Breaking News
light_mode
Home » Info Korupsi » Ironi Lelangmatamilang: Dana Desa Miliaran, Pembangunan Jalan di Tempat

Ironi Lelangmatamilang: Dana Desa Miliaran, Pembangunan Jalan di Tempat

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
  • visibility 425
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Banggai,16 November 2025| Desa Lelangmatamilang, Kecamatan Buko Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah kini bukan lagi sekedar Desa, melainkan laboratorium kegagalan tata kelola anggaran. Serangkaian proyek infrastruktur dan pengadaan yang didanai miliaran rupiah dari Dana Desa (DD) periode 2017 hingga 2021 dilaporkan mangkrak, fiktif, dan diselimuti kabut ketiadaan transparansi, memicu tuntutan keras warga agar aparat penegak hukum segera turun tangan.

Polindes dan BLK. Simbol Kegagalan yang “Anti-Audit”? Hasil investigasi di lapangan menegaskan adanya dugaan “permainan” anggaran skala besar. Dua fasilitas vital, Polindes (Pondok Bersalin Desa) dan BLK (Balai Latihan Kerja), dibiarkan menjadi monumen kegagalan yang menyayat hati. Bangunan kesehatan yang sangat dibutuhkan ini dibiarkan dan belum rampung hingga kini. Lebih mencengangkan lagi, beredar klaim proyek ini “bebas pemeriksaan inspektorat”, sebuah ‘tamparan’ telak bagi fungsi pengawasan di Banggai Kepulauan.

BLK Terbengkalai ini sama memprihatinkan, BLK hanya tinggal kerangka dengan atap baja ringan terekspos dan halaman ditelan semak belukar di lokasi, tak satu pun proyek, termasuk tanggul, jalan rabat, posyandu (2018), dan balai kegiatan, dilengkapi dengan Papan Informasi Proyek.
Ketiadaan informasi ini bukan hanya melanggar UU Keterbukaan Publik, tetapi juga menjadi bukti awal ketiadaan itikad baik dan transparansi dari penyelenggara dana desa. Dugaan penyelewengan juga merambah ke sektor kelautan dan air. Tanggul Pemecah Ombak/Raksasa tahun 2021 ini tidak jelas penyelesaiannya. Proyek skala besar ini hanya berupa tumpukan batu yang memanjang di perairan dangkal, tidak selesai dan tanpa papan informasi.

Masyarakat tidak tahu berapa anggaran yang ‘dimakan’ oleh proyek raksasa yang tidak jelas fungsionalitasnya ini.
Terdapat juga Pembangunan deker disebut hanya berupa kotak beton tanpa plat penutup, kini hanya meninggalkan pertanyaan besar soal kualitas dan dugaan pemborosan anggaran.

Data Terbaru.Skandal Pengadaan Fiktif dan Hilangnya Aset Desa. Data temuan terbaru mengungkap kerugian Negara yang lebih jauh dan terstruktur di bawah kepemimpinan Kades Agus Yunus.

Fakta Temuan ditahun
202, Pengadaan Bola-bola Kepiting sebesar Rp 90 juta Lebih Fiktif!. Barang sudah dianggarkan dan dicairkan, namun sampai hari ini barangnya belum ada.

Pada tahun 2021 juga ada terdapat Pengadaan Perahu Fiber 10 unit realisasi tertunda dan dicicil anggarannya. Ditahun 2021 terealisasi 1 bertahap ke tahun 2022 4 unit, kemudian bertahap lagi ke tahun 2023 3 unit, barang tersebut tidak ada. Sehingga ada Indikasi manipulasi laporan realisasi tahunan, dari tahun 2018-2019, terkait Pengadaan Sapi 11 ekor hanya 10 ekor yang didatangkan. Satu ekor sapi tidak jelas rimbanya?

Pada tahun 2018 juga ada pengadaan pipa air, pipa sempat diadakan, namun kemudian hilang tanpa jejak.?
Pada tahun 2021 ada anggaran turun untuk tanggul pemecah ombak,ini Mangkrak..!!! Anggaran sudah cair, entah uangnya dikemanakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Temuan ini diperkuat fakta bahwa bangunan-bangunan lain, seperti Posyandu, Tanggul, Jalan Rabat, dan Balai Kegiatan, sudah dicairkan anggarannya, namun hingga kini dibiarkan terbengkalai. Sehingga ada dugaan Sistem pengawasan yang bobrok ditujukan ketiga pilar yaitu, di Desa, BPD, Camat, Inspektorat di Kabupaten yang ‘Tumpul dan Mandul’. Kondisi ini bukan hanya cerminan tanggung jawab kepala Desa, tetapi juga menelanjangi kegagalan sistem pengawasan secara berjenjang di Kabupaten Banggai Kepulauan.

BPD Lelangmatamilang diduga hanya dijadikan Stempel Kebijakan saja.? Fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai representasi masyarakat dipertanyakan keras. Mengapa proyek-proyek vital ini dibiarkan berjalan tanpa transparansi dan mangkrak tanpa ada intervensi ???.

BPD dicurigai hanya menjadi ‘stempel’ bagi kebijakan kepala desa, alih-alih menjadi mata dan telinga warga.
Camat Buko Selatan patut diduga selalu absen dalam melakukan dan fungsi pembinaan dan pengawasan, diduga kuat Camat Buko Selatan tidak pernah mengontrol setiap kinerja para kepala Desa, sehingga dikecamatan itu Camat Selaku perpanjangan tangan pemerintah Kabupaten, itu tidak berfungsi, diduga Camat Buko Selatan seolah tutup mata terhadap karut-marut pembangunan di wilayahnya. Minimnya pembinaan dan pengawasan di tingkat Kecamatan menjadi indikasi lemahnya kontrol administratif yang berujung pada kerugian negara.

Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan. Mandul dan Tumpul! Jika di Desa Lelangmatamaling itu di
klaim bahwa tidak ada temuan, sehingga ada dugaan kuat khusus Desa Lelang mata maling “bebas dari pemeriksaan, “jika ini benar terjadi, tamparan paling keras bagi Inspektorat.

Menurut keterangan warga Desa Lelang mata maling pada Berantastipikor menunjukan dan fakta di lapangan Inspektorat terakhir turun ke Desa pada tahun 2022,

Menurut warga banyak proyek di bawah kepemimpinan Kades Agus Yunus mangkrak dan bermasalah (termasuk kasus sapi hilang, pipa hilang, dan bola kepiting fiktif 2021), menunjukkan bahwa fungsi pengawasan internal tidak berjalan efektif, bahkan mengarah pada dugaan ‘pembiaran’ terstruktur.

Tuntutan masyarakat agar APH bisa mengambil alih untuk memeriksa terkait pengelolaan anggaran dana desa di Desa Lelangmatamaling, jika tidak potensi kerugian negara pasti akan Berlanjut.

Masyarakat Desa Lelangmatamaling menuntut tindakan hukum segera, sebelum inspektorat turun
audit agar Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan tidak bisa main mata lagi. Diminta APH segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh proyek fiktif dan mangkrak di Desa Lelangmatamilang di bawah kepemimpinan Kades Agus Yunus.

“Kami curiga ada permainan dengan anggaran dana Desa. Kami butuh Puskesmas dan Balai Latihan yang berfungsi, bukan monumen korupsi. Tolong usut tuntas, karena ini menyangkut hak kami,” tegas seorang perwakilan warga yang tidak mau menyebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi mencoba menghubungi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan informasi yang berimbang dalam pemberitaan ini.[]

 

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Desa Sukajadi-Lut Kucak Kembali Terhubung Berkat Gotong Royong TNI dan Relawan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 33
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 9 April 2026 | Personel Koramil 02/Wih Pesam Kodim 0119/Bener Meriah bersama masyarakat dan tim relawan bergerak cepat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Desa Sukajadi dan Desa Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah,(6/4). Pembangunan ini difokuskan pada pemasangan batu beronjong sebagai fondasi utama guna memulihkan konektivitas antarwilayah. Langkah darurat ini […]

  • Diduga Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri, Awak Media Diusir Saat Liputan

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 23
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Pemalang, 22 Maret 2026 | Dugaan praktik pungutan liar (pungli) parkir di area yang disebut sebagai zona publik mencuat di kawasan luar pagar objek wisata Pantai Widuri, Kabupaten Pemalang, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 10.43 WIB. Insiden ini menimpa awak media yang tengah menjalankan tugas jurnalistik saat melakukan peliputan di lokasi tersebut. Informasi ini […]

  • Maraknya Aktivitas Galian Diduga Ilegal, Wakil Walikota Jakarta Timur Angkat Bicara!

    • calendar_month 6 hour ago
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 4
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 14 Mei 2026 | Pemerintah Kota Jakarta Timur menyoroti maraknya aktivitas galian yang diduga tidak memiliki izin di sejumlah wilayah dan dinilai berpotensi merusak infrastruktur kota. Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap pekerjaan galian yang dilakukan pengembang maupun instansi utilitas di lapangan. “Selain menangani jalan berlubang, […]

  • Desa Watch, LSM-MPB di 2026 Akan Melakukan Monitoring Ketat Semua Anggaran di Desa

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 14 Januari 2026| Diawal tahun 2026. Lembaga Swadaya Masyarakat / Markas Pejuang Bogor, atau yang lebih dikenal LSM-MPB telah melaksanakan rapat internal melalui diskusi kreatif untuk menghasilkan sebanyak mungkin ide dan solusi untuk memecahkan berbagai masalah tertentu. Dengan mendorong pemikiran spontan tanpa kritik di lingkungan yang terbuka dan bebas, baik secara individu maupun […]

  • Dinilai Lalai Awasi Bawahan, Kajari Tangerang Akhirnya Dicopot

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 63
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang, 29 Desember 2025|Jaksa Agung ST. Burhanuddin mencopot jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang, Banten, Afrilianna Purba. Padahal baru lima bulan menjabat, Afriliana sudah mendapatkan sanksi tegas dari pimpinan tertinggi. Sebagaimana yang pernah ditegaskan Jaksa Agung di setiap kesempatan, bahwa dirinya tidak akan mentolerir siapa saja yang mencoreng marwah Adhyaksa!. Burhanuddin tidak sudi lembaga Adhiyaksa yang […]

  • Ukhuwah dan Keteladanan Rasulullah Jadi Pesan Utama Maulid Nabi di Pebayuran

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 212
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 25 September 2025— Suasana Plaza Kantor Kecamatan Pebayuran berubah menjadi lautan manusia saat ribuan jamaah memadati lokasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis. 25/09/2025. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai penjuru desa berduyun-duyun datang untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW dalam acara akabar yang berlangsung penuh khidmat, meriah, dan religius. Acara ini […]

expand_less