Cahaya Drone Akan Warnai Malam Pergantian Tahun Baru di Langit Jakarta, Sebagai Bentuk Solidaritas Terdampak Bencana
- account_circle Rls/M.Ifsudar
- calendar_month Ming, 21 Des 2025
- visibility 37
- comment 0 komentar

Tegasnews.co.id-Jakarta 21 Desember 2025| Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan perayaan malam pergantian tahun 2025 ke 2026 akan digelar secara sederhana untuk menunjukan pesan empati serta solidaritas. Pesta kembang api akan ditiadakan dan digantikan dengan pertunjukan cahaya warna warni drone, sebagai simbol kepedulian terhadap daerah yang tertimpa musibah di sejumlah daerah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan. Pemprov DKI tidak ingin menampilkan kemeriahan yang berlebihan dalam perayaan tahun baru ini. Ia juga menyarankan kesederhanaan menjadi sikap yang dipilih oleh Pemprov DKI Jakarta di tengah suasana berduka yang masih dirasakan sebagian masyarakat di sejumlah daerah.
“Yang paling utama adalah tidak ada kemeriahan yang terlalu berlebihan, yang bersifat mewah-mewah. Ia enggak mau,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, (19/12).
Ruang doa serta kontemplasi disiapkan, selain itu juga membatasi kemewahan.
Pemprov DKI Jakarta juga akan menyediakan ruang-ruang khusus untuk berdoa dan berkontemplasi.
Pemprov juga mefasilitas serta menyiapkan agar masyarakat dapat mendoakan masyarakat yang masih duka dan terdampak bencana. Meski demikian, Pramono juga menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang,” warga merayakan malam pergantian tahun baru dengan caranya masing-masing ucapnya.
Tetapi ia juga tidak ingin semua orang kemudian harus apa, enggak boleh bersyukur dengan cara yang lain,” tegas Pramono.
Pesta kembang api ditiadakan, diganti cahaya drone. Terkait konsep perayaan, Pramono juga menilai penggunaan kembang api tidak lagi diperlukan saat ini. Ia memilih pertunjukan drone sebagai alternatif lain dalam menyambut tahun baru di Jakarta.
“Kembang api enggak perlu ada, Jadi pakai drone saja cukup,” kata Pramono
Hal akan menjadi sorotan publik, bagaimanapun Jakarta sebagai Ibu Kota negara akan dilihat oleh negara-negara lain,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan, konsep teknis perayaan malam tahun baru akan disiapkan oleh tim-tim khusus dan segera diumumkan kepada publik.
Maka sekali lagi, besok hari Senin akan diputuskan bentuk perayaan tahun baru.
Pramono kembali menekankan bahwa pilihan perayaan sederhana merupakan wujud empati Pemprov DKI Jakarta terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.[]
- Penulis: Rls/M.Ifsudar
- Editor: Redaksi
- Sumber: Fadilah Farhan



Saat ini belum ada komentar