Profil Maruarar Sirait: Gebrakan “Menteri Ara” di Jantung Perumahan Rakyat
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 13 hour ago
- visibility 9
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 25 Februari 2026|Sosok Maruarar Sirait kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Pria yang akrab disapa Ara ini resmi memulai babak baru dalam karier politiknya sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Lahir di Medan, 23 Desember 1969, Ara bukan sekadar politisi biasa. Ia adalah figur yang dikenal memiliki integritas tinggi dan gaya komunikasi yang lugas, yang kini dipercaya untuk menuntaskan ambisi besar pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia.
Akar Perjuangan: Dari GMKI hingga Menuju Senayan
Darah politik Ara telah mengalir sejak masa kuliah di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung. Di sana, ia mengasah insting kepemimpinannya melalui Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Resimen Mahasiswa (Menwa). Melalui organisasi inilah, Ara belajar seni negosiasi dan diplomasi yang menjadi modal utamanya saat terjun ke politik praktis bersama PDI-P pada tahun 1999.
Selama bertahun-tahun, Ara menjadi salah satu wajah vokal di Komisi XI DPR RI, sekaligus menduduki posisi strategis sebagai Ketua DPP PDI-P. Namun, arah politiknya berubah secara signifikan pada Pilpres 2024 saat ia memutuskan bergabung dengan Partai Gerindra untuk mendukung penuh pasangan Prabowo-Gibran.
Gebrakan Hari Pertama: Pesan Tegas untuk Birokrasi
Kepercayaan Prabowo langsung dijawab Ara dengan aksi nyata. Belum genap seminggu menjabat, “Menteri Ara” langsung menjadi buah bibir lewat video viral rapat perdananya. Dalam pertemuan tersebut, Ara tak segan menggebrak meja saat menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja aparat di bawah kementeriannya yang dianggap lamban.
Aksi ini bukan sekadar luapan emosi, melainkan pesan tegas bahwa di bawah kepemimpinannya, Kementerian Perumahan tidak akan menoleransi birokrasi yang berbelit-belit. Ia menginginkan hasil yang konkret untuk rakyat, sejalan dengan visi besar pemerintah dalam pembangunan kawasan permukiman terpadu.
Integritas dan Pengabdian Keluarga
Di balik karakter politiknya yang keras, Ara adalah seorang profesional dan ayah dari dua anak. Sebelum menjabat menteri, ia memiliki rekam jejak bisnis yang matang, termasuk menjabat sebagai Komisaris Utama PT Potenza Sinergi. Didampingi sang istri, Ara selalu menekankan pentingnya kejujuran dalam bekerja—nilai yang ia bawa dari didikan keluarga besarnya.
Kini, tantangan besar menanti di depan mata. Dengan gaya kepemimpinannya yang eksplosif namun terukur, publik berharap “Menteri Ara” dapat mendobrak kemacetan backlog perumahan di Indonesia dan menciptakan kawasan permukiman yang lebih manusiawi bagi rakyat kecil.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Hagia Sofia (Wikipedia)



At the moment there is no comment