Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Pagar SDN Sukakarya 04 Kabupaten Bekasi Dipertanyakan

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Pagar SDN Sukakarya 04 Kabupaten Bekasi Dipertanyakan

  • account_circle Husen
  • calendar_month 0 minute ago
  • visibility 1
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id—Kabupaten Bekasi, 26 Mei 2026 — Proyek pekerjaan pemeliharaan utilitas di SDN Sukakarya 04, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, menuai sorotan tajam setelah awak media menemukan sejumlah dugaan pelanggaran teknis pekerjaan serta lemahnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan, Selasa (26/05/2026).

Proyek yang berada di bawah naungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi melalui UPTD Wilayah III tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp205.794.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan itu dilaksanakan oleh CV. Nazwa dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender.

Namun, di balik nilai proyek ratusan juta rupiah tersebut, kondisi pekerjaan di lapangan justru memunculkan banyak pertanyaan. Awak media menemukan dugaan pekerjaan yang tidak sesuai standar konstruksi serta lemahnya pengawasan teknis selama proses pembangunan berlangsung.

Pada bagian pondasi pagar, pekerja diduga hanya memasang ceker ayam dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter. Kondisi tersebut dinilai sangat rawan mempengaruhi kekuatan struktur pagar apabila tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam perencanaan pekerjaan.

Selain itu, awak media juga menemukan penggunaan sambungan stek besi dari ukuran 10 milimeter ke 12 milimeter pada bagian tiang pagar. Temuan tersebut memunculkan dugaan adanya perubahan material di tengah pekerjaan yang perlu dijelaskan oleh pihak pelaksana maupun pengawas proyek.

Tak hanya itu, proses pengecoran slup terlihat menggunakan metode manual atau culmix sederhana di lokasi proyek. Metode tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi mutu beton apabila proses pencampuran material tidak dilakukan sesuai standar konstruksi.

Di sisi lain, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di proyek tersebut juga terlihat minim. Sejumlah pekerja tampak bekerja tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm proyek, sepatu safety, maupun perlengkapan keselamatan lainnya.

Ironisnya, pada papan proyek terpampang jelas tulisan “Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja”. Namun kondisi di lapangan justru memperlihatkan hal yang bertolak belakang.

Saat dikonfirmasi awak media, salah satu pekerja bernama Satria mengaku APD sebenarnya tersedia, namun para pekerja enggan menggunakannya karena dianggap merepotkan saat bekerja.

“APD ada bang, cuma ribet makenya,” ujar Satria kepada awak media.

Satria juga mengungkapkan bahwa pada awal pekerjaan seluruh rangka ceker ayam menggunakan besi ukuran 10 milimeter. Namun dalam proses pengerjaan, bagian tiang kemudian diarahkan menggunakan besi ukuran 12 milimeter.

“Awalnya pakai besi 10 semua, tapi suruh diganti tiangnya pakai besi 12,” katanya.

Selain dugaan lemahnya pondasi, awak media juga menemukan pemasangan hebel pada pagar sekolah yang terlihat tidak presisi. Beberapa bagian tampak miring dan masih ditopang menggunakan penyangga sementara agar tidak roboh.

Kondisi tersebut semakin memperkuat dugaan lemahnya kualitas pekerjaan di lapangan. Masyarakat pun khawatir hasil pembangunan tidak mampu bertahan lama apabila proses pengerjaan tidak dilakukan sesuai standar teknis.

Pada pemberitaan sebelumnya, saat dikonfirmasi awak media tegarnews.co.id pihak konsultan pengawas bernama Kamal menyebut pekerjaan masih dalam tahap pelaksanaan dan pihaknya akan menindaklanjuti temuan yang disampaikan awak media.

“Ini masih dalam tahap pekerjaan, terimakasih atas informasinya akan kami tindak lanjuti,” ujar Kamal melalui pesan WhatsApp, Senin (18/05/2026).

Ketua DPD Kabupaten Bekasi LSM Prabhu Indonesia Jaya, N. Rudiansah, meminta pihak dinas terkait, konsultan pengawas, serta pelaksana proyek segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan tersebut.

Menurutnya, proyek yang menggunakan anggaran negara harus mengedepankan kualitas pekerjaan, bukan hanya mengejar target penyelesaian.

“Kalau benar kedalaman ceker ayam hanya sekitar 20 sentimeter, lalu pemasangan hebel banyak yang miring dan pekerja tidak memakai APD, ini jelas harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai proyek yang dibiayai uang rakyat dikerjakan asal-asalan hanya demi mengejar keuntungan,” tegas N. Rudiansah.

Ia juga mendesak pihak pengawas dan dinas terkait turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kualitas pekerjaan serta memastikan seluruh item pekerjaan sesuai spesifikasi teknis.

“Pengawasan jangan hanya formalitas. Ini proyek sekolah yang digunakan untuk aktivitas pendidikan setiap hari. Dinas terkait harus benar-benar mengecek kualitas pekerjaan di lapangan.

Kalau ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi, pihak pelaksana wajib bertanggung jawab,” tambahnya.

Menurutnya, apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran teknis maupun administrasi, maka pihak terkait harus segera mengambil langkah evaluasi agar hasil pembangunan tidak merugikan keuangan negara maupun membahayakan lingkungan sekolah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait temuan di lapangan tersebut.

  • Author: Husen
  • Editor: Husen
  • Source: Redaksi

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koordinasi Kantor Pertanahan Kota Medan Dengan Komando Distrik Militer 0201/Medan

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 263
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 1 Oktober 2025| Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan, Bapak Rivaldi, S.SiT., M.M., QRMP., beserta jajaran melakukan kunjungan ke Kantor Komando Distrik Militer (Kodim) 0201/Medan. Kunjungan ini disambut hangat oleh Dandim 0201/Medan, Bapak Kolonel Inf M. Radhi Rusin, S.I.P. Dalam kunjungan ini, Bapak Rivaldi memperkenalkan diri sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan yang baru. Beliau […]

  • Polda Jabar Bongkar 257 Kasus Narkoba Selama September, 317 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 457
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung 29 September 2025| Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat bersama jajaran Polrestabes, Polresta, dan Polres berhasil mengungkap ratusan kasus narkotika sepanjang bulan September 2025. Dari hasil operasi, total 257 kasusberhasil dibongkar dengan 317 tersangka diamankan, yang terdiri dari 314 laki-laki dan 3 perempuan. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan […]

  • Kolonel Iman Lepas Tongkat Komando, Letkol Triano Resmi Pimpin Kodim 0508/Depok

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 470
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi, 05 Sept 2025 — Korem 051/Wijayakarta menggelar tradisi korps penerimaan, pelepasan, dan serah terima jabatan (Sertijab) pejabat utama di Aula Makorem 051/Wkt, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (05/09/2025).   Dalam upacara itu, Kolonel Inf Iman Widhianto, S.T., M.M. menyerahkan tongkat komando Dandim 0508/Depok kepada Letkol Inf Triano Iqbal, S.I.P., M.Si.. Selain itu, […]

  • Alfi Abusar GMPBI: “Kejari Kota Depok Telah Lalai Menjalankan Fungsi!”

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 216
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Depok, 3 September 2025| Aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Kota Depok yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Peduli Bangsa Indonesia (GMPBI), Rabu (25/9), menyeru kepada pihak Kejari Depok untuk segera memanggil dan memeriksa mantan Walikota M. Idris dan Supian Suri Walikota Depok, juga Wahid Suryono Kepala BKD Kota Depok serta Fadli, Kabid Pengelolaan Aset […]

  • Perkuat Sinergi dan Ciptakan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Giat Sambang Warga

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 110
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 27 Juli 2025| Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah binaan, Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Polres Bogor, Aipda Edy Syahputra, melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis dengan warga masyarakat di Kampung Persit RT 02 RW 01, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (26/7/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk silaturahmi […]

  • Aipda Thavit Sambangi Warga, Pererat Silaturahmi Dan Tingkatkan Kamtibmas Di Leuwiliang

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 120
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang, Aipda Thavit SM., melaksanakan kegiatan sambang warga di wilayah Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, (3/6). Kegiatan sambang ini dilaksanakan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat. Aipda Thavit SM. tampak akrab berbincang dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak hingga […]

expand_less