Breaking News
light_mode
Home » Hukum » Dugaan Prostitusi Terselubung Bee Mansion: Penegak Hukum Dianggap Lemah, Ada Indikasi Dugaan Setoran Bulanan?

Dugaan Prostitusi Terselubung Bee Mansion: Penegak Hukum Dianggap Lemah, Ada Indikasi Dugaan Setoran Bulanan?

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
  • visibility 147
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id–Jakarta| Dugaan praktik prostitusi terselubung di Bee Mansion, sebuah tempat pijat di Jakarta Barat, kembali menghebohkan publik. Bukan hanya praktik asusila yang diduga terjadi, tetapi juga muncul informasi mengenai dugaan setoran bulanan yang dilakukan oleh pihak Bee Mansion. Keberadaan Bee Mansion yang hingga kini masih beroperasi bebas semakin memperkuat kecurigaan adanya kelemahan penegakan hukum.

Tim jurnalis yang melakukan penelusuran lapangan menemukan Bee Mansion masih melayani pelanggan seperti biasa. Hal ini memicu pertanyaan besar terkait tindakan tegas dari pihak berwenang. Seorang pengamat sosial yang enggan disebutkan namanya menilai penanganan kasus ini hanya sebatas formalitas. “Tidak ada penyelidikan menyeluruh, tidak ada tindakan nyata. Jika dibiarkan, ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga kegagalan moral institusi,” ujarnya. Ia bahkan menduga adanya kongkalikong antara pemilik usaha dan oknum petugas. Ia berencana melaporkan temuan ini langsung ke Gubernur DKI Jakarta dan DPRD.

Investigasi lebih lanjut mengungkap dugaan adanya aliran dana dari Bee Mansion ke Pemda Walikota Jakarta Barat setiap bulannya. Konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Kasatpol PP Jakarta Barat menghasilkan bantahan tegas. Namun, ketika ditanya mengapa Bee Mansion tidak ditutup jika memang tidak ada penyimpangan, Kasatpol PP JakBar tidak memberikan jawaban yang memuaskan.

Sorotan publik kini tertuju pada Pemprov DKI Jakarta, Satpol PP, dan pihak terkait. Masyarakat menuntut tindakan nyata yang transparan dan tuntas, bukan hanya inspeksi dadakan. Pertanyaan besar pun muncul: apakah Pemprov DKI memiliki keberanian untuk membersihkan Ibu Kota dari praktik haram yang diduga terjadi di Bee Mansion? Sayangnya, hingga saat ini, pejabat Dinas dan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta masih bungkam saat dikonfirmasi.

Lemahnya penegakan hukum di Jakarta Barat merupakan masalah kompleks yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti korupsi, intervensi politik, kelemahan struktural lembaga penegak hukum, ketidaksetaraan sistem peradilan, dan faktor budaya. Kualitas SDM penegak hukum yang buruk juga menjadi faktor penting yang mengakibatkan kurangnya profesionalisme dan ketidakmauan untuk menegakkan hukum secara adil.

Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) mendapatkan informasi terkait Bee Mansion dari media online yang meminta dirahasiakan identitasnya.

Salahsatu media online yang identitasnya dirahasiakan telah melakukan investigasi pasca viralnya pemberitaan mengenai Bee Mansion di puluhan media online dan cetak ternama. GMOCT berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendesak pihak berwenang untuk segera bertindak tegas.

 

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. Pertamina Marine Engineer Dockyard di Dokarim Terancam Tutup, Karyawan Resah

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 106
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sorong, 30 Juli 2025| PT. Pertamina Marine Engineer Dockyard yang berada di Dokarim tidak lagi menerima kapal yang masuk untuk layanan pemeliharaan dan perbaikan sejak 1 September 2024 silam. Perusahaan ini juga tidak diizinkan melakukan aktivitas apapun di atas lahan tempatnya beroperasi selama ini (Dokarim – red) oleh Ketua Perhimpunan Pemberdayaan Hak Ulayat Keret Kalami […]

  • Kampanye Nasional Kusta, Menkes Janjikan Insentif, Gubernur Dorong Peran Desa

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 233
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi– Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M melakukan kunjungan kerja dalam rangka program penanggulangan kusta di Kabupaten Bekasi, Rabu (23/7/2025).   Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Serang Baru dan dihadiri oleh lebih dari 300 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Dalam […]

  • Kapolri Hadiri Kick Off GPM Serentak se-Indonesia, 2.424 Ton Beras SPHP Disalurkan ke Masyarakat Hari Ini

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 138
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 14 Agustus 2025| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Kick Off Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Bulog Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025). Acara ini juga diselenggarakan di seluruh Indonesia melalui Polda jajaran. Sigit menargetkan kegiatan ini akan terus dilakukan selama satu minggu ke depan. Harapannya agar beras Stabilisasi Pasokan dan […]

  • Mapolda Papua Barat Daya Difungsikan sebagai Galangan Kapal Ilegal, Wilson Lalengke Minta Kapolda Tindak Anggotanya

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 192
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sorong, Papua Barat Daya, 24 Agustus 2025| Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Papua Barat Daya terlihat telah berubah fungsi sebagai tempat sandar kapal rusak untuk diperbaiki alias berubah fungsi sebagai galangan kapal tanpa izin resmi dari pihak terkait. Hal itu terungkap dari kunjungan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Daerah Papua (DPRP) Provinsi Papua Barat Daya, Zed […]

  • Berbagi Berkah Ramadhan, GMDM Lampung Bagikan 400 Paket Takjil

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Naryoto
    • visibility 39
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lampung, 6 Maret 2026| Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Garda Mencegah dan Mengobati GMDM Provinsi Lampung membagikan 400 paket takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan, pada Jum’at (6/3/2026). Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Jln.Dua Jalur Korpri dan Universitas Islam Negeri ( UIN) Lampung , dan menjadi agenda rutin tahunan GMDM sebagai […]

  • Data Lamban, Derita Korban Banjir Kian Panjang, Hingga Lebih Dari 50 hari

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 75
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Aceh, 18 Januari 2026| Lambannya pendataan korban banjir di Aceh menuai kritik tajam. Hingga lebih dari 50 hari pascabencana, data penerima bantuan belum juga rampung. Kondisi ini dinilai mencerminkan buruknya tata kelola pemerintahan di tingkat gampong hingga daerah, sekaligus memperpanjang penderitaan warga terdampak. Ketua Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Masri, mengatakan keterlambatan […]

expand_less