Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » ‎Mafia Solar Subsidi Diduga Beroperasi di Karawang, AKPERSI Desak Aparat Bongkar Aktor Utama

‎Mafia Solar Subsidi Diduga Beroperasi di Karawang, AKPERSI Desak Aparat Bongkar Aktor Utama

  • account_circle Husen
  • calendar_month 20 minute ago
  • visibility 7
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Karawang, 14 April 2026 | Dugaan praktik mafia solar subsidi di wilayah Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, kembali memantik kemarahan publik.

‎Sorotan tajam kali ini datang dari Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang, Fery Maulana, yang secara terbuka mengecam lambannya penegakan hukum terhadap para pelaku utama.

‎Dalam pernyataan resminya, Fery menegaskan bahwa praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan kejahatan serius yang merampas hak masyarakat kecil serta merusak sistem distribusi energi nasional.

‎“Ini bukan lagi dugaan kecil. Ini sudah mengarah pada praktik mafia yang terstruktur, sistematis, dan diduga melibatkan jaringan kuat. Jika dibiarkan, ini adalah bentuk pembiaran terhadap kejahatan,” tegasnya.

‎Hukum Dinilai Tajam ke Bawah

‎Fery menyoroti ketimpangan dalam penanganan kasus. Ia menyebut, sejauh ini yang tersentuh hukum hanya pelaku lapangan seperti sopir atau pengendara, sementara pihak yang diduga sebagai pemodal, pengepul besar, hingga aktor intelektual belum tersentuh.

‎“Jangan sampai hukum hanya berani kepada yang kecil, tapi lumpuh di hadapan yang punya uang dan kekuasaan. Ini berbahaya bagi kepercayaan publik,” ujarnya.

‎Ia juga mempertanyakan keberadaan gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan solar subsidi yang masih beroperasi secara terbuka.

‎“Kalau aparat serius, tempat itu seharusnya sudah disegel. Tapi faktanya masih aktif. Ini menimbulkan kecurigaan besar—ada apa di balik semua ini?” lanjutnya.

‎Dugaan Aktor Intelektual

‎Berdasarkan informasi di lapangan, muncul dua inisial yang diduga terkait dalam praktik tersebut. Sosok berinisial “MDR” disebut hanya sebagai pengelola gudang, sementara kendali utama diduga berada di tangan pihak lain berinisial “SRG”.

‎AKPERSI menilai pola ini sebagai ciri kejahatan terorganisir, di mana aktor utama berada di belakang layar.

‎“Kami mendesak aparat untuk tidak berhenti di pelaku lapangan. Bongkar sampai ke atas—siapa pemilik modal dan pengendalinya harus diungkap,” tegas Fery.

‎Diduga Jaringan Meluas

‎Lebih lanjut, AKPERSI menerima informasi bahwa praktik serupa tidak hanya terjadi di Kecamatan Pedes, tetapi juga diduga berlangsung di sejumlah wilayah lain di Karawang.

‎Hal ini memperkuat dugaan adanya jaringan mafia solar subsidi yang terorganisir lintas wilayah.

‎“Kalau terjadi di lebih dari satu kecamatan, ini jelas bukan kasus biasa. Ini jaringan. Dan jaringan seperti ini tidak mungkin berjalan tanpa ada yang melindungi,” ungkapnya.

‎AKPERSI menegaskan bahwa praktik tersebut melanggar hukum, di antaranya:

‎Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Pasal 55)

‎Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014

‎Pelanggaran dapat dikenakan pidana penjara hingga 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

‎Siap Kawal Hingga Nasional

‎Sebagai bentuk keseriusan, AKPERSI Karawang menyatakan akan terus mengawal kasus ini. Jika tidak ada langkah konkret dari aparat penegak hukum, mereka siap membawa persoalan ini ke tingkat nasional.

‎“Kami akan kawal sampai tuntas. Jika perlu, kami bersuara ke pusat. Ini bukan hanya soal Karawang, tapi soal keadilan dan marwah hukum,” tegas Fery.

‎Pesan Keras untuk Penegak Hukum

‎Di akhir pernyataannya, Fery menyampaikan pesan tegas:

‎“Jangan biarkan negara kalah oleh mafia. Jangan biarkan hukum diperjualbelikan. Kalau ini terus terjadi, yang hancur bukan hanya sistem, tapi juga kepercayaan rakyat.”

‎Kasus ini kini menjadi ujian nyata bagi aparat penegak hukum. Publik menanti: apakah keberanian akan berpihak pada kebenaran, atau kembali tunduk pada kekuatan di balik layar.

  • Author: Husen
  • Editor: Husen
  • Source: AKPERSI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanpa Euforia Berlebihan, Kades Karangmekar Serukan Malam Tahun Baru Kondusif

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 57
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bekasi, 31 Desember 2025| Menjelang perayaan malam pergantian tahun, Kepala Desa Karangmekar, H. Nursait, mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan.   Imbauan tersebut disampaikan guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, seperti pesta minuman keras, penggunaan petasan berlebihan, konvoi kendaraan, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketenangan dan keselamatan warga.   […]

  • JPU Abaikan Azas Legalitas yang Disampaikan Saksi A De Charge, Melempar Seluruh Tanggung Jawab Kepada Hakim

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 180
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Rangkasbitung, Banten| (GMOCT). Sidang kasus penambang liar di Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, memasuki babak baru yang penuh kontroversi. Keterangan Margoyuwono, Ketua Umum Kumpulan Organ Rakyat Indonesia (KPORI), sebagai saksi a de charge yang menekankan azas legalitas dan mengacu pada surat Ketua Mahkamah Agung serta UUD 1945, diabaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Informasi […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Sambang Warga Desa Citeko, Ajak Warga Wujudkan Kamtibmas Yang Kondusif

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua, Polres Bogor, Bripka Apep Alimudin, melaksanakan kegiatan sambang dialogis di Kp. Bungur RT 01/06 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Minggu (8/6/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta membangun silaturahmi dengan warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, Bripka Apep Alimudin memberikan himbauan kamtibmas […]

  • Kapolres Bogor Pimpin Apel Pagi, Tegaskan Komitmen terhadap Profesionalisme dan Pelayanan Publik yang Prima

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Bogor, 28 Juli 2025| Dalam upaya memperkuat kedisiplinan dan profesionalisme personel, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung pelaksanaan apel pagi rutin yang dilaksanakan di halaman Mapolres Bogor pada hari ini, Senin 28 Juli 2025. Apel pagi tersebut diikuti oleh seluruh pejabat utama, perwira, bintara, serta ASN Polri di lingkungan Polres Bogor. […]

  • Muara Condet Borong Juara di Perlombaan PORSENDAKA Pebayuran 2025

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 861
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 10 Agustus 2025- Pekan Olahraga, Seni, dan Pramuka Kecamatan (PORSENDAKA) Pebayuran 2025 yang digelar Minggu (10/8/2025) berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan seni dan olahraga. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Lomba Solo Kreatif, yang menampilkan bakat pesilat muda dalam seni gerak pencak silat.   Padepokan Muara Condet, mewakili Desa Karangreja, […]

  • Instruksi Presiden Prabowo untuk Penanganan Bencana Terhambat Kebuntuan Birokrasi, Bantuan Terhenti di Halim

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 218
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 Desember 2025| Merespon bencana banjir dahsyat yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat untuk memobilisasi sumber daya nasional. Pengerahan 50 helikopter, pesawat Hercules C-130J, dan Airbus A400 yang diinstruksikannya merupakan langkah besar yang menunjukkan komitmen negara terhadap bantuan bencana segera. Namun, momentum ini terhambat oleh kurangnya koordinasi […]

expand_less