simulasi praktik konseling. Diharapkan, hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan secara optimal di sekolah masing-masing guna menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, ramah anak, serta kondusif bagi perkembangan mental dan emosional peserta didik.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: SBI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Tak Beritikad Baik, Konsumen Gugat BAF Rp 4 Miliar di PN Jakarta Timur

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 47
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 8 April 2026 | Perusahaan pembiayaan PT Bussan Auto Finance (BAF) resmi digugat oleh salah satu konsumennya, Carlla Paulina, ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Gugatan tersebut dilayangkan atas dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terkait penahanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan persoalan denda keterlambatan. Persidangan kedua yang berlangsung pada Selasa (7/4/2026) […]

  • Breaking News! KPK Tak Akan Periksa Jokowi Terkait Korupsi Kouta Haji

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 233
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 17 Januari 2026| Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa KPK tidak akan memeriksa Jokowi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. KPK menilai penyimpangan terjadi pada level teknis operasional di Kementerian Agama, bukan pada kebijakan atau arahan strategis Presiden. KPK saat ini fokus pada tersangka utama, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang […]

  • JAM Intelijen Dorong Pengawasan Perizinan Daerah Lewat Sosialisasi Nota Kesepahaman

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle Tim-Red
    • visibility 136
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta Rabu 7 Mai 2025| Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Prof. Reda Manthovani menggelar sosialisasi secara virtual terkait tindak lanjut Nota Kesepahaman kerja sama pengawasan penyelenggaraan perizinan di daerah, Selasa (6/5/2025). Acara ini melibatkan pemerintah daerah serta aparat penegak Hukum melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara Kejaksaan Agung, […]

  • Dirkrimum Polda Banten Ungkap Penipuan Janji Lulus AKPOL Kerugian Rp1 Miliar

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 46
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Serang, 16 Januar 2026| Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten mengungkap kasus penipuan dan/atau penggelapan dengan modus menjanjikan kelulusan seleksi calon Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun 2025. Dalam kasus ini, seorang pria yang disebut sebagai tokoh masyarakat (Tomas) berinisial NR (54) alias Abah Jempol ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Rutan Polda Banten. […]

  • Gerakan Pangan Murah Dibuka Langsung Kepala Desa Cibitung Wetan, Kamaludin

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Inel
    • visibility 24
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bogor, 17 Maret 2026 | Sejak Selasa pagi, warga masyarakat memadati area Alun- alun Desa Cibitung Wetan, tempat kegiatan pasar murah di gelar. Mereka memadati Stand-stand penjualan berbagai kebutuhan pokok. Salah satu pengunjung, Kurniasih, mengaku datang ke lokasi lebih awal untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dan Lebaran, Ia mengaku membeli telur, minyak goreng, […]

  • Kapolres Bogor Pimpin Apel Patroli Gabungan, Fokus Berantas Premanisme Di Wilayah Hukum Polres Bogor

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 109
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 31 Mei 2025| Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung apel patroli gabungan yang digelar di Mapolres Bogor. Kegiatan ini menjadi langkah tegas Polres Bogor dalam memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah rawan seperti terminal, pusat perbelanjaan, dan kawasan wisata. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa tindakan premanisme […]

expand_less