Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Dulu Ditangkap Karena Demo ’98, Kini Jadi Bos Komisi III DPR! Inilah Profil Habiburokhman yang Jarang Diketahui Publik

Dulu Ditangkap Karena Demo ’98, Kini Jadi Bos Komisi III DPR! Inilah Profil Habiburokhman yang Jarang Diketahui Publik

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
  • visibility 72
  • comment 1 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 Februari 2026| Roda nasib memang tidak ada yang tahu. Siapa sangka, pemuda yang dulu harus berhadapan dengan jeruji besi karena vokal melawan rezim Orde Baru, kini justru memegang palu pimpinan di salah satu komisi paling berkuasa di Republik Indonesia.

Ia adalah Habiburokhman, politikus kelahiran Metro, Lampung, yang baru saja resmi dilantik menjadi Ketua Komisi III DPR RI periode 2024–2029. Namun, di balik jas rapi dan jabatan menterengnya sekarang, tersimpan kisah panjang perjuangan yang penuh peluh dan air mata.

Pekik Perlawanan di Jalanan Lampung. Tahun 1998 adalah saksi bisu keberanian Habiburokhman. Saat masih menyandang status mahasiswa hukum di Universitas Lampung (Unila), ia bukan tipe mahasiswa yang hanya duduk manis di ruang kelas.

Sebagai pentolan aktivis, ia berada di garis depan massa yang menuntut reformasi dan mundurnya Presiden Soeharto. Karena sikap kritisnya yang tak bisa dibungkam, Habiburokhman sempat beberapa kali ditangkap dan ditahan oleh pihak berwajib. Baginya saat itu, risiko kehilangan kebebasan adalah harga yang pantas demi sebuah perubahan bangsa.

Pendekar Hukum bagi Rakyat Kecil.

Setelah era Reformasi, semangat perlawanannya tidak padam, melainkan bertransformasi menjadi pembelaan hukum. Pada 2005, ia mendirikan Serikat Pengacara Rakyat (SPR).

Lewat wadah ini, Habiburokhman kerap meluncurkan gugatan Class Action melawan kebijakan yang dianggap merugikan rakyat. Ia dikenal sebagai advokat yang tak ragu pasang badan untuk urusan publik, meski di saat bersamaan ia juga membangun karier profesional yang sukses melalui kantor hukum Habiburokhman & Co di Menteng.

Tangan Dingin di Balik Kemenangan Tokoh Besar.

Karier politiknya mulai melesat sejak bergabung dengan Partai Gerindra pada 2010. Tak butuh waktu lama bagi Prabowo Subianto untuk melihat bakatnya. Habiburokhman langsung dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Ketua Bidang Advokasi.

Dunia politik Indonesia pun mencatat jejak “tangan dinginnya”:

Ia adalah sosok di balik tim advokasi Jokowi-Ahok pada Pilkada DKI 2012.

Ia memimpin pergerakan hukum untuk pasangan Anies-Sandi di 2017.

Hingga akhirnya, ia menjadi tameng hukum utama bagi Prabowo Subianto dalam berbagai ajang Pilpres.

Menjadi Nakhoda Hukum dan Keamanan.

Kini, gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Sebelas Maret (UNS) telah tersemat di namanya. Amanah yang ia emban pun tak main-main. Sebagai Ketua Komisi III, ia membawahi urusan Hukum, HAM, dan Keamanan.

Ia kini bermitra langsung dengan lembaga-lembaga raksasa seperti Polri, Kejaksaan Agung, hingga KPK. Dari seorang demonstran yang pernah diamankan petugas, kini ia menjadi sosok yang ikut menentukan arah kebijakan keamanan dan penegakan hukum di tanah air.

Kisah Habiburokhman adalah pengingat bahwa konsistensi dan pendidikan mampu membawa seseorang dari jalanan menuju puncak kekuasaan. Dari “musuh” aparat, kini menjadi mitra strategis negara.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Wikipedia

Komentar (1)

  • Nizar

    Saat muda jadi kritisi dan saat dewasa jadi politikus lalu akan kah arahnya masih sama apalagi kepentingan partai dan ego pribadi lebih besar dari kepentingan rakyat yang hanya selalu dijadikan alasan untuk nutupi kepentingan mereka sendiri

    Reply20 Februari 2026 22:55

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Ciomas Tindaklanjuti Video Viral Dugaan Pedagang Obat Terlarang di Terminal Laladon

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 152
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Polres Bogor  Menyikapi beredarnya sebuah video viral di media sosial yang menyebutkan adanya dugaan pedagang obat-obatan terlarang di sekitar Terminal Laladon, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, jajaran Polsek Ciomas langsung bergerak cepat melakukan pengecekan di lapangan.   Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, S.H., M.H., memerintahkan Panit Reskrim bersama Bhabinkamtibmas Desa Laladon untuk […]

  • Dugaan ICW: Korupsi Katering Haji Merugikan Negara Rp 255 Miliar

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 369
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 Agustus 2025| Dugaan korupsi penyelenggaraan haji tahun 2025 dilaporkan Indonesia Corruption Watch (ICW) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satunya terkait pengadaan katering makanan untuk jemaah haji selama berada di Tanah Suci. “Dengan dugaan korupsi sekitar Rp 255 miliar,” Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah di kantor KPK. Hasil investigasi ICW […]

  • Warga Duren Sawit Laksanakan Kegiatan Lomba, Rayakan Hari Kemerdekaan RI ke-80

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Syarif Hidayatullah
    • visibility 114
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta, 17 Agustus 2025| Warga Duren Sawit Jakarta Timur melaksanakan kegiatan lomba dalam rangka merayakan serta memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada Minggu, (17/08/2025). Warga RT 001 RW 005 Kelurahan Duren Sawit salah satunya turut melaksakan berbagai kegiatan lomba yang dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dibuka dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.   […]

  • Arjuna Sitepu, CPR: Stop Double Standard! WS Advokat YPP Al Kholiqi WAJIB DITAHAN, Lepaskan Amir Asnawi

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 73
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Mojokerto, 25 Maret 2026 | Kasus Mojokerto (Maret 2026) bukan sekadar perseteruan pribadi, melainkan simfoni kegagalan sistemik yang melibatkan empat elemen: polisi, pengacara, wartawan (sebagai kontrol sosial), dan masyarakat. Dugaan yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa seorang pengacara berinisial WS (Wahyu Suhartatik) diduga bertindak bersama oknum polisi dan bersikap lancang dalam proses penanganan kasus […]

  • Jejak Cemerlang Eddy Soeparno: Dari Profesional ke Pimpinan MPR

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 200
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Januari 2026| Nama Mohammad Eddy Dwiyanto Soeparno, atau yang lebih akrab disapa Eddy Soeparno, kini semakin kokoh di panggung politik nasional setelah resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI periode 2024–2029. Namun, di balik seragam partainya, tersimpan rekam jejak panjang seorang profesional keuangan yang telah melanglang buana di pusat-pusat finansial […]

  • Amuk Demo Nelayan Pangandaran, Bikin Jebol dan Rusak Mobil Damkar Dapat Direda Kapolres

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 539
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pangandaran Jawa Barat, 25 Juli 2025| Kericuhan hebat tak terhindarkan dalam aksi unjuk rasa nelayan di depan Pendopo Bupati, Kamis (24/7) kemarin Diakarenakan Masa tidak dapat bertemu dengan Bupati Pangandaran Eskalasi kemarahan massa memuncak dengan perusakan gerbang Pendopo hingga satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar). Situasi yang di ambang anarki akhirnya berhasil dikendalikan setelah Kapolres […]

expand_less