Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Pernyataan Wakil Wali Kota Bogor Dinilai Menghina Profesi DJ, Komunitas Meradang: Jangan Seenaknya Rendahkan Pekerjaan Orang!

Pernyataan Wakil Wali Kota Bogor Dinilai Menghina Profesi DJ, Komunitas Meradang: Jangan Seenaknya Rendahkan Pekerjaan Orang!

  • account_circle AG
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • visibility 109
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor, 22 Desember 2025| Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, kembali menjadi sorotan tajam publik. Pernyataannya di media sosial yang dinilai arogan, menggeneralisasi, dan merendahkan profesi Disk Jockey (DJ) menuai kemarahan luas. Bukan sekadar kritik, komentar Jenal dinilai sudah masuk pada wilayah penghakiman moral dengan mengaitkan profesi DJ dengan azab dan bencana.

Dalam sejumlah tangkapan layar yang beredar luas, akun Instagram @jenalmutaqin_17 miliknya menampilkan komentar bernada menuduh dan menghakimi, antara lain : “Saling ingatkan sebelum bencana dan azab datang, “Tunggu bencana datan “Liat Aceh dan Sumatra.”

Komentar tersebut disampaikan beriringan dengan unggahan yang mempertanyakan keberadaan DJ di ruang publik. Pada caption unggahannya, Jenal bahkan menulis:
“Sejak kapan @disperumkimkotabogor mengizinkan sempur untuk DJ dan dugem??? Tujuan utama adalah pembinaan para pengamen jalanan, dengan bermain musik alternatif dari kegiatan ngamen.”

Tak berhenti sampai di situ, Jenal semakin mempertegas sikapnya di kolom komentar:

“Yang diizinkan itu musisi jalanan. Dan bukan nge-DJ… dugem.”

Rangkaian pernyataan ini dinilai sebagai bentuk stigmatisasi kasar, framing negatif, dan pelecehan terhadap profesi. Bukan hanya memicu kegaduhan publik, namun juga dianggap menunjukkan ketidakbijaksanaan seorang pejabat yang semestinya menjaga ucapan di ruang publik.

Salah satu DJ ternama Kota Bogor, DJ Fajar B, dengan tegas menyebut ucapan Jenal telah melukai martabat pekerja seni,

“Ini bukan sekadar penertiban. Ini cara seorang pejabat publik bicara seenaknya, menstigma profesi orang lain. Ketika profesi DJ sengaja dikaitkan dengan azab dan bencana, itu jelas-jelas penghinaan,” ujarnya.

Menurutnya, publik bukan penonton pasif yang bisa dikelabui dengan narasi tunggu.

“Pernyataannya jelas, tertulis, berulang, dan mengarah. DJ disebut, dugem disebut, lalu ditarik ke narasi bencana. Ini bukan etika pejabat, ini provokatif,” tegasnya.

DJ Fajar B bersama komunitas DJ Kota Bogor dan aktivis PMBB (Paguyuban Masyarakat Bogor Bersatu) kini telah mengumpulkan seluruh bukti digital untuk langkah hukum.

“Kami tidak anti kritik. Tapi kalau profesi kami diinjak, dihina, dan dipermalukan, kami tidak akan diam. Ini soal harga diri dan kehormatan profesi,” tegasnya lagi.

Komunitas DJ menegaskan, pejabat publik seharusnya menjadi teladan yang menciptakan kesejukan sosial, bukan malah memprovokasi stigma, merusak citra profesi, dan memperkeruh ruang diskusi publik dengan narasi yang menghakimi.[]

  • Author: AG
  • Editor: Red/AG
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Kamtibmas Aman, Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea Kontrol Petugas Ronda Malam di Desa Cihideung Udik

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 112
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor|  Bhabinkamtibmas Desa Cihideung Udik, Polsek Ciampea, Polres Bogor, Polda Jabar, Aiptu Ateng Komara, melaksanakan kontrol ronda malam di Pos Ronda Kampung Cinangneng I RT 003/002 Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu (8/6/2025). Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah binaan. Dalam kontrolnya, Aiptu Ateng Komara berdialog […]

  • Forum Aktivis Desak Kejati Banten Usut Legalitas Kayu CV Sinarjaya Mulia Agung

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 88
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lebak, 12 November 2025| Forum Aktivis Anti Korupsi dan Monopoli mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk segera mengusut legalitas bahan baku dan perizinan lingkungan milik perusahaan penggergajian CV Sinarjaya Mulia Agung, yang beroperasi di wilayah Kampung Kadu Bana, Desa Pasindangan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak. Pantauan di lapangan menunjukkan adanya spanduk besar bertuliskan “Kriteria Kayu Baik” […]

  • Siswi SMA Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truck Di Pulogebang Jakarta Timur

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Syarif Hidayatullah
    • visibility 289
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Telah terjadi kecelakaan yang menyebab korban meninggal dunia di Jl. Ujung Menteng – Pulogebang Jakarta Timur pada Senin, 19 Mei 2025 Pukul 16.10 WIB. Diduga karena curah hujan yang terus turun menyebabkan jalan menjadi licin, kemudian korban tergelincir dari sepeda motor yang dikendarainya dan terlindas oleh truck yang memuat besi di dalamnya. “kondisi jalanan […]

  • Diduga Oknum Guru SDN 01 Harapan Majalaya Nekat Palsukan Tandatangan Suami Demi Pengangkatan P3K, Tindakan Disdik Kab Bandung Tidak Jelas

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 955
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, 17 September 2025| Diduga oknum guru SDN 01 Harapan Padamulya Majalaya memalsukan tandatangan suaminya untuk persyaratan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K). K seorang guru yang mengajar di sekolah tersebut bungkam saat di tanya via whatsapp, bahkan sampai memblokir no telpon diduga malu menjelaskan, Jum’at (29/08) lalu. Menurut sumber, awalnya K ini sebagai […]

  • Sahabat Presisi Minta Penyebar Hoaks Kapolda Metro Diusut, Dukung Penuh Mutasi Kapolri

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Egi Hendrawan
    • visibility 100
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 Agustus 2025| Menanggapi isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan penolakan jabatan Kabaharkam oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, Koordinator Sahabat Presisi, Egi Hendrawan, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang sangat merugikan citra institusi Polri. “Kami menilai isu yang beredar merupakan upaya pihak tak bertanggung jawab untuk memecah belah dan merusak […]

  • Kriminalisasi Aktivis Jekson Sihombing: Cermin Buram Hukum dan Kekuasaan di Riau

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 165
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pekanbaru, 7 Februari 2026| Masyarakat Riau terus diguncang oleh kontroversi besar yang menyingkap wajah buram penegakan hukum di Indonesia. Kasus kriminalisasi terhadap aktivis lingkungan dan anti-korupsi Jekson Sihombing menjadi sorotan publik, terutama setelah Kapolda Riau, Herry Heryawan, melalui Kabid Humas Polda Riau, membantah adanya kriminalisasi. Sang Kapolda bahkan menuding Kejaksaan Tinggi Riau sebagai pihak yang […]

expand_less