Breaking News
light_mode
Home » Opini » Ekonomi Tak Tumbuh dari Jempol, Oleh: Prof Dr Nandan Limakrisna

Ekonomi Tak Tumbuh dari Jempol, Oleh: Prof Dr Nandan Limakrisna

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
  • visibility 100
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bandung, 26 Oktober 2025 (GMOCT)| Di tengah ketidakpastian global dan dinamika ekonomi yang penuh tantangan, Menteri Keuangan sering kali tampil di depan publik dengan nada optimis, mengacungkan jempol, dan menyampaikan bahwa ekonomi Indonesia berada di jalur yang benar. Gestur ini tentu menenangkan hati sebagian masyarakat. Namun, pertanyaannya: apakah optimisme simbolik itu benar-benar bisa membantu pertumbuhan ekonomi?

Optimisme dan Sentimen Publik

Dari sudut pandang behavioral economics, optimisme pejabat publik dapat menciptakan efek psikologis yang positif. Masyarakat yang melihat pemimpinnya percaya diri cenderung memiliki kepercayaan diri yang sama terhadap masa depan ekonomi. Investor pun lebih tenang, konsumen lebih berani berbelanja, dan pelaku usaha lebih yakin untuk memperluas kegiatan bisnisnya.

Inilah yang disebut confidence effect-kepercayaan yang bisa menular dan memperkuat sentimen pasar. Dalam kondisi tertentu, optimisme bahkan bisa menjadi self-fulfilling prophecy; jika semua orang percaya ekonomi akan tumbuh, maka konsumsi dan investasi meningkat, dan pertumbuhan pun benar-benar terjadi.

Ketika Optimisme Menjadi Ilusi

Namun, optimisme tanpa data dan kebijakan yang konkret hanya melahirkan ilusi kemajuan. Pasar kini bukan lagi sekadar penonton yang mudah digiring oleh simbol. Mereka menilai dari angka-angka: defisit fiskal, inflasi, nilai tukar, investasi asing, daya beli, dan produktivitas nasional.

Apabila indikator-indikator tersebut tidak menunjukkan perbaikan nyata, maka gestur jempol tidak lagi dimaknai sebagai tanda keyakinan, tetapi justru sebagai bentuk disconnect antara narasi pemerintah dan realitas rakyat. Dalam jangka panjang, hal itu bisa menimbulkan trust deficit -krisis kepercayaan publik terhadap kebijakan ekonomi negara.

Pertumbuhan Butuh Kebijakan, Bukan Gestur

Pertumbuhan ekonomi sejatinya tidak lahir dari retorika, melainkan dari kebijakan fiskal dan moneter yang produktif serta konsisten. Ekonomi akan tumbuh jika:

-Anggaran negara diarahkan untuk memperkuat sektor riil, bukan sekadar menjaga citra.
-Investasi didukung oleh insentif pajak, kemudahan perizinan, dan kepastian hukum.
-Daya beli rakyat dijaga melalui lapangan kerja dan stabilitas harga.
-UMKM dan sektor ekspor diperkuat agar ekonomi tidak hanya bertumpu pada konsumsi domestik.

Gestur jempol memang bisa menjadi simbol semangat, tetapi tanpa kebijakan yang nyata, simbol itu hanya berhenti di panggung komunikasi publik.

Optimisme yang Berbasis Data

Optimisme tetap penting — bahkan perlu. Namun, optimisme yang sehat adalah optimisme berbasis data, bukan sekadar keyakinan verbal. Pemerintah perlu terbuka terhadap tantangan yang ada, jujur terhadap data, dan bersungguh-sungguh memperbaiki struktur ekonomi.

Dengan demikian, setiap jempol yang diacungkan akan benar-benar bermakna: bukan sekadar simbol harapan, melainkan cerminan hasil nyata dari kerja keras bersama.

Informasi Tambahan: Artikel ini diperoleh dari Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), yang mendapatkan informasi dari media online Reportasejabar yang tergabung di GMOCT.

Penulis:

Prof. Dr. Nandan Limakrisna

Guru Besar Manajemen

Universitas Winaya Mukti / Universitas Persada Indonesia Y.A.I

#noviralnojustice

#gmoct

Team/Red (Reportasejabar)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama.

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Berkomitmen Menuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis!

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 25
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 15 Maret 2026 | Kapolri Jenderal Sigit, menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Minggu, (15/03/2026). Jenderal Sigit menyebut dirinya telah mendapatkan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut kasus tersebut. “Terkait dengan perkembangan dari penyerangan aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden […]

  • Resmikan Politeknik Kirana, Lion Air Group Mantapkan Komitmen Cetak SDM Unggul Penerbangan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 97
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang, 23 September 2025| Lion Air Group meresmikan berdirinya Politeknik Kirana pada Selasa (23/9/2025) di Komplek Talaga Bestari, Perkantoran Lion Air Gedung Politeknik Kirana (Gedung D), Jalan Harmony Raya Blok GK No. 6, Desa Wana Kerta, Sindang Jaya, Tangerang, Banten. Peresmian ini dihadiri oleh Ketua MPR-RI, H. Ahmad Mujani; Menteri Pemberdayaan Masyarakat Sekaligus Ketua Umum […]

  • Elite Politik Kebal Hukum?’ GTI Tantang Penegak Hukum Usut Tuntas Kasus Demer

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 106
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta|Desakan publik agar aparat penegak hukum menetapkan Gede Sumarjaya Linggih atau yang dikenal dengan nama Demer sebagai tersangka, dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19 kembali mengemuka. Laporan resmi disampaikan oleh aktivis antikorupsi Gede Angastia (Anggas) dari Bali, ke DPR RI dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), lengkap dengan 3 (tiga) bukti yang […]

  • Tebar Kepedulian di Bulan Suci, Polsek Pebayuran Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 135
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 14 Maret 2026 | Polsek Pebayuran bersama Bhayangkari memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mako Polsek Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Sabtu (14/3/2026). Kapolsek Pebayuran AKP Iing Suhaeri. SH., MH. memimpin langsung kegiatan sosial tersebut bersama jajaran […]

  • Sosialisasi Di Bukittinggi wamen,Sertifikat Tanah Ulayan Adalah Hak Masyarakat Hukum Adat 

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle ATR / BPN
    • visibility 114
    • 0Comment

      Tegarnews.co.id – Tebing tinggi | 20 mai 2025 Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berkomitmen untuk melindungi hak masyarakat hukum adat melalui penerbitan sertipikat tanah ulayat. Langkah ini dipandang sebagai bentuk pengakuan negara terhadap eksistensi dan wilayah yang secara turun-temurun dikuasai oleh masyarakat hukum adat. “Sertipikat tanah bukan pemberian negara, melainkan pengakuan […]

  • Sinergi Lintas Lembaga Menguat, Kejaksaan Negeri Kota Bogor Aktif Jaga Kamtibmas Jelang Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle AG
    • visibility 23
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kota Bogor, 20 Meret 2026 | Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sinergi antar lembaga di Kota Bogor semakin diperkuat. Kejaksaan Negeri Kota Bogor menunjukkan peran aktif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui keikutsertaan dalam rangkaian kegiatan strategis lintas instansi, Jum’at 20 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Kota […]

expand_less