Breaking News
light_mode
Beranda » Info Daerah » Membaca Risiko dari Peta: Arunika di Zona Lereng Vulkanik Sensitif, di Kabupaten Kuningan Jawa Barat

Membaca Risiko dari Peta: Arunika di Zona Lereng Vulkanik Sensitif, di Kabupaten Kuningan Jawa Barat

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Kuningan, 8 Februari 2026| Keindahan Arunika di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, selama ini menjadi daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Kuningan. Namun di balik panorama alam yang memikat, peta geologi menunjukkan fakta penting: kawasan tersebut berada di lereng gunung api dengan karakter tanah yang sensitif terhadap gangguan.

Berdasarkan Peta Geologi Lapangan Panas Bumi Gunung Ciremai, wilayah Cisantana termasuk bagian dari sistem vulkanik Gunung Ciremai. Secara geologi, area ini tersusun oleh material hasil aktivitas gunung api seperti lava, breksi, dan tuf vulkanik. Jenis batuan tersebut dikenal berpori, mudah menyerap air, dan relatif rapuh dibandingkan batuan keras di dataran stabil.

Dalam kondisi alami, lereng tetap stabil karena keseimbangan antara kemiringan tanah, tutupan vegetasi, dan sistem aliran air. Akar tanaman membantu mengikat tanah, sementara air hujan meresap dan mengalir secara terkendali. Namun ketika terjadi perubahan kontur lahan, pengurangan vegetasi, atau pembangunan struktur permanen, keseimbangan tersebut dapat terganggu.

Karakter batuan vulkanik yang berpori membuat lereng cepat jenuh air saat hujan deras. Kondisi ini meningkatkan beban tanah dan dapat menurunkan daya ikat antar material, sehingga berpotensi memicu longsor. Risiko semacam ini merupakan karakter umum kawasan lereng gunung api di Indonesia.

Peta geologi memang tidak menentukan legalitas pembangunan. Namun peta tersebut berfungsi sebagai alat identifikasi risiko alam. Fakta bahwa Arunika berada di zona lereng vulkanik sensitif menunjukkan perlunya kajian teknis yang lebih ketat dalam setiap tahap perencanaan dan pengembangan kawasan.

Membaca risiko dari peta berarti memahami bahwa keindahan alam dan kerentanan geologi berjalan berdampingan. Oleh karena itu, pendekatan pembangunan di kawasan lereng vulkanik harus mengutamakan prinsip kehati-hatian, mitigasi risiko, serta berbasis kajian ilmiah yang komprehensif.[]

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Guntur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Brimob DPO, Kabid Humas Polda Jabar Kaget; Kejanggalan Kasus Penipuan Rp 3,2 Miliar

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bandung, Jawa Barat (GMOCT) 16 Juli 2025| Kasus Bharatu Cecep Ridwan, mantan anggota Brimob Polda Jabar yang dipecat tidak dengan hormat (PTDH) karena kasus penipuan senilai Rp 3,2 miliar, kembali menimbulkan pertanyaan. Informasi yang diperoleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari Matainvestigasi.com mengungkapkan kejanggalan serius: Cecep, yang telah divonis PTDH dan seharusnya sudah […]

  • Kritik Wacana Pilkada via DPRD, Ketum PKN Anas Urbaningrum: Kebijakan Jangan Dipesan demi Justifikasi Politik

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 3 Januari 2026| Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, memberikan catatan kritis terhadap menguatnya wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) kepada DPRD. Sebagai figur yang membidani lahirnya era Pilkada langsung saat menjabat anggota KPU periode 2001-2005, Anas memperingatkan agar bangsa ini tidak terjebak pada pengambilan keputusan politik yang drastis tanpa basis […]

  • Ratusan Calon Jemaah Haji 2026 Kota Jakarta Timur Ikuti Talkshow Hari Diabetes Sedunia

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 November 2025| Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, membuka talkshow dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia tingkat Kota Jakarta Timur di Ruang Serbaguna Blok C, Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (19/11/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Timur tersebut merupakan program rutin yang digelar untuk memberikan edukasi kesehatan kepada calon jemaah […]

  • Sinergitas TNI- POLRI melalui Bhabinkamtibmas Dan Bhabinsa Polsek Ciampea Polres Bogor Kontrol Petugas Ronda Malam, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id—Bogor|  Untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di wilayah Hukum Polsek Ciampea Polres Bogor Polda Jabar, Bhabinkamtibmas Desa Cihideung Udik, melaksanakan kontrol kepada petugas ronda malam di Pos Ronda Kp.Pabuaran RT.002/005 Desa Cihideung Udik Kec. Ciampea Kab. Bogor Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cihideung Udik Aiptu Ateng Komara bersama Babinsa Serda Nanang Fahroji, pada hari Senin […]

  • Pembiaran Koperasi Ilegal di Nagan Raya: Nyawa Pekerja Jadi Taruhan, Oknum Pejabat Diduga Terlibat

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, Aceh, 25 Juli 2025| (GMOCT)- Kabupaten Nagan Raya kembali dihadapkan pada skandal serius yang mengguncang kepercayaan publik. Dugaan pembiaran operasional koperasi ilegal di bawah naungan PT. Surya Panen Subur, yang melibatkan oknum pejabat di Dinas Tenaga Kerja dan Disprindakop, kini menjadi sorotan tajam. Informasi ini didapatkan Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) […]

  • Praktik Dugaan Korupsi Di Dunia Pendidikan Kota Bekasi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle M.Ifsudar / Syarif Hidayatullah
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id–Bekasi| Kota Bekasi merupakan wilayah yang menjadi tempat bersandar bagi berbagai kalangan yang memiliki visi dan misi untuk menghadapi kerasnya kehidupan. Namun, semua itu harus ditempuh dengan tindakan yang baik dan benar demi meraih harapan. Dalam hal ini, Barisan Muda Bekasi (BMB) terus memantau persoalan yang cukup krusial dan berdampak pada potensi kerugian negara hingga […]

expand_less