Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Pemkot Jaktim DKI Minta Ratusan Warga Tak Tinggal di Makam Tua TPU Kebon Nanas

Pemkot Jaktim DKI Minta Ratusan Warga Tak Tinggal di Makam Tua TPU Kebon Nanas

  • account_circle M.Dekra
  • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
  • visibility 268
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id—Jakarta, 1 Agustus 2025| Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur akan melakukan penataan di TPU Kebon Nanas setelah ratusan warga mendirikan bangunan ilegal untuk dijadikan tempat tinggal. Pemkot Jaktim mengingatkan untuk tidak melanggar aturan.

Kami bersama pihak kecamatan dan kelurahan terus melakukan sosialisasi kepada warga itu agar tidak melanggar aturan,” kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur Dwi Ponangsera, dikutip Antara, (31/7).

Sudin Tamhut Jaktim sudah berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan untuk menyosialisasikan terkait penempatan lahan dan fungsi TPU. Pemkot Jaktim akan melakukan penataan akses masuk dan keluar kawasan TPU Kebon Nanas untuk mengontrol aktivitas di area pemakaman.

Akses masuk dan keluar TPU ini perlu dikontrol dengan baik. Tujuannya, agar aktivitas yang dilakukan warga tidak melanggar aturan,” ucap Mba Dwi.

Pendataan terhadap warga yang tinggal di kawasan pemakaman sudah selesai. Dwi mengatakan saat ini tercatat sebanyak 201 keluarga atau 717 jiwa tinggal di area TPU, yang seharusnya difungsikan sebagai tempat pemakaman umum.

Adapun Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur Made Widhi Adnyana Surya Pratita mengatakan penataan akses ini akan dimulai dari sosialisasi kepada warga. Dia meminta warga tidak menempati area TPU sebagai permukiman.

“Kami tentu mengingatkan kepada warga untuk tidak mengokupasi area TPU, taman, hutan kota, dan jalur hijau untuk aktivitas atau kegiatan yang bukan peruntukannya,” kata Made.

Sebelumnya, permukiman ilegal berdiri di atas area pemakaman Buddha atau pemakaman China itu. Makam-makam tersebut sudah ada sejak 1890.

Sebagian lahan yang sudah tidak digunakan pemilik lama itu kini dipakai ulang untuk unit pemakaman baru, baik untuk umat Islam maupun Kristen. Namun area tersebut kini justru dikuasai ratusan warga yang membangun permukiman liar.[]

  • Author: M.Dekra
  • Editor: Redaksi
  • Source: M.Dekra

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bhabinkamtibmas Desa Gadog Polsek Megamendung Laksanakan Kontrol Siskamling dan Jalin Silaturahmi Kamtibmas

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 164
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Megamendung – Polres Bogor, Dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Gadog Polsek Megamendung, Aiptu STP Sirait, melaksanakan kegiatan kontrol sistem keamanan lingkungan (siskamling) di wilayah binaannya, Rabu malam (18/06/2025).   Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pos Ronda Kampung Gadog RT 03 RW 03, Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Dalam […]

  • Kecelakaan Maut Menyebabkan 2 Korban Meninggal Dunia Di Duren Sawit Jakarta Timur

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Dekra / Syarif Hidayatullah
    • visibility 184
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta| Telah terjadi kecelakaan yang menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan 1 orang luka serius di Jl. Kolonel Sugiono, Duren Sawit – Jakarta Timur pada pukul 02.00 WIB. Minggu, (01/06/2025) Menurut keterangan warga kecelakaan bermula saat korban memutar balikkan kendaraan bermotornya di depan Komplek Abadi, lalu diarah berlawanan korban lainnya melaju dengan kencang sekali sehingga […]

  • Praktisi Hukum Sekaligus PENGAWAS Forum Koordinasi Penegak Hukum, Dr. Dedi DJ Angkat Bicara Soal Perbedaan Tuntutan Jaksa dan Putusan Hakim

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 196
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Agustus 2025| Praktisi hukum yang juga Pengawas FORKOGAKUM (Forum Koordinasi Penegak Hukum), DR. Dedi DJ, menyoroti perbedaan mencolok antara tuntutan jaksa dan putusan hakim dalam sejumlah kasus hukum, termasuk kasus Nikita Mirzani. Menurut Dedi DJ, perbedaan yang signifikan antara tuntutan jaksa dan vonis hakim menimbulkan pertanyaan terkait kejelasan dan konsistensi putusan. “Kejelasan dan […]

  • Kantor Desa Kota Batu Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Asep
    • visibility 116
    • 0Comment

    Tegarnrws.co.id-Bogor Raya, 19 September 2025| Gelar acara memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang di laksanakan di kantor Desa Kota Batu, berjalan lancar aman dan kondusif, (18/9). Dengan mengusung tema, “Dengan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Tingkatkan Iman dan Takwa, Berdaulat Adil dan Makmur” Acara di hadiri oleh Tripika Kecamatan Ciomas beserta staf dan […]

  • Rapat Minggon Desa Karangreja Bahas Pembangunan, Pelayanan Publik, dan Silaturahmi

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 324
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 21 Agustus 2025| Pemerintah Desa Karangreja menggelar rapat minggon rutin di aula desa, dipimpin langsung oleh Kepala Desa Karangreja, H. Midi Edys, pada Rabu (21/08/2025). Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Desa Madin Solihin, Ketua BPD Ahmad Subki Pauzi, Bimaspol Bripka Sumardi, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat.   Rapat minggon merupakan agenda mingguan […]

  • 09,55 Play Button

    Diduga Aparat Intimidasi Keluarga Korban Meninggal Dunia, Aksi Tawuran Antar Pelajar di Cibungbulang

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Rls/Inel
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bogor, 15 Februari 2026| Buntut tawuran dua kelompok pelajar di Kabupaten Bogor, satu orang meninggal dunia yang dilakukan dengan pengeroyokan kepada korban menggunakan senjata tajam. Aksi pelajar tersebut diketahui terjadi di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Jum’at (30/1) sekitar pukul 00.35 WIB. Tak hanya menghebohkan warga setempat, aksi tawuran dua kelompok pelajar tersebut juga […]

expand_less