Jalur KKA Bener Meriah–Aceh Utara Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Terus Dikebut
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Sel, 16 Des 2025
- visibility 63
- comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Bener Meriah, 17 Desember 2025| Memasuki hari ke-20 pasca bencana alam, upaya pemulihan infrastruktur di Kabupaten Bener Meriah terus dilakukan secara intensif. Salah satu fokus utama saat ini adalah jalur KKA yang menghubungkan Kabupaten Bener Meriah dengan Aceh Utara.
Pada Selasa, 16 Desember 2025, jalur vital tersebut terpaksa ditutup sementara bagi kendaraan roda dua maupun roda empat. Penutupan dilakukan akibat adanya pekerjaan perbaikan pada titik longsor yang berada di Dusun Genting Gajah, Kampung Burnipase, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh, Hasrizal Kurnia, menyampaikan bahwa penutupan ini bersifat sementara demi keselamatan pengguna jalan. Ia menjelaskan, jalur KKA direncanakan akan dibuka kembali pada Rabu, 17 Desember 2025, namun dengan pembatasan jenis kendaraan.
“Insyaallah besok jalur akan dibuka khusus untuk kendaraan roda dua dan roda empat bertransmisi 4×4. Kami masih terus melakukan perbaikan di titik-titik rawan longsor,” ujar Hasrizal.
Lebih lanjut, Dinas PUPR Aceh menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan perbaikan secara menyeluruh agar jalur tersebut nantinya dapat dilalui oleh seluruh jenis kendaraan dengan aman dan lancar.
⁹
Sementara itu, Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan agar tetap waspada serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, mengikuti petunjuk petugas, dan terus memantau informasi resmi terkait perkembangan kondisi jalur KKA,” tegasnya.
Pengamanan logistik oleh personel Polsubsektor Gajah Putih di jembatan sementara Umah Besi yang menghubungkan desa Reronga dengan Timang Gajah, jembatan sementara ini sekarang sudah bisa dilintasi kenderaan roda 2. Pengamanan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk transfer logistik perekonomian masyarakat seperti komoditi cabai, kopi dan kebutuhan pangan lainnya seperti beras, minyak goreng, ikan serta BBM sudah bisa berjalan aman dan lancar.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait berharap masyarakat dapat bersabar selama proses perbaikan berlangsung, demi keselamatan bersama dan kelancaran aktivitas masyarakat ke depannya.[]
- Penulis: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Sumber: ABK



Saat ini belum ada komentar