Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Ketua LSM TEGAR Soroti Terkait Tunjangan Rumah DPR RI Rp 50 Juta/Bulan “Jangan Hamburkan Uang Rakyat”

Ketua LSM TEGAR Soroti Terkait Tunjangan Rumah DPR RI Rp 50 Juta/Bulan “Jangan Hamburkan Uang Rakyat”

  • account_circle Naryoto
  • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
  • visibility 91
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id–Lampung, 23 Agustus 2025| Keputusan pemberian tunjangan rumah anggota DPR RI yang mencapai Rp 50 juta per bulan di saat kondisi ekonomi rakyat yang saat ini sulit, sontak saja memicu kontroversi publik dan menuai gelombang kritik seantero tanah air.

Okta Resi Gumantara, Ketua Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat (TEGAR) yang juga ketua DPD Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Provinsi Lampung ikut angkat suara soal fasilitas mewah pejabat yang dinilainya membebani anggaran negara.

“Gila, Rp 3 juta sehari untuk Kos-kosan, siapa yang tidak mau jadi pengusaha kos-kosan kalau bisa nyewain Rp 3 juta per hari,” kata Okta, kepada wartawan melalui sambungan telepon WhatsApp Sabtu, (23/8/2025).

Okta mengimbau para pejabat yang dilabeli wakil rakyat itu agar bisa menahan diri dalam menggunakan anggaran negara, terutama di saat masyarakat tengah menghadapi kesulitan ekonomi.

“Saya mengimbau semua pejabat untuk lebih menahan diri di tengah ekonomi yang sedang sangat sulit ini, rakyat sedang menjerit. Kita harus lebih menahan diri untuk tidak menghamburkan uang untuk kebutuhan yang bukan kebutuhan primer,” imbuhnya.

Menurut Okta, uang pajak rakyat seharusnya diprioritaskan untuk program yang membantu masyarakat, bukan malah digelontorkan pada fasilitas mewah pejabat.
Subsidi UMKM dan penghapusan pajak rumah kecil dinilainya bakal jauh lebih bermanfaat.

“Gunakan uang rakyat untuk program seperti itu supaya meringankan rakyat, jangan malah fasilitas pejabat menjadi beban untuk rakyat,” kata Okta

Okta juga mempertanyakan urgensi tunjangan rumah Rp 50 juta per bulan untuk anggota DPR RI. menurut Okta, hampir semua anggota DPR sudah mempunyai rumah.

“Kalaupun di Jakarta belum punya, apakah harus Rp 50 juta harga sewanya?” ujarnya setengah bertanya.

Padahal, lanjut Okta, DPR RI memiliki kompleks perumahan khusus yang seharusnya bisa dimaksimalkan. Jika rusak, kompleks perumahan tersebut sebaiknya direnovasi, bukan malah menambah beban APBN dengan biaya besar.

“Yang saya tahu rata-rata rumah dinas anggota DPR itu dipakai untuk stafnya, bukan ditempati sendiri. Padahal sudah ada kompleks perumahan DPR, seharusnya bisa dimaksimalkan,” tukas Okta.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reformasi Polisi, Semua Harus Jadi Negarawan “Menghargai Keinginan Presiden”

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 131
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 28 Januari 2026| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan dirinya lebih memilih menjadi petani, ketimbang Menteri Kepolisian. Hal tersebut disampaikan Listyo menjawab usulan kedudukan Polri berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Listyo mengaku telah mendapat pesan singkat yang berisi tawaran dirinya menjadi Menteri Kepolisian. “Hal ini saya tegaskan di hadapan bapak ibu sekalian, […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Serahkan Sertipikat PTSL Kepada Penyandang Disabilitas 

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 107
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan, 4 November 2025 | Kantor Pertanahan Kota Medan Serahkan Sertipikat PTSL kepada Penyandang Disabilitas Kantor Pertanahan Kota Medan menyerahkan sertipikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada Bapak Nofal, salah satu penyandang disabilitas, pada Senin, 4 November 2025. Penyerahan sertipikat ini merupakan salah satu upaya Kantor Pertanahan Kota Medan untuk memberikan kepastian hukum […]

  • Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle AG
    • visibility 33
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 24 Februari 2026| Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di Jl. Kepatihan RT 001/001, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 08.10 WIB. Korban berjenis kelamin laki-laki dan sementara diidentifikasi sebagai Mr. X. Saat ditemukan, korban dalam kondisi […]

  • Pemerasan dan Perampokan Disertai Pengancaman Oleh OTK yang Mengaku Petugas di Jatiasih, Jatiluhur Kota Bekasi

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle Abd Aziz/M Ifsudar
    • visibility 86
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kota Bekasi, 24 Maret 2026 | Aksi premanisme yang diduga melibatkan oknum aparat kembali mencoreng citra institusi kepolisian. Seorang pria berinisial HS, yang bekerja sebagai penjaga di sebuah tempat hiburan malam (THM) di wilayah Jatiasih, menjadi korban pemerasan dan pengancaman oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai petugas pada Kamis (19/03/2026). Kronologi Kejadian Peristiwa […]

  • Kapolsek Dramaga Silahturahmi (Cooling Sistem) Kunjungi Tokoh Agama Kec Dramaga, Ajak Jaga Kondusifitas Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Kapolsek Dramaga Polres Bogor Polda Jabar. IPTU Desi Triana.,S.H.,M.H melaksanakan giat sambang silahturahmi cooling sistem Kunjungan Ke Tokoh Agama Bapak Ir. H Abdidin Said. Minggu, (22/06/2025) Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Dramaga disambut oleh Tokoh agama IR. H. Abdidin Said di mana dalam Kunjungan tersebut Kapolsek Dramaga Silahturahmi perkenalan serta mengajak bersinergi dalam menjaga Harkamtibmas […]

  • Warga PALI Keluhkan Kelangkaan Gas Subsidi, Harga Jauh di Atas HET

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 93
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pali, 24 September 2025| Kelangkaan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram atau yang biasa disebut gas melon kembali dikeluhkan warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kondisi ini membuat masyarakat, terutama para ibu rumah tangga, kesulitan memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari. Selain sulit didapat, harga gas melon di lapangan juga melonjak jauh dari ketentuan pemerintah. […]

expand_less