Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Ketua LSM TEGAR Soroti Terkait Tunjangan Rumah DPR RI Rp 50 Juta/Bulan “Jangan Hamburkan Uang Rakyat”

Ketua LSM TEGAR Soroti Terkait Tunjangan Rumah DPR RI Rp 50 Juta/Bulan “Jangan Hamburkan Uang Rakyat”

  • account_circle Naryoto
  • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
  • visibility 77
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id–Lampung, 23 Agustus 2025| Keputusan pemberian tunjangan rumah anggota DPR RI yang mencapai Rp 50 juta per bulan di saat kondisi ekonomi rakyat yang saat ini sulit, sontak saja memicu kontroversi publik dan menuai gelombang kritik seantero tanah air.

Okta Resi Gumantara, Ketua Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat (TEGAR) yang juga ketua DPD Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Provinsi Lampung ikut angkat suara soal fasilitas mewah pejabat yang dinilainya membebani anggaran negara.

“Gila, Rp 3 juta sehari untuk Kos-kosan, siapa yang tidak mau jadi pengusaha kos-kosan kalau bisa nyewain Rp 3 juta per hari,” kata Okta, kepada wartawan melalui sambungan telepon WhatsApp Sabtu, (23/8/2025).

Okta mengimbau para pejabat yang dilabeli wakil rakyat itu agar bisa menahan diri dalam menggunakan anggaran negara, terutama di saat masyarakat tengah menghadapi kesulitan ekonomi.

“Saya mengimbau semua pejabat untuk lebih menahan diri di tengah ekonomi yang sedang sangat sulit ini, rakyat sedang menjerit. Kita harus lebih menahan diri untuk tidak menghamburkan uang untuk kebutuhan yang bukan kebutuhan primer,” imbuhnya.

Menurut Okta, uang pajak rakyat seharusnya diprioritaskan untuk program yang membantu masyarakat, bukan malah digelontorkan pada fasilitas mewah pejabat.
Subsidi UMKM dan penghapusan pajak rumah kecil dinilainya bakal jauh lebih bermanfaat.

“Gunakan uang rakyat untuk program seperti itu supaya meringankan rakyat, jangan malah fasilitas pejabat menjadi beban untuk rakyat,” kata Okta

Okta juga mempertanyakan urgensi tunjangan rumah Rp 50 juta per bulan untuk anggota DPR RI. menurut Okta, hampir semua anggota DPR sudah mempunyai rumah.

“Kalaupun di Jakarta belum punya, apakah harus Rp 50 juta harga sewanya?” ujarnya setengah bertanya.

Padahal, lanjut Okta, DPR RI memiliki kompleks perumahan khusus yang seharusnya bisa dimaksimalkan. Jika rusak, kompleks perumahan tersebut sebaiknya direnovasi, bukan malah menambah beban APBN dengan biaya besar.

“Yang saya tahu rata-rata rumah dinas anggota DPR itu dipakai untuk stafnya, bukan ditempati sendiri. Padahal sudah ada kompleks perumahan DPR, seharusnya bisa dimaksimalkan,” tukas Okta.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Pegawai Dinas Kehutanan Jawa Barat Diduga Tipu Janda Muda Rp56 Juta

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 119
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, Jawa Barat| Seorang janda muda berinisial R di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjadi korban dugaan penipuan oleh oknum pegawai Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat. R mengaku telah kehilangan uang sebesar Rp56.000.000 akibat bujukan rayuan pelaku, AM, seorang pegawai di kantor Dinas Kehutanan yang beralamat di Jalan Perjuangan, Ancaran, Kabupaten Kuningan. Perkenalan […]

  • Polri Pastikan Contact Center 110 Siap Layani Masyarakat 24 Jam

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 234
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 12 Januari 2026| Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait layanan Contact Center 110. Layanan ini ditegaskan bukan hanya berlaku di wilayah tertentu, melainkan dapat diakses oleh seluruh masyarakat di Indonesia tanpa biaya. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia […]

  • DPD Gema Kosgoro Kota Bogor Menilai Tindakan Pemerintah Kota Bogor Terlalu Berlebihan Terhadap GMNI

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 86
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 24 Agustus 2025| Dalam menyikapi unjuk rasa mahasiswa yang berujung vandalisme. Mereka meminta Pemkot Bogor untuk mengutamakan dialog dalam menyelesaikan masalah ini. Ajid Letno Ketua DPD Gema Kosgoro Kota Bogor menilai pernyataan Kabag Hukum dan HAM telah mengusik suasana tentram kedamaian kota bogor. Bahwa  menyikapi unjuk rasa, penting bagi pemerintah untuk menemukan keseimbangan antara […]

  • Sidang Kedua Kasus Penganiayaan di Ratamba, Banjarnegara, GMOCT Kawal Kasus, Asep NS: Hukum Dengan Setimpal

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 140
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banjarnegara, 14 November 2025 (GMOCT)| Sidang kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Ratamba, Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, yang menimpa Aji Setiawan pada 12 Februari 2025 lalu, memasuki sidang kedua di Pengadilan Negeri Banjarnegara, Rabu (12/11). Lima terdakwa pelaku, yaitu Tomi Isworo, Adin, Nur Hamzah, Sugiyono, dan Sugiono alias Celeng, dihadirkan dalam sidang yang terbuka untuk umum […]

  • Maraknya Perjudian dan Peredaran Narkoba di Sumut, Diduga Dikoordinir AK & Anteknya

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan 20 Desember 2025| PEKAT (Penyakit Masyarakat) di wilayah Suamatra Utara belum ada titik terang. Terutama perjudian dan narkoba. Banyak tokoh masyarakat, majelis tak’lim dan media online yang memberitakan hal ini, dan yang lebih tenarnya lagi bahkan tak asing lagi timbul nya satu nama yang sangat berperan dalam pergerakan ini yaitu Aseng Kayu, konon Ia […]

  • Dari Ladang Ke Lumbung: Kejati Lampung Dampingi Perjalanan Panen 28 Ribu Ton Gabah

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 87
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lampung, 9 Agustus 2025| Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Lampung terjun langsung mendampingi ribuan petani padi di Desa Telogorejo, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, dalam rangka mendukung ketahanan pangan Nasional. Pendampingan ini menjadi bagian dari program “ “Petani Mitra Adhyaksa” yang dijalankan oleh institusi Adhyaksa untuk membantu petani dari hulu ke hilir. Sedikitnya 7.563 petani yang tergabung […]

expand_less