Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Pelabuhan Tanjung Mas: Bayang-Bayang Premanisme, Polisi Sebut Pelaku Sudah Beberapa Kali Dibuatkan Surat Pernyataan Namun Tidak Digubris

Pelabuhan Tanjung Mas: Bayang-Bayang Premanisme, Polisi Sebut Pelaku Sudah Beberapa Kali Dibuatkan Surat Pernyataan Namun Tidak Digubris

  • account_circle Tim/Red
  • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
  • visibility 182
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Semarang, 8 Mei 2025|(GMOCT). Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi yang dinamis, justru dibayangi oleh aksi premanisme yang meresahkan. Seorang pria berinisial R, disebut-sebut sebagai “raja kecil” di area bongkar muat batu bara, menebar teror kepada para sopir truk. R, warga Barutikung yang berprofesi sebagai tukang buka terpal, diduga kerap melakukan pemalakan dan kekerasan fisik. Para sopir mengaku ketakutan dan merasa tidak berdaya menghadapi tindakan premanisme tersebut. “Dia sering mabuk dan main pukul. Kami takut melapor karena khawatir terjadi sesuatu,” ujar seorang sopir yang enggan disebutkan namanya.

Seorang korban, sopir berinisial M, telah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polrestabes Semarang. Namun, laporannya tidak ditindaklanjuti dengan alasan kurangnya saksi. Kekecewaan mendalam dirasakan M, yang mengalami luka serius akibat kekerasan yang dilakukan R. “Saya babak belur, tapi laporan saya ditolak. Rasanya hukum tidak berpihak kepada kami,” ucapnya.

Kasus ini semakin mengkhawatirkan karena R tampaknya beroperasi dengan leluasa. Setelah kasus ini viral, Polsek sempat melakukan pencarian, namun gagal menemukan R. Polres kemudian menghubungi atasan korban untuk mendapatkan kontak korban dan meminta korban datang ke Polsek untuk dimintai keterangan selama beberapa jam. Yang mengejutkan, setelah memberikan keterangan, korban pulang tanpa menerima surat tanda bukti laporan. Ketidakjelasan prosedur ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai penanganan kasus tersebut.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan berlanjutnya aksi premanisme di Pelabuhan Tanjung Mas. Para sopir dan pekerja pelabuhan lainnya hidup dalam ketakutan. Mereka berharap pihak berwajib, khususnya Polda Jawa Tengah, segera mengambil tindakan tegas untuk melindungi mereka dan menciptakan lingkungan kerja yang aman. Informasi ini diperoleh dari media online Jelajahperkara, anggota GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama).

Saat dikonfirmasi oleh GMOCT, baik Kanit Reskrim Polsek Pelabuhan Tanjung Mas ataupun penyidik nya tidak respon sama sekali.

Dan menurut informasi dari Ketua DPD GMOCT Provinsi Jawa Tengah M Bakara, korban baru diberikan surat tanda bukti aduan hari ini Minggu 11 Mei 2025.

#NoViralNoJustice
#PolriPresisi

Team/Red (Jelajahperkara)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

  • Author: Tim/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revolusi “Directed Energy” Mengganti Kekuatan Kasar Dengan Presisi Gelombang di Industri Pengeboran

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 50
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 Januari 2026| Selama lebih dari satu abad, industri pengeboran minyak, gas, dan pertambangan mengandalkan prinsip yang sama: kekuatan mekanis kasar. Mata bor baja atau intan (diamond bit) dihantamkan dan diputar melawan batuan keras untuk mencapai sumber daya di perut bumi. Namun, serangkaian paten yang membentang dari tahun 1980-an hingga inovasi terbaru di Asia […]

  • Webinar CSR & SDGs Award 2025: Perusahaan Diminta Jadikan CSR Strategi Bisnis Berkelanjutan

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 103
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Oktober 2025| Yayasan Komunitas Indonesia Sejati kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendorong praktik tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan, (3/10) lembaga ini sukses menggelar Webinar CSR & SDGs Award 2025 dengan tema “Tantangan Kolaborasi CSR/PPM di Daerah Lingkar Perusahaan dengan Program Pemerintah, dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs)”. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang […]

  • Kapolri Minta Maaf, Insiden Mobil Rantis Lindas Pengemudi Ojol Saat Kericuhan Demo

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Rld/M.Ifsudar
    • visibility 452
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 29 Agustus 2025| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf terbuka, atas tewasnya pengemudi ojek online yang terlindas mobil Barakuda Brimob saat kericuhan akibat demo di kawasan Pejompongan Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8). Pengemudi ojol berinisial Afan Kurniawan, tewas terlindas saat demo ricuh. Insiden ini memicu kemarahan rekan ojol dan desakan pertanggungjawaban “Saya […]

  • Berita Orang Hilang dari ​Cileungsi Kabupaten Bogor “Ahmad Riski Pulanglah Nak”

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle M.Ifsudar
    • visibility 198
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bogor, 13 Maret 2026 | Seorang pemuda bernama Ahmad Riski (23) dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumahnya di Kampung Cinyosog, Desa Pasir Angin, sejak Senin, 2 Maret 2026. Hingga hari ini, pihak keluarga masih terus melakukan pencarian dan sangat mengharapkan bantuan masyarakat. ​Kronologi Kejadian ​Ahmad Riski terakhir kali terlihat meninggalkan kediamannya di RT 02/RW […]

  • Dari Jantung Istana ke Balai Kota: Pramono Anung, Sang “Jembatan” yang Kini Memimpin Jakarta

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 50
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 20 Februari 2026| Resmi memasuki babak baru. Sejak 20 Februari 2025, Balai Kota kini dipimpin oleh sosok yang selama hampir satu dekade menjadi orang kepercayaan di balik layar istana: Pramono Anung Wibowo. Pria yang akrab disapa Mas Pram ini mencetak sejarah sebagai Gubernur Jakarta pertama yang berhasil memenangkan laga satu putaran dalam format Pilgub […]

  • Kasus Kriminalisasi Aiptu Labora Sitorus, Komnas HAM: Terjadi Penyalahgunaan Wewenang dan Pengabaian Perlindungan HAM Oleh Penegak Hukum

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 295
    • 0Comment

    TegarnewS.co.id-Jakarta| Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan bahwa aparat penegak hukum, yakni Polri (Penyidik), Kejaksaan (JPU), dan Pengadilan (Majelis Hakim PN, PT, dan MA) telah melakukan penyalahgunaan wewenang (abuse of power) dalam menangani kasus dugaan tindak pidana (illegal logging, penyelundupan BBM, dan pencucian uang) dengan tersangka/terdakwa/terpidana Aiptu Labora Sitorus (Lk/64). Komnas HAM juga […]

expand_less