Breaking News
light_mode
Home » Hukum » Garda Tipikor: Jangan Ada Ampun Untuk Koruptor, Kejaksaan Harus Bergerak Cepat!

Garda Tipikor: Jangan Ada Ampun Untuk Koruptor, Kejaksaan Harus Bergerak Cepat!

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
  • visibility 120
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, Selasa 10 Juni 2025| Harapan besar kini tertuju pada Kejaksaan Republik Indonesia.
Di tengah kompleksitas persoalan hukum dan sosial yang masih membayangi negeri ini, Kejaksaan diharapkan mampu terus berdiri di garda terdepan, menjadi pelindung kepentingan rakyat, dan menegakkan hukum secara adil, terutama dalam hal pemberantasan korupsi yang selama ini menjadi akar penghambat kesejahteraan bangsa.

Ketua Umum Garda Tipikor Indonesia,  Panca Dwikora Soekarno,( PDS ) sekaligus Pimprus, Pimpred JURNALPATROLINEWS menyampaikan bahwa korupsi bukan hanya kejahatan Negara, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap hak-hak dasar masyarakat. Ia menekankan bahwa selama praktik korupsi masih dibiarkan merajalela, maka impian Indonesia untuk menjadi Negara maju, adil, dan sejahtera akan terus tertunda.

“Korupsi adalah penghambat utama kesejahteraan. Ia merampas anggaran yang seharusnya digunakan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan perlindungan sosial. Jika tidak diberantas dengan sungguh-sungguh, maka rakyatlah yang paling pertama dan paling lama merasakan dampaknya,” ujar Panca Dwikora dalam keterangannya (9/6).

Karena itulah, menurut Ketum Garda Tipikor Indonesia, Kejaksaan memegang peran strategis dalam mewujudkan keadilan sosial. Dengan kewenangan menyeluruh mulai dari penyelidikan, penuntutan, hingga eksekusi putusan pengadilan, khususnya dalam perkara tindak pidana korupsi, Kejaksaan dituntut untuk tampil sebagai institusi yang tidak hanya menegakkan Hukum, tetapi juga menjaga integritas Negara.

Namun di balik peran penting tersebut, Panca Dwikora turut menyoroti persoalan internal yang tak kalah mendesak.
Lebih jauh, ia juga menyinggung soal penghargaan dari pihak eksternal yang belum sepenuhnya berbanding lurus dengan sistem karier di dalam lembaga.

Ia mencontohkan beberapa jaksa yang mendapatkan apresiasi dan pengakuan dari media Nasional seperti dikutip laman Detik.com, karena dedikasi dan integritas mereka. Sayangnya, pengakuan tersebut belum menjadi arah untuk mendapatkan promosi atau posisi struktural yang lebih tinggi.

“Keberlangsungan karier para jaksa harus mendapat perhatian serius. Jika jaksa yang mendapatkan pengakuan dari pihak luar Kejaksaan tetap tidak diberikan ruang dalam struktur organisasi, maka akan muncul kesan bahwa sistem internal tidak memberi ruang bagi meritokrasi,” jelasnya

Permasalahan ini menurutnya harus menjadi bahan refleksi bagi institusi, bahwa keadilan dan penghargaan tidak hanya diterapkan ke luar, tetapi juga ke dalam tubuh Kejaksaan itu sendiri. Hanya dengan sistem yang adil dan transparan di internal, semangat integritas para jaksa dapat terus terjaga dan bahkan meningkat.

Lebih rinci Panca Dwikora juga mengingatkan bahwa perjuangan para jaksa dalam menegakkan Hukum bukan tanpa risiko. Tekanan, intervensi, maupun intimidasi bisa datang dari berbagai arah. Oleh karena itu, keberanian mereka harus dibarengi dengan perlindungan dari Negara dan dukungan dari masyarakat luas.

“Ancaman terhadap jaksa tidak bisa dianggap remeh. Negara harus hadir melindungi mereka yang setia pada sumpahnya dan bekerja demi kepentingan rakyat,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengajak semua pihak untuk kembali membangun kepercayaan Publik terhadap institusi Hukum, khususnya Kejaksaan. Menurutnya, keteladanan dan konsistensi dalam menegakkan Hukum adalah fondasi utama dalam menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pemerintahan yang bersih dan stabil, Panca Dwikora percaya bahwa Kejaksaan memiliki posisi kunci dalam menjawab harapan Publik akan sistem Hukum yang berpihak kepada rakyat kecil dan tidak tunduk pada tekanan elit.

“Penegakan Hukum tidak boleh berhenti di meja sidang. Ia harus sampai pada pemulihan kepercayaan rakyat dan perbaikan nyata dalam kehidupan mereka. Di situlah kesejahteraan rakyat mulai dibangun dari keberanian menegakkan Hukum dan ketegasan menata keadilan,” pungkasnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: JPN

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernah Beli Inter Milan Hingga Jadi Dubes AS, Ini Sosok Rosan Roeslani, Menteri Kepercayaan Prabowo Penjaga Hilirisasi

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 36
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Februari 2026| Nama Rosan Perkasa Roeslani bukan lagi nama asing di panggung nasional maupun internasional. Sosoknya merupakan perpaduan langka antara pengusaha ulung, diplomat berkelas, dan kini menjadi salah satu pilar utama dalam Kabinet Merah Putih. Sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, serta CEO dari badan raksasa baru Danantara, Rosan mengemban tugas maha penting […]

  • Dugaan Penjualan Obat Keras Sistem COD di Sukabumi Resahkan Warga, Disinyalir Oknum APH Terlibat

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 355
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sukabumi, 22 November 2025 (GMOCT)| Warga Sukabumi resah dengan dugaan praktik penjualan obat golongan G secara bebas di sebuah rumah yang berada di pinggir Jalan Raya Bogor – Sukabumi. Praktik ini terkesan dibiarkan dan kebal hukum. Seorang warga berinisial D mengungkapkan kecurigaannya terhadap aktivitas di warung tersebut. Ia mengaku pernah menanyakan langsung kepada pembeli mengenai […]

  • GMOCT Apresiasi Langkah Tegas Dirresnarkoba Polda Jateng: Bandar Narkoba Aris alias Siluman Ditangkap di Lampung, Bantah Isu Oknum Polisi Bermain

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 146
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang, 23 Oktober 2025| Ketua Umum GMOCT Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Agung Sulistio melalui Ketua DPD Jawa Tengah (GMOCT), M. Bakara, memberikan apresiasi tinggi kepada Dirresnarkoba Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H., atas keberhasilan menangkap bandar narkoba kelas kakap Aris alias Siluman yang selama ini beroperasi di wilayah Semarang. […]

  • LSM Pakar Sumut Tantang Pembuktian Tuduhan Judi terhadap Aseng Kayu: Jangan Hanya Menggiring Opini

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 21
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 24 Februari 2026| Pernyataan sejumlah pihak terkait dugaan praktik perjudian di wilayah Sumatera Utara, khususnya yang menyeret nama seorang pengusaha bernama Aseng Kayu, menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Ketua DPW Media Center LSM Pakar Sumatera Utara, Robin silalahi bmenegaskan bahwa setiap tuduhan harus disertai bukti yang jelas dan tidak boleh hanya berdasarkan dugaan semata. […]

  • Ammar Zoni Tantang Jaksa Buka CCTV Rutan, Mengaku Disetrum dan Dipukul Saat di BAP

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 177
    • 0Comment

    Tegarnews.co id-Jakarta, 22 Desember 2025| Berdasarkan keterangan didalam sidang, Ammar Zoni menegaskan, bahwa; pengakuannya dalam video yang dijadikan bukti oleh jaksa, itu dibuat di bawah tekanan berat. Menurutnya, rekaman CCTV adalah kunci untuk membongkar kebenaran di balik pengakuannya tersebut. “Pengakuan saya memang seperti itu yang ada di video, tapi pengakuan saya dibuat berdasarkan tekanan. Tekanan […]

  • Bersama Tiga Pilar Amankan Turnamen Sepak Bola Mekarsari Cup XIV HUT RI Ke 80 Tahun

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 557
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 30 Juli 2025| Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari, Polsek Rumpin Polres Bogor Polda Jabar, Aiptu Ateng Nasuta, melaksanakan kegiatan sambang warga bersama unsur tiga pilar Desa Mekarsari, yakni Kepala Desa Mekarsari Hendrik dan Babinsa Sertu Sugeng Riyadi, (29/7). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pengamanan pelaksanaan […]

expand_less