Breaking News
light_mode
Beranda » Info Daerah » Diduga Asal Kerja, Proyek Jalan di Bekasi Dikeluhkan, Tak Ada Konsultan, Rambu Keselamatan Nihil

Diduga Asal Kerja, Proyek Jalan di Bekasi Dikeluhkan, Tak Ada Konsultan, Rambu Keselamatan Nihil

  • account_circle Husen
  • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi — Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Bantar Jaya–Teluk Haur yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2025 senilai Rp899.670.000 kini menuai kritik tajam dari masyarakat. Proyek yang dikerjakan oleh PT Permata Hasianaku ini direncanakan selesai dalam waktu 150 hari kalender, berdasarkan SPMK Nomor 000.3.3/3 SPMK/PJL/DSDABMBK/2025. Kamis 19/06/2025.

Namun, hasil pantauan di lapangan pada Malam ketiga Kamis, 19 Juni 2025, menunjukkan berbagai indikasi pelaksanaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Sejumlah temuan di antaranya:

Emulsifier atau perekat aspal tidak merata di banyak titik

Genangan air di permukaan jalan

Beton lama yang retak tidak dilakukan patching

Joint sealing belum dikerjakan pada sambungan beton

Tidak adanya rambu keselamatan kerja maupun police line di lokasi

Lebih memprihatinkan lagi, konsultan tidak pernah terlihat di lokasi proyek, sementara pihak pelaksana belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan.

 

Saat dikonfirmasi, Wahono, pengawas dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, menjelaskan bahwa pekerjaan saat ini masih dalam tahap leveling. Ia mengatakan, permukaan jalan yang rendah atau cekung sedang dilapisi menggunakan AC-BC (Asphalt Concrete – Binder Course) setebal 6 cm, yang nantinya akan ditimpa dengan AC-WC (Wearing Course) untuk mencapai total ketebalan 10 cm.

“Untuk jalan yang tidak dilakukan leveling, cukup menggunakan AC-WC setebal 4 cm,” terang Wahono, Rabu, 18 Juni 2025 pukul 23:44 WIB.

 

Terkait genangan air, Wahono mengklaim telah mengarahkan pelaksana untuk membersihkan dan menyemprot ulang area tersebut. Ia juga mengakui pentingnya joint sealing pada retakan besar, dan menyebut bahwa rambu-rambu keselamatan akan segera diminta untuk dipasang oleh pelaksana.

 

Namun demikian, tidak adanya konfirmasi dari pihak pelaksana langsung menimbulkan kekhawatiran soal lemahnya koordinasi serta pengawasan di lapangan.

 

Sorotan keras juga datang dari Bayudin, perwakilan LSM Gerakan Nawacita Rakyat Indonesia (GNRI) DPD Kabupaten Bekasi. Ia menegaskan adanya perbedaan antara pernyataan pengawas dan realita di lapangan.

 

“Struktur jalan yang dileveling memang menggunakan AC-BC setebal 6 cm, tetapi tidak ditimpa AC-WC 4 cm sebagaimana mestinya. Jadi total ketebalan hanya 6 cm, bukan 10 cm. Anehnya, ini diketahui pihak dinas namun tidak ada tindakan. Ini bentuk pembiaran yang patut dipertanyakan,” tegas Bayudin.

 

Lebih lanjut, Bayudin mengkritik tidak dilakukannya pengukuran suhu campuran aspal dari AMP (Asphalt Mixing Plant). Padahal, menurut spesifikasi teknis Bina Marga, suhu campuran AC-BC harus minimal 125°C dan AC-WC 130°C saat awal pemadatan. Jika suhu turun di bawah 100°C, proses pemadatan tidak boleh dilakukan karena dapat mengakibatkan porositas tinggi dan ikatan agregat yang lemah.

 

“Tidak ada satupun indikator pengawasan suhu campuran. Padahal di lokasi hampir tiap malam turun hujan. Ini sangat berisiko terhadap kualitas jalan,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana belum memberikan tanggapan resmi. Proyek ini pun kini menjadi perhatian serius publik terkait transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.

  • Penulis: Husen
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Rls/Red

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bela Negara Bukan Sekadar Seremonial, Ratusan Siswa SMK Pebayuran Jalani Tes Kesehatan Ketat

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 24 September 2025 – Dalam rangka mempersiapkan generasi muda menghadapi program Bela Negara, Koramil 11/Pebayuran menggelar pemeriksaan kesehatan bagi para siswa-siswi SMK se-Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.   Kegiatan yang dipimpin Serka Abdul Manap itu berlangsung pada Rabu, 24 September 2025 pukul 08.00 WIB di Polkesdim Bekasi, Jalan A. Yani, Kelurahan Margajaya, […]

  • Berikan Pengarahan bagi Jajaran Kanwil BPN Provinsi NTB, Wamen Ossy Titipkan Empat Pesan

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Relis/Red
    • visibility 64
    • 0Komentar

        Tegarnews.co.id Mataram ,sabtu 26 Juli 2025 |Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, memberikan pengarahan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Mataram, Sabtu (26/07/2025). Dalam arahannya, Wamen Ossy menyampaikan apresiasi atas capaian positif di wilayah […]

  • Kapolres Tangsel Dimutasi Akibat Kasus Narkoba, Wilson Lalengke Soroti Tradisi Cari Cuan untuk Beli Bintang di Polri

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 24 Desember 2025| Kasus keterlibatan aparat kepolisian dalam tindak pidana kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, sorotan publik tertuju pada Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang, yang dimutasi setelah diduga terlibat dalam perdagangan narkotika. Nama Victor disebut-sebut mencoba mengumpulkan dana hingga Rp20 miliar melalui bisnis haram tersebut. Angka fantastis ini mengingatkan publik pada kasus […]

  • CBA Minta Kejati Jawa Timur Ungkap Proyek IPIT RSUD Dr Koesma Tuban yang Rusak

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jawa Timur, 15 Januari 2026| Sebuah video yang memperlihatkan gedung Instalasi Perawatan Intensif Terpadu (IPIT) RSUD Dr Koesma Tuban yang sudah diresmikan rusak diterjang angin. Proyek yang menelan anggaran Rp 58,4 Miliar tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tuban tahun 2025. Hal tersebut membuat Direktur Eksekutif Centre for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi angkat bicara, […]

  • Pelindo Regional 1, Inisiasi Program Difabel Untuk Semakin Berdaya

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Medan, 13 Oktober 2025| PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melaksanakan program pemberdayaan melalui “Rumah Difabel Berdaya Pelindo Regional 1”. Program ini telah memasuki tahun ke-2. Program ini menjadi peluang yang lebih luas untuk penyandang disabilitas. “Program Rumah Difabel Berdaya ini bukan hanya soal berkelanjutan, […]

  • Gerebek Gudang Ganja di Kawasan Cakung Jakarta Timur, Sebanyak 53,75 Kg Barang Bukti Disita

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Rls/Muhamad Dekra
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id—Jakarta,15 September 2025| Satnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek gudang yang dijadikan tempat penyimpanan narkotika jenis ganja seberat 53,75 kilogram di wilayah Cakung Jakarta Timur, pada Kamis, 10 September 2025. Penggerebekan ini merupakan pengembangan dari sebelumnya, penangkapan dua kurir AWS dan IR. “Terbongkarnya gudang ganja tersebut berawal dari penangkapan kedua pelaku,” ujar Kasat Narkoba Polres […]

expand_less