Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » Seleksi Dewan Pendidikan Disoal: KPP Desak Hapus Nama Tenaga Ahli Wali Kota

Seleksi Dewan Pendidikan Disoal: KPP Desak Hapus Nama Tenaga Ahli Wali Kota

  • account_circle AG
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025
  • visibility 466
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 2 Desember 2025| Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya hari ini menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Bogor menuntut transparansi dan netralitas dalam proses seleksi Dewan Pendidikan Kota Bogor. Aksi ini dilakukan sebagai respon atas munculnya dugaan konflik kepentingan terkait pencalonan Tenaga Ahli Walikota sebagai calon anggota Dewan Pendidikan.

Menurut KPP Bogor Raya, Dewan Pendidikan merupakan lembaga independen yang wajib terbebas dari pengaruh kekuasaan eksekutif. Keterlibatan Tenaga Ahli Walikota jabatan yang melekat langsung pada Walikota dan dibiayai APBD—dipandang sebagai ancaman serius terhadap netralitas dan integritas proses seleksi.

Beni Sitepu, Ketua KPP Bogor Raya, menyampaikan:

“Dewan Pendidikan tidak boleh menjadi perpanjangan tangan kekuasaan. Jika Tenaga Ahli Walikota ikut masuk, itu jelas konflik kepentingan. Kami menolak segala bentuk intervensi yang mencederai independensi lembaga pendidikan.”

Aksi ini mendesak Pemerintah Kota Bogor serta Panitia Seleksi untuk:

1. Membatalkan pencalonan Tenaga Ahli Walikota karena rawan konflik kepentingan.

2. Melakukan verifikasi ulang seluruh peserta seleksi secara terbuka dan objektif.

3. Menjamin independensi Dewan Pendidikan dari intervensi politik maupun eksekutif.

4. Membuka seluruh dokumen seleksi sesuai prinsip transparansi dan keterbukaan informasi publik.

5. Melibatkan Ombudsman RI untuk mengawasi proses dan mencegah maladministrasi.

Dalam aksinya, massa KPP Bogor Raya membawa spanduk, poster, dan melakukan orasi bergantian menuntut pemerintah menghormati asas good governance, UU 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan, serta prinsip umum bebas konflik kepentingan dalam lembaga publik.

Beni menegaskan bahwa KPP Bogor Raya akan terus mengawal isu ini:

“Jika pemerintah tetap memaksakan, kami siap melakukan aksi lanjutan yang lebih besar. Pendidikan adalah milik rakyat, bukan alat politik kekuasaan.[]

  • Author: AG
  • Editor: Red/AG
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertemu Ketua Parlemen Jepang, Ketua DPR Minta Dukungan Transisi Energi Hijau Di RI

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Red
    • visibility 125
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Ketua DPR RI, Puan Maharani bertemu dengan Ketua Parlemen Jepang, Nukaga Fukushiro di sela kunjungan kerjanya di Tokyo. Puan meminta dukungan Jepang dalam bidang transisi energi hijau di Indonesia. Diketahui, pertemuan keduanya digelar sebelum acara peresmian Patung Presiden RI Pertama Sukarno di KBRI Tokyo hari ini. Fukushiro datang sebagai tamu undangan dalam acara peresmian. […]

  • Sirkuit Gelap Aset Negara: Barang Bekas Madura Diduga Jadi Muara Penampungan Tiang PLN & Kabel Optik Ilegal

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle M.Ifsudar
    • visibility 91
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 7 Febuari 2026| Praktik jual beli aset infrastruktur publik berupa tiang listrik milik PLN dan tiang serta kabel serat optik (fiber optic) dalam kondisi terpotong-potong ditemukan marak terjadi di sejumlah pengepul barang bekas (loak) dijalan Kemang sari kecamatan pondok gede kota Bekasi . Mirisnya, aktivitas ini dilakukan secara terbuka tanpa pengawasan ketat dari pihak […]

  • Digaji Selangit, Putusan Justru Melukai Rasa Keadilan Rakyat

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 437
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tembilahan, 8 Januari 2026| Di tengah gencarnya negara menggelontorkan gaji dan tunjangan fantastis bagi hakim hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah per bulan, kepercayaan publik terhadap wajah keadilan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), justru terasa gelap. Berdasarkan dokumen resmi Referensi Tunjangan PNS Kementerian Keuangan RI (PP Nomor 42 Tahun 2025), tunjangan hakim […]

  • Lawyer Agustinus Buulolo SH,MH Desak Ketua Yayasan SMA Harapan Susua Tinjau Kepsek Diduga Palsukan Data Siswa dan Guru

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 856
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nias Selatan, 7 Oktober 2025| Baru-baru ini publik dikejutkan dengan mencuatnya dugaan kasus pemalsuan data siswa dan guru di lingkungan SMA Satu Harapan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Dugaan serius ini menyeret nama Kepala Sekolah, Antonius Laia, yang dituding melakukan penggelembungan data dalam sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) sejak tahun 2022 hingga 2025. […]

  • 12.39 Play Button

    Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea Bersama Babinsa 2114 Koranil Ciampea, Melaksanakan Silaturahmi Dengan Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle Red
    • visibility 235
    • 0Comment

    Tegarnews site-Polres Bogor| Untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di wilayah Hukum Polsek Ciampea Polres Bogor Polda Jabar, Bhabinkamtibmas Desa Cihideung Udik Aiptu Ateng Komara bersama sama dengan Babinsa Serda Nanang Fahroji, melaksanakan silaturahmi dengan warga masyarakat Kp.Sinagar RT.003/006 Desa Cihideung Udik Kec. Ciampea Kab. Bogor. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cihideung Udik Aiptu Ateng Komara […]

  • Premanisme di Proyek Jalan Rp 31 Miliar, PWRI Tuntut Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Jurnalis

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Rls/Asep
    • visibility 114
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 5 Oktober 2025| Dunia pers kembali mendapat tamparan keras. Sejumlah jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan proyek pembangunan Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) senilai Rp 31,5 miliar di Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, justru menjadi korban pengeroyokan oleh pekerja proyek dari PT Trimanunggal Jaya, pemenang tender resmi. Insiden yang mencoreng wajah demokrasi itu terjadi pada Kamis […]

expand_less