Breaking News
light_mode
Home » Hukum » Kriminal » Hampir 5 Tahun Berlalu! Peristiwa 6 Anggota Laskar FPI Tewas Ditembak, Namun Tak Kunjung Mendapatkan Keadilan.

Hampir 5 Tahun Berlalu! Peristiwa 6 Anggota Laskar FPI Tewas Ditembak, Namun Tak Kunjung Mendapatkan Keadilan.

  • account_circle Muhamad Dekra / Syarif H
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 412
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta| Sudah hampir 5 tahun berlalu peristiwa terjadinya penembakan 6 anggota laskar Front Persaudaraan Islam (FPI) hingga tewas pada 07 Desember 2020. Namun luka kelam itu masih membekas di dalam hati seluruh anggota FPI. Pasalnya mereka menilai hinggi kini masih belum mendapatkan keadilan, serta belum semua pelaku pembunuhan diungkap dan ditangkap oleh pihak kepolisian.

Berikut nama-nama anggota laskar FPI yang tewas ditembak:

  • Andi Oktiawan (33)
  • Ahmad Sofiyan (26)
  • Lutfi Hakim (25)
  • Faiz Ahmad Syukur (22)
  • Muhammad Suci Khadavi (21)
  • Muhammad Reza (20)

Pada tahun 2024, Ketua DPP Advokat Persaudaraan Islam (Aziz Yanuar) mengungkap sejumlah nama yang diduga terlibat langsung atau tidak langsung dalam peristiwa KM 50.

Nama tersebut diungkapkan Azis menyusul pernyataan Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang mengatakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terendus bau anyir darah 6 laskar FPI yang tewas ditembak di KM 50.

Ada empat nama yang disebut Azis. Ia menegaskan empat orang tersebut berkaitan dengan jabatan mereka di pemerintahan sebelumnya, di era Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Budi Gunawan, Fadil Imran, Dudung, Idham Azis,” kata Azis kepada wartawan, Selasa (03/12/2024).

Diketahui saat peristiwa KM 50 terjadi pada Desember 2020, keempat orang tersebut memiliki jabatan di pemerintahan. Budi Gunawan menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Idham Azis menjabat Kapolri, Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya, dan Dudung Abdurahman sebagai Pangdam Jaya.

Demikian diketahui di era pemerintahan Prabowo, Budi menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional sekaligus Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), dan Fadil menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri. Sementara, Idham Azis sudah pensiun dari Polri.

Terkait nama-nama di kabinet pemerintahan Prabowo yang diduga terlibat langsung maupun tidak langsung dalam peristiwa KM 50, Azis menyampaikan pihaknya sudah bersurat. Melalui surat tersebut, FPI meminta Prabowo mengusut peristiwa KM 50.

“Dari awal beliau dilantik kami sudah bersurat, meminta usut KM 50,” kata Azis.

Sebelumnya Rizieq Shihab mengatakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terendus bau anyir darah 6 laskar FPI yang tewas ditembak di KM 50.

Mulanya Rizieq mengatakan, bakal membuat acara peringatan kematian 6 laskar FPI yang tewas ditembak aparat pada 7 Desember 2020.

Kemudian Rizieq mengaku sedih lantaran kabinet yang disusun oleh Prabowo tericium bau anyir darah 6 laskar FPI yang tewas tertembak.

“Saya sedih, saya prihatin, kalau Kabinet dan dibentuk oleh presiden baru saat ini, masih ada bau anyir darah KM 50, karena ada beberapa orang yang diduga terlibat langsung atau tidak langsung dalam peristiwa KM 50, justru duduk diangkat masuk dalam Kabinet,” kata Rizieq di Monas, Jakarta Pusat, Senin (02/12/2024).

Namun Rizieq mengatakan, susunan kabinet yang bentuk oleh Prabawo sudah cukup baik. Bahkan Rizieq tidak segan untuk memberikan support agar semua bisa berjalan dengan baik.

“Tapi saya tidak bisa menyembunyikan kesedihan saya, keprihatinan saya, ternyata Kabinet tersebut, maaf, masih ada bau anyir darah KM 50,” tegas Rizieq.

Hingga saat ini menurut keterangan dari beberapa anggota Laskar FPI, mereka masih mengadakan Tahlil rutin di depan kantor Komnas HAM setiap sehabis Shalat Jum’at setiap minggunya. Sebagai bentuk solidaritas, mendoakan serta menuntut keadilan untuk 6 saudara mereka yang tewas ditembak oleh oknum Kepolisian.

“Setiap ba’da shalat jum’at, kami rutin mengadakan tahlil di kantor Komnas HAM. Dan itu dilakukan tanpa terputus setiap minggunya.” jelas P (Inisial), kepada wartawan tegarnews.co.id (06/07/2025)

Akankah kasus ini dibiarkan menggantung? Apakah keluarga almarhum dan seluruh anggota Laskar FPI akan mendapatkan keadilan? Patut kita pertanyakan dan nantikan bagaimana pihak Kepolisian menyelesaikan kasus peristiwa KM 50 ini.

 

  • Author: Muhamad Dekra / Syarif H
  • Editor: Redaksi
  • Source: Rls/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satlinmas Pagersari Berprestasi, “Bersholawat” dan Santuni Yatim Piatu, Raih Pujian Masyarakat

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 106
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bergas, Kabupaten Semarang 21 Juli 2025-24 Muharam 1447 Hijriyah| Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Desa Pagersari, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, menggelar acara “Satlinmas Bersholawat dan Santunan Anak Yatim Piatu”. Acara yang digelar di bawah bimbingan Bhabinkamtibmas Aipda Fictormoko dan Babinsa Serka Dwi Susyono (sedang melaksanakan umroh) ini merupakan bukti nyata kepedulian dan prestasi Satlinmas Pagersari. Sebanyak […]

  • Webinar CSR & SDGs Award 2025: Perusahaan Diminta Jadikan CSR Strategi Bisnis Berkelanjutan

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 103
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Oktober 2025| Yayasan Komunitas Indonesia Sejati kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendorong praktik tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan, (3/10) lembaga ini sukses menggelar Webinar CSR & SDGs Award 2025 dengan tema “Tantangan Kolaborasi CSR/PPM di Daerah Lingkar Perusahaan dengan Program Pemerintah, dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs)”. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang […]

  • Kapolri Listyo Sigit Kunjungi Korban Ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 Novembet 2025| Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi para korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta yang kini dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Listyo datang didampingi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro. […]

  • Qodari Ungkap Ambisi Presiden Prabowo Bangun 500 Sekolah Rakyat “untuk Anak Miskin”

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 46
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Januari 2026| Kepala Staf Presiden (KSP) M Qodari mengungkapkan ambisi besar Presiden Prabowo Subianto melalui program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memutus mata rantai kemiskinan. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 (20% terbawah). “Bapak ibunya kalau sangat miskin tidak mampu memberikan makan bergizi, tidak mampu memberikan sekolah, sehingga putus […]

  • Kapolsek Dramaga Polres Bogor Menerima Jum’at Curhat Forkompicam Kec. Dramaga Teekait Gangguan Kamtibmas, Ciptakan Wilayah Aman Nyaman Kondusif

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 106
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Jum’at 16 Mei 2025| Jam 10.00 WIB Kapolsek Dramaga Polres Bogor Polda Jabar, IPTU Desi Triana.,S.H.,M.H menerima Kehadiran Forkompicam Kec. Dramaga yang di pimpin langsung Camat Dramaga Bpk Atep S.Sumaryo, Mayir CKE (K) Zurnalita dan perwakilan dari paguyuban Kades/lurah Kec. Dramaga turut hadir Kanit Satpol PP BPK Dodoy. Pada kegiatan Jumat curhat kali ini […]

  • Kasus KDRT Mandek, Pengacara Korban: Kami Soroti Kinerja Unit PPA Polres Tangsel

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangsel, 15 Februari 2026| Penanganan perkara kasus dugaan tindak pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang ditangani unit PPA Polres Metro Tangerang Selatan mandek sejak tahun 2024 lalu. Hal itu dikatakan pengacara korban Hariq Setyo Wijanarko dalam keterangannya di kantor hukum, Jl.Kalibaru Parigi Baru, Cluster Bintaro House Parigi Nomor : B17 Kel.Parigi Baru Kec.Pondok Aren […]

expand_less