Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Denny Charter: BUMN Terancam Akibat Kesepakatan Dagang yang Dikontrol Amerika

Denny Charter: BUMN Terancam Akibat Kesepakatan Dagang yang Dikontrol Amerika

  • account_circle Chairul Husen
  • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
  • visibility 58
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 22 Februari 2026| Pemerintah Indonesia melalui entitas pengelola investasi baru, Danantara, tengah menyiapkan langkah besar untuk mengeksekusi komitmen belanja raksasa ke Amerika Serikat senilai total US$ 28,5 miliar (sekitar Rp 445 triliun).

Kesepakatan ini mencakup rencana pembelian 50 unit pesawat Boeing untuk maskapai pelat merah (Garuda Indonesia, Citilink, atau Pelita Air) serta komitmen impor energi fosil berupa Liquefied Natural Gas (LNG) dan minyak mentah senilai Rp 235 triliun. Langkah ini diambil pemerintah sebagai strategi untuk menyeimbangkan neraca perdagangan dengan AS guna mendapatkan kuota tarif 0% bagi produk ekspor padat karya Indonesia seperti tekstil dan sepatu.

​Menanggapi kebijakan tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Denny Charter, melontarkan Kecaman. Ia menilai kesepakatan dagang ini bersifat asimetris dan berfungsi sebagai “biaya tebusan” (ransom) yang mengorbankan stabilitas finansial jangka panjang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) demi keuntungan jangka pendek di sektor ekspor.

Analisis Kritis: Bom Waktu di Sektor Penerbangan dan Energi
​Denny membedah tiga dampak fatal yang akan menghantam postur keuangan negara jika komitmen ini dipaksakan:

​1. Risiko Overcapacity dan Beban Utang Baru. Penugasan kepada Danantara untuk membeli 50 pesawat Boeing dianggap sebagai langkah spekulatif. Denny menyoroti bahwa industri penerbangan pasca-pandemi beroperasi dengan margin yang sangat tipis.

​”Memaksa maskapai BUMN menelan 50 pesawat baru secara tiba-tiba akan menyebabkan kelebihan pasokan kursi yang merusak yield pendapatan. Ini bukan ekspansi, tapi beban perawatan dan depresiasi aset yang menganggur. Di tengah suku bunga global yang tinggi, beban bunga utang untuk pembelian ini bisa menghancurkan upaya penyehatan neraca keuangan Garuda Indonesia,” tegas Denny.

​2. Inefisiensi Energi dan ‘Anomali’ Impor Indonesia saat ini memiliki surplus pasokan gas di wilayah domestik seperti Blok Masela dan Tangguh. Denny mempertanyakan urgensi mengimpor LNG dari AS yang secara logistik jauh lebih mahal dibanding pasokan regional atau domestik.

​”Ini adalah inefisiensi yang dipaksakan secara politis. Jika Pertamina atau PLN harus membeli energi mahal dari AS, pilihannya hanya dua: inflasi meroket karena dibebankan ke rakyat, atau APBN jebol melalui dana kompensasi energi. Ini juga bertolak belakang dengan agenda transisi energi (JETP) kita,” tambahnya.

​3. Tekanan pada Cadangan Devisa. Total komitmen yang menyentuh angka hampir US$ 28,5 Miliar ini setara dengan lebih dari 15% cadangan devisa Indonesia. Denny memperingatkan bahwa permintaan Dolar AS dalam jumlah masif untuk membayar pesanan ini akan menguras valas dalam negeri dan memaksa Bank Indonesia bekerja ekstra keras menjaga stabilitas Rupiah.

Warisan Beban Finansial Struktural

​Denny menyimpulkan bahwa meskipun langkah ini bertujuan menjaga sektor tekstil agar tidak hancur oleh tarif AS, pemerintah sejatinya sedang melakukan langkah “survival jangka pendek” yang mewariskan beban finansial struktural bagi kas negara.

​”Kita sedang mengorbankan neraca BUMN dan menambah risiko pada APBN. Kebijakan ini harus ditinjau ulang agar tidak menjadi beban bagi generasi mendatang hanya demi kesepakatan dagang yang tidak setara,” pungkas Denny Charter.[]

  • Author: Chairul Husen

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI

    Yonif 751/Vira Jaya Sakti Raih Penghargaan: Berhasil Amankan 2.000 Batang Ganja di Pegunungan Bintang

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 53
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 25 Mei 2026 | Sebanyak 36 prajurit dari Yonif 751/Vira Jaya Sakti menerima penghargaan langsung dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Lucky Avianto, atas keberhasilan mereka mengamankan sekitar 2.000 batang pohon ganja di wilayah Distrik Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Penghargaan tersebut diberikan dalam sebuah upacara di Pos Kotis Yonif […]

  • ICI 2025 Resmi Dibuka, Wamen Ossy: Konferensi Infrastruktur Internasional yang Sajikan Informasi bagi Investor dan Pembuat Kebijakan

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle ATR / BPN
    • visibility 109
    • 0Comment

      Tegarnews.co.id | Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, ikut serta dalam pembukaan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) pada Rabu (11/06/2025). Menurut Wamen Ossy, konferensi ini memberi ruang untuk memperluas pemahaman berbagai […]

  • Viral Pemanggilan Kades Cikuda, DPRD Bogor Tutup Proyek Perumahan Anandaya

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 311
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bogor, 10 September 2025| Polemik proyek perumahan Anandaya di Desa Cikuda, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, semakin memanas. Kepala Desa Cikuda, R.H. Agus Sutisna, aktif membongkar dugaan pemalsuan dokumen perizinan dan menuntut penutupan proyek yang dikerjakan PT Anugerah Kreasi Propertama (AKP).   Pada Senin (8/9), Agus Sutisna menghadiri rapat bersama Komisi I DPRD Kabupaten […]

  • Dishub Cimahi Tegaskan Penyebab Kematian Anak di Cibeureum Belum Bisa Dipastikan Akibat Setrum PJG

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 199
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cimahi Bandung, 8 Januari 2026| Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi menegaskan bahwa penyebab kematian seorang anak berinisial MPS di RT 04/RW 13 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, belum bisa dipastikan akibat sengatan aliran listrik dari tiang Penerangan Jalan Gang (PJG). Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di sejumlah media dan media sosial yang menyebut korban […]

  • Ketika Pengayom Menjadi Pengancam: Kisah Kelam Saya Bersama Polisi Arogan

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 467
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sumatera Selatan, 5 Desember 2025|Saya, Fidiel Castro, seorang wartawan yang bertugas di Kabupaten Ogan Ilir dan berdomisili di Kelurahan Tanjung Raja, pernah mengalami sendiri tindakan arogan dari seorang polisi bernama Rahmat, yang saat itu menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja. Apa yang saya alami bukan sekadar ketidakadilan, melainkan sebuah pengalaman penuh intimidasi yang hampir […]

  • Tanpa Amdal, PT RPR Diduga Buka Hutan Primer Dekat Hutan Lindung Muara Batang Gadis Sumut

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 62
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Mandailing Natal, 14 Februari 2026| Dugaan pembukaan hutan alam primer tanpa Amdal oleh PT Rendi Permata Raya menjadi sorotan serius pegiat lingkungan di Sumatera Utara. Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) Sumut mengungkap adanya aktivitas pembukaan lahan ribuan hektar untuk kebun kelapa sawit seluas 1.250 hektare di Desa Singkuang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal. […]

expand_less