Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Skandal DPMPTSP, KPP Bogor Raya Sebut Pemkot Bogor Sedang Bermain Api dengan Integritas Birokrasi

Skandal DPMPTSP, KPP Bogor Raya Sebut Pemkot Bogor Sedang Bermain Api dengan Integritas Birokrasi

  • account_circle AG
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 39
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor ,10 Desember 2025| Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya menilai bahwa rangkap jabatan antara Asisten dan Kepala DPMPTSP Kota Bogor bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi sin­yal paling telanjang bahwa birokrasi Kota Bogor tengah dikelola secara serampangan dan terpolitisasi.

Menurut KPP, praktik ini menggambarkan bagaimana kebijakan publik telah kehilangan arah dan justru dikuasai oleh kepentingan segelintir orang.

Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, menyebut bahwa apa yang terjadi di DPMPTSP adalah puncak dari bobroknya sistem penempatan pejabat, di mana hubungan pribadi lebih berharga daripada kemampuan.

Dalam pernyataannya, Beni menegaskan bahwa rangkap jabatan Asisten yang juga memegang posisi Kepala DPMPTSP adalah gambaran paling jelas dari proses penempatan pejabat yang jauh dari objektivitas.

Tidak ada birokrasi sehat yang membiarkan satu orang memegang dua posisi strategis sekaligus. Ini bukan efisiensi ini kekacauan yang disengaja. Pemkot Bogor harus jujur bahwa ini terjadi karena faktor kedekatan, bukan kompetensi, tegas Beni.

Ia menambahkan bahwa kebijakan seperti ini membuka ruang luas untuk konflik kepentingan dan menghilangkan standar profesionalisme ASN.

“Kalau birokrasi sudah dikuasai politik kedekatan, jangan harap ada keputusan yang berpihak kepada rakyat. Yang ada hanyalah loyalitas semu dan keputusan yang dibuat untuk menyenangkan pihak tertentu,” ujarnya.

KPP Bogor Raya menilai bahwa rangkap jabatan tersebut secara terang-terangan bertentangan dengan berbagai regulasi dan prinsip tata kelola pemerintahan, termasuk : Instruksi Presiden terkait Reformasi Birokrasi, Asas objektivitas dalam UU Administrasi Pemerintahan, Serta prinsip Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Beni mempertanyakan bagaimana daerah bisa menjalankan reformasi jika pejabat strategis justru ditunjuk berdasarkan kedekatan.

Pemerintah pusat mendorong profesionalisme, tetapi Pemkot Bogor malah mempraktikkan rangkap jabatan. Ini tidak sinkron dan sangat mencederai kepercayaan publik, tegasnya.

KPP Bogor Raya mencatat bahwa rangkap jabatan yang terjadi menimbulkan konsekuensi nyata bagi pelayanan publik, terutama di sektor perizinan. Dampaknya terlihat pada: Lambatnya proses dan tindak lanjut perizinan, Berkurangnya kualitas pelayanan, Meningkatnya potensi konflik kepentingan, Turunnya kepercayaan investor, Serta hilangnya profesionalisme ASN di lingkungan Pemkot Bogor.

DPMPTSP adalah pintu utama investasi. Kalau pintunya saja dirangkap, bagaimana mungkin pelayanan berjalan optimal? Yang jadi korban bukan hanya masyarakat, tetapi juga pelaku usaha, ujar Beni.

TUNTUTAN RESMI KPP BOGOR RAYA

1. Menghentikan segera praktik rangkap jabatan Asisten Kepala DPMPTSP, karena ini adalah cacat tata kelola yang tidak bisa ditoleransi.

2. Meminta Wali Kota Bogor mengembalikan seluruh pola penempatan pejabat kepada prinsip meritokrasi.

3. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pejabat yang dipromosikan berdasarkan kedekatan, bukan prestasi.

4. Mendesak DPRD Kota Bogor untuk mengambil sikap tegas, bukan sekadar menjadi penonton dalam rusaknya birokrasi daerah.

Beni menutup pernyataan dengan nada keras :

“Jika kedekatan lebih berharga daripada kompetensi, dan jika rangkap jabatan dijadikan pembenaran, maka Kota Bogor sedang berjalan menuju krisis tata kelola. KPP Bogor Raya tidak akan diam. Ini persoalan harga diri birokrasi dan masa depan pelayanan publik.”[]

  • Author: AG
  • Editor: Red/AG
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Batak Bersatu Ancam Laporkan Arogansi Aparat Semarang Yang Diduga Bela Pengusaha Kos-Kosan

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 83
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang 7 Juli 2025 | (GMOCT) –Aksi pembongkaran paksa portal RT 09 Perumahan Gunung Sawo oleh aparat Pemerintah Kota Semarang menuai kecaman keras dari Pemuda Batak Bersatu (PBB) DPC Kota Semarang. Organisasi kepemudaan ini menilai tindakan tersebut arogan dan menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada dr. Sahal Patah, pengusaha kos-kosan yang menjadi pihak yang berselisih dengan […]

  • Polres Kampar Sosialisasikan DIPA 2026 dan Teken Paktaegritas, Kapolres Tegas Intkan Komitmen Polri Presisi

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 140
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kampar Riau, 9 Januari 2026— Polres Kampar menggelar kegiatan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas serta penyerahan Rencana Distribusi (Rendis) TA 2026, Jumat (9/1/2026), bertempat di Aula Sanika Satyawada Polres Kampar. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S, serta […]

  • Gercep Tim SAR Sat-Brimob Polda Jabar “Enam Korban Longsor di Cisempur Berhasil Dievakuasi.”

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 35
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jawa Barat, 5 Januari 2026| Tim SAR Satbrimob Polda Jawa Barat menunjukkan respons cepat dan profesional dalam menangani bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Minggu (4/1/2026), kemarin. Tim SAR Satbrimob Polda Jabar segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan adanya longsor pada sebuah tebing. Peristiwa tersebut menimpa enam […]

  • Surya Darmadi Mau Balikin Rp 10 T ke Danantara, Kejagung: Enak Saja, Kita Mendakwa Puluhan Triliun!

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 157
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Oktober 2025| Kejaksaan Agung (Kejagung) angkat bicara soal tawaran bos Duta Palma Group, Surya Darmadi yang berniat memberikan aset senilai Rp10 triliun kepada Danantara Indonesia. Aset tersebut berasal dari lahan dan pabrik kelapa sawit milik Duta Palma yang berada di kawasan Kalimantan. Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna mengatakan, bahwa […]

  • Terkait Kasus Perdata ‘Tipu-tipu Abunawas’ di PN Sorong, Penggugat Ajukan Saksi Palsu

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 122
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sorong, 3 September 2025| Persidangan kasus perdata yang diajukan oknum gerombolan mafia tanah, dengan modus ‘tipu-tipu Abunawas’ alias akal-akalan ala Abunawas, di Pengadilan Negeri Sorong, Papua Barat Daya, hingga kini belum terlihat tanda-tanda akan berakhir. Namun, kasus sengketa lahan yang teregister dengan Perkara Nomor: 57/Pdt.G/2025/PN, yang sempat mencuat beberapa waktu lalu, itu kini memasuki sidang […]

  • Masyarakat & AMP: Pemuda Duren Sawit Bersatu Desak Polsek Untuk Menertibkan Toko Obat-Obatan Golongan G di Wilayahnya

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Syarif H / M Dekra
    • visibility 618
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta| Sejumlah masyarakat dan pemuda yang menamakan dirinya Pemuda Duren Sawit Bersatu (PDSB) melayangkan surat Audiensi ke Polsek Duren Sawit terkait keberadaan toko-toko yang menjual obat-obatan keras di wilayah Kecamatan Duren Sawit. Pasalnya keberadaan toko-toko tersebut sudah sangat menjamur dan terkesan dibiarkan oleh APH dan pemerintah setempat. “Kami sudah sangat resah dengan adanya toko-toko yang […]

expand_less