Breaking News
light_mode
Home » Uncategorized » Mancanegara » Internasional » Kritik Keras IndexPolitica: Diplomasi RI di BoP Mandul, Gaza Terus Dibombardir

Kritik Keras IndexPolitica: Diplomasi RI di BoP Mandul, Gaza Terus Dibombardir

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
  • visibility 117
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id- Jakarta, 2 Februari 2026| Gaza terus dibombardir. Serangan terbaru Israel yang diduga melanggar kesepakatan gencatan senjata kembali menambah daftar korban jiwa serta kehancuran infrastruktur sipil. Eskalasi kekerasan ini tidak hanya memperburuk krisis kemanusiaan, tetapi juga kembali mempertanyakan efektivitas diplomasi internasional yang selama ini diklaim sebagai penjaga perdamaian global.

Lembaga kajian politik IndexPolitica menilai situasi tersebut sebagai bukti kegagalan serius forum-forum perdamaian internasional yang semakin kehilangan makna substantif. Indonesia, menurut mereka, perlu segera mengevaluasi posisinya agar tidak terus terjebak dalam diplomasi simbolik yang mahal, namun minim dampak nyata bagi penghentian kekerasan di lapangan.

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo, menyebut eskalasi terbaru di Gaza sebagai momen krusial bagi Indonesia untuk meninjau ulang keterlibatannya dalam berbagai forum perdamaian global, termasuk Board of Peace (BoP) yang dinilai gagal menjalankan mandat moral dan kemanusiaannya.

“Gaza terus dibombardir, sementara janji gencatan senjata dikhianati di hadapan mata dunia. Pertanyaannya sederhana: apakah suara Indonesia sungguh didengar? Jika tidak, maka Indonesia tidak boleh terus menjadi figuran dalam forum yang mandul dan sarat kepentingan sepihak,” ujar Alip di Jakarta, Senin (2/2).

Menurut Alip, BoP tidak lagi berfungsi sebagai ruang diplomasi yang adil dan setara. Forum tersebut dinilai berada dalam bayang-bayang hegemoni politik Amerika Serikat, terutama sejak kebijakan Donald Trump secara terbuka dan konsisten memihak Israel. Dalam konteks ini, diplomasi multilateral kehilangan daya tekan moral dan lebih menyerupai panggung legitimasi kekuasaan.

Alip menggambarkan dinamika diplomasi internasional saat ini sebagai drama Bawang Merah–Bawang Putih versi geopolitik.

“Satu pihak diperlakukan sebagai anak manja di meja perundingan—dilindungi, dibela, dan dimaafkan—sementara Palestina sebagai korban tidak diberi hak bicara, tidak diizinkan masuk ke ‘rumah’ diplomasi, dan bahkan terus dianiaya di luar rumah,” tegasnya.

Ia menilai ironi terbesar terletak pada kenyataan bahwa pihak yang berulang kali melakukan kekerasan justru memperoleh perlindungan politik, sementara korban kekerasan terus diminta bersabar atas nama stabilitas global.

IndexPolitica juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengorbankan marwah dan kedaulatan diplomasi Indonesia demi diplomasi transaksional yang tidak berdampak nyata. Alip menyoroti besarnya komitmen anggaran Indonesia dalam berbagai skema dan forum perdamaian internasional yang tidak sebanding dengan hasil konkret di lapangan.

“Sangat ironis jika Indonesia harus mengeluarkan dana hingga belasan triliun rupiah hanya untuk duduk sebagai penonton dalam sandiwara geopolitik. Diplomasi kehilangan makna jika biaya sebesar itu tidak mampu menghentikan satu peluru pun di Gaza,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa harga diri bangsa tidak boleh ditentukan oleh kepentingan global yang bias dan tidak konsisten terhadap prinsip hak asasi manusia serta hukum humaniter internasional.

Sebagai alternatif strategis, IndexPolitica mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil inisiatif global dengan memimpin Geopolitical Affairs Summit (GAS), yang diposisikan sebagai Konferensi Asia Afrika (KAA) Edisi Khusus Palestina. Forum ini diharapkan menjadi ruang diplomasi alternatif yang lebih jujur, berdaulat, dan berakar pada mandat konstitusional Indonesia.

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” kata Alip mengutip Pembukaan UUD 1945.

Menurutnya, Indonesia sejak awal dirancang bukan sebagai penonton, melainkan sebagai bangsa dengan mandat moral global. Karena itu, jika suara Indonesia terus diabaikan sementara nyawa terus melayang di Gaza, meninggalkan forum yang timpang bukanlah sikap emosional, melainkan tindakan kedaulatan yang elegan dan bermartabat.

“Daripada membiayai panggung sandiwara orang lain yang penuh pamrih, lebih terhormat Indonesia membangun panggungnya sendiri—berbasis kesetaraan, keadilan, kemanusiaan, serta keberpihakan tegas kepada negara yang masih tertindas.”.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMOCT Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M, Berharap Semangat Kebersamaan Terus Terjaga

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 21
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Jawa Tengah, 21 Maret 2026 | Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh umat Islam di Indonesia dan dunia. Pesan ucapan tersebut disampaikan melalui materi promosi dengan desain yang memperlihatkan ornamen khas kemewahan Ramadan dan Idul Fitri, serta logo GMOCT beserta […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima untuk Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 55
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 16 Februari 2026| Kantor Pertanahan Kota Medan terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan pelayanan prima kepada masyarakat. Pelayanan prima tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan administrasi pertanahan yang cepat, transparan, dan akuntabel, dengan melibatkan seluruh jajaran pegawai sebagai garda terdepan pelayanan publik. Pelayanan prima ini dilaksanakan secara berkelanjutan setiap hari kerja di lingkungan Kantor Pertanahan […]

  • Dekat Dengan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Laksanakan Sambang dan Patroli Harkamtibmas

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 93
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Purasari Polsek Leuwiliang, Aipda Thavit SM, melaksanakan kegiatan sambang warga dan patroli dialogis di wilayah Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Senin (30/06/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas Aipda Thavit dalam upaya mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus melakukan deteksi dini terhadap […]

  • BUMDes Sukamanah Disorot, Modal Ratusan Juta Tak Tercermin dalam Pengawasan DPMD

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle HUSEN
    • visibility 78
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bekasi, 18 Januari 2026| Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Amanah Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, kini menjadi sorotan serius publik. Aliansi Masyarakat Penegak Supremasi Hukum Indonesia (AMPUH Indonesia) mengungkap adanya kejanggalan fundamental dalam tata kelola BUMDes tersebut, menyusul tidak dicantumkannya laporan BUMDes Sukamanah dalam hasil Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan […]

  • Khaerul Ansori Siap Lanjutkan Pengabdian, Targetkan Pelayanan RW 03 Lebih Responsif dan Humanis

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle AG
    • visibility 71
    • 0Comment

    Tegarnew.co.id-Bogor, 30 Desember 2025| Menjelang pemilihan Ketua RW 03 y Lebak Pilar, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, nama Khaerul Ansori kembali menguat sebagai calon petahana yang siap melanjutkan pengabdiannya untuk periode kedua. Kesediaannya maju kembali didasari semangat untuk memperkuat pelayanan masyarakat dan memperkokoh kebersamaan warga. Menurut Ansori, RW berada di garis depan pelayanan publik tingkat […]

  • Upaya Pembungkaman Berita: Pabrik Oli Ilegal Marunda Bisa Mengancam Kesehatan Masyarakat, Minta GMOCT Take Down Berita

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 147
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Mei 2025| Sebuah pabrik pengolahan oli bekas ilegal di Marunda, Jakarta Utara, kembali menjadi sorotan, bukan hanya karena dampak lingkungannya yang berbahaya, tetapi juga karena upaya sistematis untuk membungkam pemberitaan terkait. Kasus ini mengungkap celah dalam pengawasan dan penegakan hukum di Indonesia. Pabrik yang berlokasi di Jalan Inspeksi dekat Pintu Air 1 RW […]

expand_less