Breaking News
light_mode
Home » Info Korupsi » Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Medika Farma Pemalang: Publik Tuntut Transparansi

Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Medika Farma Pemalang: Publik Tuntut Transparansi

  • account_circle Tim/Red
  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
  • visibility 371
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.od-Pemalang, Jawa Tengah, 1 Agustus 2025| (GMOCT)-Dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Medika Farma Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik. Informasi ini diperoleh Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dari media online Kabarsbi, anggota GMOCT. Dari 67 siswa penerima PIP dengan total dana Rp 120.600.000, terdapat dugaan pemotongan infaq sebesar Rp 600.000 per siswa, memicu pertanyaan tentang transparansi dan penggunaan dana tersebut.

Kepala Sekolah SMK Medika Farma, Elis, membenarkan penerimaan alokasi dana PIP, namun menjelaskan bahwa sekolah hanya berperan dalam pendataan, verifikasi, dan administrasi. Ia menyatakan penyaluran dana dilakukan langsung ke rekening siswa. Elis juga menjelaskan bahwa kuota penerima PIP berasal dari aspirasi anggota DPR RI di luar Dapil Pemalang, melalui komunikasi Yayasan Fatimah dengan DPR RI Provinsi, dari salah satu partai tertentu. Total dana yang diterima sekolah mencapai Rp 87 juta.

Namun, informasi yang diperoleh pimpinan redaksi Kabarsbi dari orang tua murid berbeda. Mereka mengaku tidak mengetahui proses pencairan dana PIP dan mengeluhkan pemotongan infaq sebesar Rp 600.000, dimana mereka berharap potongan hanya untuk SPP sebesar Rp 1.200.000 dari total dana Rp 1.800.000. Orang tua murid mempertanyakan kewajiban infaq sebesar itu.

Menanggapi hal ini, Elis menegaskan bahwa informasi mengenai pemotongan, penundaan, atau penyelewengan dana PIP adalah tidak benar. Sekolah mengklaim menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas, serta membuka diri untuk memberikan penjelasan kepada orang tua murid. Sekolah juga mendorong masyarakat untuk menyaring informasi secara bijak.

Agung Sulistio, Pimpinan Redaksi Kabarsbi dan Ketua Umum GMOCT, menambahkan, “Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan pendidikan. Dana PIP adalah hak siswa, dan harus digunakan sesuai peruntukannya. Kami di GMOCT akan terus mengawal kasus ini dan mendesak pemerintah untuk melakukan investigasi menyeluruh. Sesuai janji politik Gubernur Jateng, ‘Ngopeni lan Nglakoni’, masyarakat harus berani melapor jika menemukan penyimpangan. Jangan sampai dana PIP yang bertujuan mulia justru disalahgunakan.” Ia juga menekankan pentingnya peran pengawasan publik untuk memastikan dana PIP sampai kepada penerima manfaatnya dengan tepat guna.

#noviralnojustice

#pendidikan

#smkmedikafarma

#pemalang

Team/Red (Kabarsbi)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama.

  • Author: Tim/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Kota Bogor Buka Suara Soal Dugaan BBM Fiktif, Sistem Sekarang Sudah Digital dan Berlapis

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle AG
    • visibility 56
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bogor, 6 Maret 2026 | Menanggapi tudingan dugaan penyimpangan bahan bakar minyak (BBM) operasional serta indikasi bon fiktif yang dilontarkan oleh Gerakan Mahasiswa dan Pemuda untuk Rakyat (GEMPAR), pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor akhirnya memberikan klarifikasi. Kepala Bidang di DLH Kota Bogor, Deden, menegaskan bahwa isu tersebut berkaitan dengan temuan lama dalam […]

  • GAGAK Laporkan Dugaan Korupsi dan Penyelundupan di Kanwil DJBC Jakarta ke Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 30
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 10 Maret 2026 | Gabungan Gerakan Anti Korupsi (GAGAK) resmi melayangkan laporan dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang terjadi di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jakarta ke Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) Kejaksaan Agung RI, Selasa (10/3/2026). Laporan dengan nomor 012/LAPDU/GAGAK/III/2026 tersebut diserahkan […]

  • Diduga Tidak Kuat Nanjak, Truk Menimpa Rumah Warga

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Asep
    • visibility 116
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 30 Oktober 2025| Telah terjadi laka lantas tunggal sebuah truk double berwarna kuning dengan nomor polisi B 9655 DW terperosok dan menimpa rumah warga di jalan alternatif Sukabakti gang Cidampit, tepatnya di Kampung Cijeruk. RT 003. RW 003. Desa Palasari. Kecamatan Cijeruk. Kabupaten bogor. Menurut saksi mata kejadian tersebut terjadi pada Rabu malam tepat […]

  • Bupati Bogor Ajak Aktivis Bersinergi Kawal Aturan Tambang, Faktanya Belum Ada Yang Diizinkan

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bogor, 15 Mei 2026 | Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan klarifikasi resmi menanggapi dinamika lapangan terkait aktivitas kendaraan tambang di ruas Jalan Toha, Parung Panjang, yang belakangan menjadi sorotan publik. Langkah ini diambil guna meluruskan persepsi serta memastikan bahwa kebijakan daerah tetap selaras dengan regulasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bupati menegaskan bahwa […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Sukagalih Polsek Megamendung, Giat Sambang Warga Berikan Himbauan

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 114
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor|Disela mejalankan tugas sehari hari  Bhabinkamtibmas Desa Sukagalih Polsek Megamendung Polres Bogor Polda Jabar, Bripka Deni menyempatkan diri  melaksanaka  giat Sambang warga  Desa Sukagalih Habib abu bakar bin alatos  kecamatan Megamendung Minggu  (11 /05 /2025). “Dalam kegiatan ini  rutin dilaksanakan Giat Sambang Warga dan memberikan himbauan kepada sehingga agar tidak sungkan menyampaikan informasi apapun” , […]

  • Nasabah Masih Bayar Cicilan, Tapi Rumah Tetap Dilelang Bank Mandiri, Nasabah Lapor ke LPK-RI

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 102
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 01 Nopember 2025| Seorang nasabah Bank Mandiri Cabang Pemalang melaporkan kasusnya ke Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) setelah menerima surat pemberitahuan lelang rumah dari pihak bank. Padahal, nasabah tersebut mengaku masih aktif membayar cicilan kredit sebesar Rp1 juta per bulan dan sudah melakukannya selama 17 bulan berturut-turut, Pukul 08:00 WIB, 1 November 2025. […]

expand_less