Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Purbaya Ungkap Kesalahan KDM, Pastikan Akan Segera Diperiksa BPK

Purbaya Ungkap Kesalahan KDM, Pastikan Akan Segera Diperiksa BPK

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
  • visibility 204
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 26 Oktober 2025| Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pastikan nasib Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bakal diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menkeu Purbaya pun lantas membongkar kesalahan KDM sapaan akrab Dedi Mulyadi dalam mengelola keuangan negara.

Pernyataan Menkeu Purbaya ini buntut dari pemaparan data bank sentral soal uang mengendap di bank per September 2025 lalu.

Diketahui Provinsi Jawa Barat termasuk yang paling besar uang yang mengendap di sana.

Dana mengendap di bank milik Pemprov Jabar mencapai Rp 4,17 triliun.

Atas data itu, Dedi Mulyadi pun membantah.

Ia bahkan sempat menyuruh Menkeu Purbaya untuk membuktikannya.

Namun Purbaya ogah disuruh-suruh oleh Gubernur Jabar KDM.

Sampai akhirnya Dedi pun melakukan safari ke sejumlah tempat guna mengkonfirmasi data Purbaya.

Ia mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sampai bertemu pihak Bank Indonesia.

Hasilnya ternyata data yang dipaparkan Purbaya benar nyata.

“Yang ada adalah pelaporan keuangan di tanggal 30 september ada dana yang tersimpan di kas daerah dalam bentuk giro sebesar Rp 3,8 triliun,” kata Dedi Mulyadi.

Selain itu ada juga deposito Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Sisanya dalam bentuk deposito BLUD di luar kas daerah yang menjadi kewenangan BLUD masing-masing,” katanya.

Namun kini menurut KDM, uang tersebut sudah terserap digunakan untuk belanja daerah.

“Jadi uang yang diendapkan itu tidak ada, karena uang Rp 3,8 triliun ini hari ini sudah dipakai. Untuk bayar proyek, gaji pegawai, belanja perjalanan dinas, belanja bayar listrik, belanja bayar air, belaja pegawai outsourcing,” katanya.

Tetapi rupanya langkah Dedi Mulyadi justru menjadi senjata makan tuan bagi dirinya sendiri.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap ada kesalahan KDM dalam mengelola keuangan.

Purbaya hingga kini tak mau melakukan koordinasi dengan kepala daerah yang protes terhadap data tersebut.

“Gak, bukan urusan saya itu, biar aja BI yang kumpulin data, saya cuma pakai data bank sentral aja,” katanya.

Ia menyuruh para kepala daerah yang protes untuk langsung bertanya ke BI.

“Tanya aja ke BI. Itu kan data dari bank bank mereka juga. Mereka gak mungkin monitor semua account satu per satu,” katanya.

Purbaya pun mengungkap kesalahan Dedi Mulyadi.

Menurutnya langkah Dedi menyimpan uang tersebut di giro justru membuat rugi.

“Ada yang ngaku katanya uangnya bukan di deposito tapi di giro, malah lebih rugi lagi,” katanya.

Purbaya menerangkan dengan disimpan di giro maka bunga akan lebih rendah.

“Bunganya lebih rendah kan kenapa dichekin di giro kalau gitu,” katanya.

Ia pun memastikan Dedi Mulyadi akan segera diperiksa BPK.

“Pasti nanti akan diperiksa BPK itu,” kata Menkeu Purbaya.[]

#Fbpro #GubernurJabar #KDM

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Polisi Bekasi Bongkar Penyuntikan Gas Subsidi, Satu Pelaku Raup Untung Setahun!

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 180
    • 0Comment

    Tegarnews.ci.id – Kabupaten Bekasi, 31 Oktober 2025– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Setu, Polres Metro Bekasi, berhasil mengungkap praktik ilegal penyuntikan gas Elpiji bersubsidi 3 kilogram (kg) ke dalam tabung non-subsidi ukuran 12 kg. Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Selasa (28/10/2025) sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Raya Setu Cisaat, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten […]

  • Dansatgas Citarum Harum Sidak Pabrik Nakal di Majalaya yang Kerap Kucing-kucingan Buang Limbah Kotornya

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, 11 November 2025| GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama). Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Citarum Harum, Kol. Inf. Yanto Kusno Hendarto, S.H., bersama Komandan Sektor 1 Citarum Harum, Kol. Inf. Kristianto, S.E., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pabrik di Majalaya pada Senin, 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Sidak ini dilakukan […]

  • KLH Larang Insinerator Mini, Ancaman Emisi Disorot

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle AG
    • visibility 28
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 20 Februari 2026| Larangan penggunaan insinerator mini oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memunculkan sorotan serius terhadap praktik pengelolaan sampah berbasis pembakaran skala kecil yang selama ini banyak digunakan. Kebijakan tersebut diambil karena insinerator mini dinilai berpotensi menghasilkan emisi berbahaya jika tidak dirancang dan dioperasikan sesuai standar teknis yang ketat. Risiko yang ditimbulkan bukan hanya […]

  • Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 39
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Majalengka, 12 April 2026 | Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan pada 29 Desember 2023, enam orang pelaku pengeroyokan yang diduga […]

  • IMALA Desak Transparansi! DPMPTSP & Satpol PP Dinilai Pasif, Dugaan Pelanggaran Mie Gacoan

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lebak Banten, 15 November 2025| Dugaan pelanggaran berlapis pada operasional Mie Gacoan Rangkasbitung terus menjadi sorotan publik. Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) memastikan akan melakukan konsolidasi besar dan mempersiapkan unjuk rasa terkait persoalan perizinan, upah karyawan, hingga pembangunan di bantaran sungai yang disinyalir tidak sesuai aturan tata ruang. Wakil ketua IMALA, Sapnudi, menegaskan bahwa pihaknya menemukan […]

  • Polisi Di Bandung ‘Patungan’, Biayai Perbaikan Rumah Warga Korban Gempa

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 186
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Bandung| Aksi “ngencleng” atau patungan anggota polisi di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, membuahkan hasil positif. Dana yang terkumpul sebesar Rp 30 juta, digunakan untuk merenovasi rumah warga korban gempa di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, menjelaskan bahwa renovasi rumah tersebut merupakan hasil gotong royong antara aparat di lapangan. Uang yang […]

expand_less