Breaking News
light_mode
Home » Opini » Reformasi Polisi, Semua Harus Jadi Negarawan “Menghargai Keinginan Presiden”

Reformasi Polisi, Semua Harus Jadi Negarawan “Menghargai Keinginan Presiden”

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
  • visibility 130
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 28 Januari 2026| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan dirinya lebih memilih menjadi petani, ketimbang Menteri Kepolisian. Hal tersebut disampaikan Listyo menjawab usulan kedudukan Polri berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Listyo mengaku telah mendapat pesan singkat yang berisi tawaran dirinya menjadi Menteri Kepolisian.

“Hal ini saya tegaskan di hadapan bapak ibu sekalian, dan seluruh jajaran bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian. Dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” kata Listyo dalam rapat bersama Komisi III DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026), dikutip dari media.

Pendapat penulis, sikap dan pernyataan Kapolri yang viral hari ini menunjukkan beliau tidak negarawan, idealnya Listyo karena masuk dalam Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian harus menghargai keinginan Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan perbaikan Polri.

Saat ini isu reformasi itu sudah jadi kebijakan Pemerintah, dimana Prabowo telah memberi tugas Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian. Presiden Prabowo Subianto, semua Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian sudah bekerja, termasuk Listyo didalamnya.

Menurut pemikiran Penulis melihat selama ini, gestur Presiden ke 8 tersebut, sangat lah tegas Kepolisian di reformasi secara total dan bisa jadi Kepolisian Negara Republik Indonesia dibubarkan. Sedang fungsi polisi didistribusikan ke lembaga negara atau Kementrian yang ada saat ini.

Jika memang Kepolisian Negara Republik Indonesia dibubarkan, ini langkah yang sangat baik agar fungsi sipil pada polisi makin efektif dirasakan masyarakat.

Karena reformasi polisi didefinisikan sebagai transformasi organisasi kepolisian agar lebih profesional dan akuntabel dalam memberikan pelayanan, tanggap dalam merespon ancaman, serta responsif dalam memahami kebutuhan masyarakat saat ini.

Seperti fungsi polisi sebagai pemberantas narkoba, maka paska reformasi Kepolisian ini, fungsi diambil alih oleh BNN. Kesemua Tim yang ada di reserse narkoba Polri dipindah ke BNN. Sehingga tidak ada lagi dualisme penanganan narkoba antara BNN dan Polri.

Begitu juga dengan Korps lalu lintas (Korlantas) yang ada di Polri dipindahkan ke Kementerian Perhubungan. Sehingga fungsi Tim DLAJ dengan Polisi satu tidak ada dualisme kelembagaan yang ngurus arus lalulintas.

Begitu juga dengan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang merupakan unsur pelaksana tugas pokok di Markas Besar (Mabes) Polri juga nanti dipindahkan ke KPK atau ke Kejaksaan.

Sehingga dengan ada penggabungan Tim Tipikor ini dengan KPK atau Kejaksaan maka tidak adalah isu pertarungan antara cicak dan gajah yang dahulu pernah terjadi.

Setelah Badan Reserse Kriminal (Bareskim) khusus dan umum Polri juga bisa digabung dengan Kementrian Dalam Negri. Sehingga ketertiban masyarakat bisa dikalaborasikan antara pamong praja dengan polisi yang sama bertugas menertibkan masyarakat.

Seandainya reformasi Kepolisian bisa dibuat seperti yang Penulis uraikan diatas maka isu ParCok tidak ada lagi, semua petugas yang bekerja disitu makin profesional dan fokus.

Posisi Polri pun makin dicintai oleh masyarakat karena jelas ada posisi sipil dalam mereka itu sudah dilakoni. Selamat pada Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.[]

Oleh: Labai Korok

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Jabar Pertimbangkan Masa Depan, Mahasiswa Aksi Anarkis Tak.Dikenakan Tindakan Hukum

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 80
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung 5 September 2025| Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menegaskan bahwa pelepasan para mahasiswa yang terlibat dalam unjuk rasa anarkis merupakan kebijakan langsung dari Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan. Keputusan ini, menurutnya, diambil setelah mempertimbangkan secara mendalam berbagai aspek, baik dari sudut pandang hukum […]

  • Kapolsek Dramaga Datangi Langsung Korban Percobaan Pelaku Yang Ingin Kuasai Barang Miliknya, Lakukan Cek TKP dan Keterangan Saksi

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 266
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana S.H M.H di dampingi Ps. Kanit Provos Bripka M Basri, langsung cek olah TKP sekaligus mengunjungi rumah korban dari tindakan pelaku percobaan, ingin memguasai barang milik korban (15/7). Di mana kejadian tersebut pada hari Senin 14 Juli 2025 sekira pukul 23.30 WIB, di mana piket fungsi mendapat informasi dari […]

  • Polsek Parung Panjang Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penjualan Obat Keras Di Desa Kabasiran

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 126
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Menanggapi laporan masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas penjualan obat keras di wilayah Jalan Raya Dago, Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Polsek Parung Panjang Polres Bogor Polda Jabar segera bergerak cepat melakukan pengecekan di lokasi, Rabu (21/05/2025). Setelah menerima laporan tersebut, anggota piket Polsek Parung Panjang langsung diterjunkan ke titik yang dilaporkan guna […]

  • Warung Obat Terlarang Daftar G Masih Beroperasi, Kasatresnarkoba Polresta Pekalongan Lakukan Pembiaran dan Diduga Kuat Lindungi Pengedar

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 155
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pekalongan, 27 November 2025 (GMOCT)| Pasca viralnya pemberitaan di puluhan media online dan cetak ternama terkait peredaran obat-obatan terlarang daftar G di wilayah hukum Polsek Pekalongan Barat, Polresta Pekalongan, tim liputan khusus GMOCT kembali mendatangi lokasi pada Rabu (26/11/2025) pukul 14.18 WIB. Faktanya, warung yang diduga menjual obat-obatan terlarang tersebut masih beroperasi. Hal ini seolah […]

  • SATMA AMPI Madina Laporkan Dugaan Masalah Proyek Puskesmas ke Bupati Hingga Kejari

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 76
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Mandailing Natal, 10 Januari 2026| Bendahara Satuan Mahasiswa AMPI Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Saleh, secara resmi menyampaikan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) terkait proyek pembangunan Puskesmas kepada sejumlah institusi strategis daerah. Surat pengaduan tersebut ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, DPRD Mandailing Natal, Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal, serta Kejaksaan Negeri Mandailing Natal sebagai bentuk kontrol sosial […]

  • GMOCT: Jabarindo com Rayakan Ultah ke-3 dengan Silaturahmi dan Santunan Anak Yatim-Lansia

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Heriyanto
    • visibility 41
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bandung, 27 Januari 2026| Jabarindo com menggelar perayaan ulang tahun ke-3 pada Minggu (25/01/2026) di kantor perwakilan Jabarindo, Jalan A Yani Nomor 252, Lapangan Sidolig, samping Stadion Persib, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Acara diisi dengan kegiatan silaturahmi antar wartawan serta santunan bagi anak yatim dan lansia, yang juga dihadiri oleh Komunitas Himpunan […]

expand_less