Diduga Akibat Drainase, Jalan Banjir dan Licin Sering Terjadi Kecelakaan di Jatiasih “Butuh Perbaikan Total”
- account_circle Rls/M.Ifsudar
- calendar_month Jum, 19 Des 2025
- visibility 54
- comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Bekasi, 19 Desember 2025| Masalah banjir yang terus berulang di sejumlah ruas jalan utama Jatiasih, Kota Bekasi, kini berada pada level yang mengkhawatirkan. Selain menghambat mobilitas warga, kondisi jalan yang licin pasca-banjir telah memicu peningkatan angka kecelakaan lalu lintas, sehingga mendesak adanya evaluasi menyeluruh dari pemerintah daerah.
Kondisi jalan yang membahayakan pengendara. Berdasarkan laporan warga dan pantauan di lapangan ada beberapa titik di Jatiasih yang kerap tergenang air dengan ketinggian bervariasi meski intensitas hujan tidak terlalu tinggi. Setelah air surut, sisa lumpur dan pasir yang tertinggal membuat permukaan aspal menjadi sangat licin terlebih dimalam hari minimnya lampu penerangan jalan.
”Hampir setiap kali hujan reda, ada saja pengendara motor yang tergelincir di sini. Masalahnya bukan sekadar air yang lewat, tapi drainase yang tersumbat menyebabkan air parkir di jalan dan merusak tekstur aspal,” ujar warga yang tidak mau disebut inisialnya.
Masyarakat menuntut langkah nyata dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta instansi terkait. Melakukan evaluasi terhadap kapasitas saluran air di sepanjang ruas jalan utama Jatiasih yang diduga sudah tidak mampu menampung debit air.
Pembersihan pasca genangan untuk menyiagakan tim kebersihan agar segera membersihkan sisa material lumpur setelah banjir surut guna mencegah terjadinya kecelakaan.
Perbaikan marka dan penerangan jalan guna meningkatkan visibilitas di area rawan genangan, terutama pada malam hari.
Solusi jangka panjang membangun kolam retensi atau sodetan baru untuk mengalihkan arus air agar tidak tumpah ke jalan raya.
Keamanan pengguna jalan adalah prioritas, ketidakmampuan dalam mengatasi banjir ini bukan lagi sekadar masalah kenyamanan, melainkan ancaman dan keselamatan jiwa. Jika evaluasi dan perbaikan tidak segera dilakukan, dikhawatirkan jumlah korban kecelakaan akan terus bertambah seiring masuknya musim penghujan.
Sampai berita ini ditayangkan belum ada tanggapan dari pihak-pihak terkait. Tim awak media akan terus mengkonfirmasi pemerintah Kota Bekasi, agar segera turun ke lapangan untuk melakukan pemetaan ulang dan memberikan solusi konkret.[]
- Penulis: Rls/M.Ifsudar
- Editor: Redaksi
- Sumber: Aziz



Saat ini belum ada komentar