Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Heboh! Beredar Foto Mesra Kepsek & Guru, Masyarakat Desak Kadisdik Bertindak Terkait Program ” Inspiring Teacher”

Heboh! Beredar Foto Mesra Kepsek & Guru, Masyarakat Desak Kadisdik Bertindak Terkait Program ” Inspiring Teacher”

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
  • visibility 172
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Pemalang, 10 September 2025| Dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang tengah diguncang isu serius. Sebuah program bertajuk “Inspiring Teacher” yang awalnya dimaksudkan untuk mengangkat semangat dan motivasi tenaga pendidik, kini justru menjadi sorotan dan menuai kontroversi. Masyarakat mempertanyakan integritas program ini, terutama setelah muncul dugaan bahwa acara tersebut dirancang oleh pihak ketiga yang tidak jelas kapasitasnya.

Lebih memprihatinkan lagi, publik dikejutkan dengan beredarnya foto mesra antara seorang kepala sekolah dan seorang guru, yang disebut-sebut terlibat langsung dalam program tersebut. Foto tersebut viral di media sosial dan menimbulkan kegaduhan serta pertanyaan serius soal etika profesional dalam dunia pendidikan.

Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) menjadi salah satu pihak yang paling vokal menyuarakan desakan terhadap Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang. Dalam pernyataan resminya, ia meminta agar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) segera turun tangan dan menertibkan polemik yang berkembang.

“Kami melihat ada hal yang janggal sejak awal. Program ‘Inspiring Teacher’ ini bukan hanya tidak transparan dalam prosesnya, tapi juga terindikasi kuat dirancang oleh pihak luar (orang ketiga) yang tidak memiliki otoritas resmi dalam sistem pendidikan Pemalang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bila benar ada campur tangan pihak non-struktural dalam penyusunan kegiatan dinas, maka hal ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran administrasi dan etika birokrasi.

“Acara yang menyasar guru-guru sebagai inspirator harus diselenggarakan secara profesional, transparan, dan tanpa agenda pribadi atau pencitraan. Jika ada aktor di balik layar yang justru mencoreng nama baik institusi, Kadisdik wajib mengevaluasi total,” tegasnya.

Puncak dari kontroversi ini adalah tersebarnya foto yang menampilkan keintiman antara seorang kepala sekolah dan seorang guru. Pose yang dinilai tidak pantas tersebut langsung memicu kemarahan warga dan komunitas pendidikan.

Beberapa aktivis pendidikan menyayangkan tindakan itu. “Ini bukan hanya soal moral pribadi, tapi menyangkut citra pendidik di hadapan siswa, orang tua, dan masyarakat luas. Kepala sekolah dan guru seharusnya menjadi contoh, bukan sebaliknya,” ujar Pimred SBI

Lebih lanjut, meskipun uang sudah di kembalikan beberapa guru mengaku kecewa dengan tidak terealisasinya dan/atau gagalnya program “inspiring teacher”.

Berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh pendidikan, hingga komite sekolah, kini mulai angkat suara. Mereka menyuarakan tuntutan yang sama: evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program “Inspiring Teacher” serta penyelidikan internal terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Beberapa poin desakan masyarakat antara lain:

1. Kadisdik diminta melakukan audit internal terkait perencanaan, pelaksanaan, dan anggaran program tersebut.
2. Mengungkap identitas dan peran pihak ketiga yang diduga menjadi perancang acara.
3. Menindaklanjuti secara tegas dugaan pelanggaran etika dan moral oleh kepala sekolah dan guru yang fotonya telah menyebar luas.
4. Menetapkan pedoman dan standar yang jelas untuk kegiatan-kegiatan keprofesian guru ke depan agar tidak ditunggangi kepentingan pribadi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan Pemalang terkait polemik ini. Masyarakat berharap Dinas tidak tinggal diam dan segera memberi klarifikasi terbuka, serta menunjukkan komitmen untuk menjaga nama baik pendidikan di Pemalang.

“Ini bukan sekadar kesalahan prosedural, tapi menyentuh marwah dunia pendidikan kita. Jika tidak segera ditangani, kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan bisa jatuh,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Kontroversi ini menjadi pengingat penting bahwa dunia pendidikan adalah ruang publik yang harus dijaga integritasnya oleh semua pihak. Program-program yang bertujuan membangun semangat guru harus bersandar pada nilai-nilai profesionalisme, bukan relasi personal, apalagi jika dibalut dengan pencitraan yang tidak sehat.

Langkah cepat, transparan, dan tegas dari Dinas Pendidikan Pemalang kini menjadi harapan utama masyarakat. Karena hanya dengan itu, kepercayaan publik bisa dipulihkan, dan dunia pendidikan bisa kembali menjadi ruang inspirasi bukan kontroversi.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: SBI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Tanah Pasar Teloyo Memanas, Ahli Waris Klaim Masih Bayar PBB: Janji Tukar Guling Tak Terbukti, PN Klaten Tinjau Lahan

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 76
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Klaten (GMOCT) 22 Agustus 2025| Pengadilan Negeri (PN) Klaten yang dipimpin Hakim Ananta melanjutkan sidang sengketa tanah Pasar Purwo Rahardjo, Desa Teloyo, dengan agenda pengecekan titik batas lokasi sengketa pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Informasi ini diperoleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari media online Radarnet, yang merupakan bagian dari jaringan […]

  • Anggaran Video KKP Dinilai Janggal, MataHukum Minta KPK Turun Tangan

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 9
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 29 April 2026 | Sekretaris Jenderal MataHukum, Mukhsin Nasir, menyoroti tajam ketimpangan anggaran pembuatan video di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun anggaran 2025. Ia menilai, disparitas harga yang mencolok antar unit kerja mengindikasikan tidak adanya standar biaya yang jelas dan berpotensi menjadi celah kebocoran keuangan negara yang sistematis. Mukhsin menegaskan, […]

  • Polsek Pebayuran Gelar Jumat Berkah di Kampung Bolang, Santuni Lansia

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle HUSEN
    • visibility 142
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 02 Januari 2026 — Polsek Pebayuran melaksanakan kegiatan sosial Jumat Berkah dengan menyambangi warga di Kampung Bolang RT 06/05 Dusun III, Desa Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jumat (2/1/2026).   Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Pebayuran IPDA Amir, didampingi Kanit Binmas AIPTU Triyono serta Bhabinkamtibmas Desa Bantarsari Aipda Sugihyanto, […]

  • Oleh Yudhi Haryono: Pergolakan Pemikiran Ekopol Pancasila

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 412
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Kubur kekerdilan. Hapus mental kate. Tikam jago kandang. Sebab, setiap peradaban besar, bermula dari pikiran besar. Lalu, dikerjakan oleh “orang besar.” Demikian hukum besi sejarah dan alamnya. Tanpa pikiran besar dan pemimpin besar, sungguh tak dimungkinkan lahir dan tumbuh peradaban, bangsa, negeri dan komunitas besar plus dikagumi semesta. Sebagai wilayah yang pernah menghasilkan peradaban […]

  • Denny Charter Kritik DPR: Seleksi Hakim MK Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Jatah

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 212
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 29 Januari 2026| Penunjukan figur politisi aktif ke dalam jajaran hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dinilai menjadi sinyalemen kuat terjadinya kemunduran demokrasi di Indonesia. Fenomena ini memicu kekhawatiran akan terjadinya “political capture of the judiciary” atau penyanderaan kepentingan politik terhadap kekuasaan kehakiman yang seharusnya independen. ​Politisi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Denny Charter, menegaskan bahwa pengangkatan […]

  • Dugaan Perusakan Rumah Debitur oleh Oknum Eksternal BPR Arto Moro Semarang: GMOCT Pantau Perkembangan Kasus

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 120
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang, Jawa Tengah Jum’at 20 Juni 2025| (GMOCT)-Seorang debitur berinisial S melaporkan dugaan perusakan rumahnya oleh oknum eksternal Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Arto Moro Semarang. Informasi yang diperoleh Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dari media online Jelajahperkara, anggota GMOCT, menyebutkan rumah S ditempeli stiker bertuliskan “Rumah ini segera akan dilelang” dan dicoret-coret cat […]

expand_less