Breaking News
light_mode
Beranda » Info Daerah » Sidorahayu Dalam Jurang Kehancuran: Seorang Oknum Kepala Desa Sumberrejo Di Duga Dalangi Penambangan Pasir Ilegal

Sidorahayu Dalam Jurang Kehancuran: Seorang Oknum Kepala Desa Sumberrejo Di Duga Dalangi Penambangan Pasir Ilegal

  • account_circle Tim/Red
  • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
  • visibility 204
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id—Lampung Timur| Dibalik keindahan dan kesejukan Desa Sidorahayu Kecamatan WawayKarya Kabupaten Lampung Timur, tersirat sebuah tragedi memilukan yang mengancam Wilayah tersebut kedalam Jurang Kehancuran.

Pasalnya, pada Sabtu siang (10/05/2025) saat awak Media melakukan Control Social diwilayah Desa Sidorahayu, Kecamatan WawayKarya, awak Media kembali menemukan sebuah Lokasi yang digunakan untuk melakukan Kegiatan Penambangan Pasir yang diduga kuat tidak mengantongi Izin resmi (Ilegal).

Adanya penemuan tambang pasir galian C yang diduga tak memiliki izin resmi dari pemerintah tersebut, awak Media melakukan penelusuran serta mencari informasi terkait siapa dalang yang berada dibalik penambangan yang diduga tak mengantongi izin resmi (ilegal) tersebut.

Mengacu pada peraturan pemerintah, tentang kegiatan usaha penambangan yang dilakukan tanpa izin, dapat dikenakan pidana sebagaimana tertuang pada ketentuan pasal 158 Undang – Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, menyatakan bahwa: Usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat (3), pasal 48, pasal 67 ayat (1), pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh) miliar rupiah.

Saat awak media mengkonfirmasi, salah seorang pekerja berinisial (G) dilokasi penambangan mengaku, dirinya tidak mengetahui terkait soal perizinan yang dimaksud, ia mengungkapkan bahwa tambang pasir yang diduga ilegal tersebut adalah milik salah seorang yang berinisial (J), warga Desa Sumberrejo, Kecamatan WawayKarya. menurut pengakuan para pekerja, aktivitas tambang pasir tersebut sudah beroperasi kurang lebih 6 hari, berbanding terbalik dengan informasi yang dihimpun Awak Media dari beberapanarasumber sebelumnya, yang menyatakan telah beroperasi sejak awal bulan Mei lalu. Dengan rata-rata 2 sampai 4 mobil truk pasir yang mampu dihasilkan, dengan kisaran harga per mobil/ritase sebesar Rp. 600 ribu.

“Kita Gak faham kalau soal izin begitu, yang saya tau cuma kerja aja mas. Kalau soal punya siapa, ini punya (J) orang Sumberejo. Ini agak sepi mas, hari ini cuma 2 mobil ini aja yang masuk, Rp. 600 ribu/mobil. Kalau kuli sedot Rp. 80 ribu, tapi kalau untuk kuli yang muat ke mobil itu Rp. 90 ribu upahnya”. Ungkap salah seorang pekerja dilokasi

Betapa kagetnya Awak Media, ketika mendapati informasi yang menyebutkan nama seseorang yang diketahui berinisial (J) merupakan seorang Kepala Desa, di Desa Sumberrejo, Kecamatan WawayKarya. Mirisnya Seorang yang menjabat sebagai Kepala Desa di Wilayah Desa Sumberrejo Kecamatan WawayKarya tersebut, menjadi dalang kehancuran bagi sebuah Wilayah di Desa Sidorahayu, Kecamatan WawayKarya.

Selain terdapat Dua Unit kendaraan Dump Truk yang terparkir hendak melakukan Loading Muat Pasir, Tampak juga di lokasi penambangan 1 unit mesin besar dan 1 unit mesin berukuran kecil, yang diduga digunakan untuk melakukan penyedotan pasir, serta pipa paralon yang terjulur panjang dari mesin yang berada ditengah area pengerukan menuju tempat penampungan pasir hasil penyedotan.

Salah seorang warga sekitar yang identitasnya tidak ingin disebutkan mengatakan, dampak buruk dari aktivitas penambangan tersebut selain mencemari lingkungan juga merusak insfratruktur jalan yang ada.

“Alah mas kita mana berani negornya mas, wong yang punya itu pak Kades Sumberrejo. ya gimana ya mau dilarang juga kita gak punya keberanian, kalau dampak ya yang jelas berdampak buruk untuk lingkungan, terus jalan yang makin rusak. Yang bikin heran kok Yo seorang Kades malah jadi penambang pasir, apa kurang gajih Kades selama ini ya mas kira-kira?, udah itu di Wilayah Desa lain pula.” jelas salah seorang warga.

Seorang Kepala Desa yang seharusnya menjadi contoh teladan bagi masyarakat justru malah berbuat sebaliknya, ini menunjukkan betapa rendahnya SDM para pemimpin yang ada di Negeri tercinta Indonesia.

Indikasi adanya kedekatan Oknum Kepala Desa Sumberrejo dengan beberapa Pejabat Tinggi di Institusi TNI/Polri yang berada di Wilayah Hukum Lampung Khususnya Wilayah Hukum Polres Lampung Timur, diduga kuat menjadi dasar utama dirinya berani berbuat hal yang dinilai melanggar Hukum.

Namun saat Awak Media mengkonfirmasi yang bersangkutan melalui pesan WhatsApp pada Minggu, (11/05/2025) terkait kepemilikan dan legalitas tambang yang sedang beroperasi, (J) selaku Owner dari Tambang Pasir yang diduga tak mengantongi izin resmi (Ilegal) tersebut tidak memberikan Respon terhadap Awak Media terkait informasi keterkaitan dirinya dengan kegiatan penambangan pasir tersebut.

Masyarakat setempat berharap, kepada Aparat Kepolisian Polda Lampung serta Polres Lampung Timur, dapat menindak tegas para terduga pelaku penambangan pasir yang diduga Ilegal tersebut tanpa pandang bulu, agar tidak memberi dampak buruk bagi lingkungan.

Akankah Aparat Penegak Hukum akan menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu, terhadap yang diduga melakukan tindak pidana Ilegal Mining!

Ataukah benar adanya indikasi kedekatan Oknum tersebut dengan beberapa Pejabat Tinggi di Institusi TNI/Polri? Hingga pelaku terlepas dari jeratan Hukum yang berlaku.

  • Penulis: Tim/Red
  • Editor: Syarif Hidayatullah
  • Sumber: Tim/Red

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Riau Gaspol Gerakan Green Policing—Tanam Pohon, Tanam Masa Depan!

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Pekanbaru, 3 Januari 2026| Memasuki tahun 2026, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meneruskan semangat untuk menjaga alam melalui program ‘Green Policing’. Hal ini diteruskan tidak hanya di lingkungan internal, tetapi juga menyentuh kalangan masyarakat hingga tingkat sekolah. Praktik menjaga alam ini sudah dilakukan oleh Kapolda Riau jauh sebelum bencana terjadi. Di awal menjabat sebagai […]

  • Presiden Prabowo Temui Sufmi Dasco di Halim Sebelum Bertolak ke Eropa

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 Januari 2026| Menjelang keberangkatan ke Inggris dan Swiss, Presiden RI Prabowo Subianto terlebih dahulu menggelar pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan singkat namun intens itu berlangsung di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (18/1/2026), sesaat sebelum pesawat kepresidenan lepas landas. Pertemuan dilakukan secara empat mata. Sebuah meja […]

  • Prajurit Petarung Pasmar 1 Sambut Komandan Baru Dengan Sangat Meriah

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle M.ifsudar/irvan
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta| TNI AL, Dispen Kormar, Pasmar 1 Jakarta ribuan prajurit petarung Pasmar 1 menyambut Komandan baru dalam sebuah acara tradisi penyambutan Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) di Lapangan Apel Brigif 1 Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, (8/6). Seperti diketahui, jabatan Danpasmar 1 telah di serahterimakan dari Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P., CHRMP., M.Tr.Opsla., […]

  • Polda Metro Jaya Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan Beras Harga Terjangkau Untuk Warga

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 Agustus 2025| Polda Metro Jaya menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sekaligus mendukung program pemerintah menjaga stabilitas harga pangan. Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Djati Wiyoto Abadhy, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan […]

  • 22 Orang Tewas! Peristiwa Terbakarnya Gedung Terra Drone di Jakarta, Diduga Inilah Penyebabnya”

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Desember 2025| Kebakaran hebat melanda Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa 9 Desember 2025. Gedung ini merupakan kantor PT Terra Drone, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi drone. Berdasarkan infomasi yang terhimpun kebakaran diduga berasal dari ledakan baterai drone di lantai 1, yang kemudian menyebar ke lantai-lantai atas. […]

  • Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Desa Kota Datar

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Darmayanti
    • visibility 118
    • 0Komentar

      tegarnews.co.id – Belawan | Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua orang pengedar narkoba berhasil diamankan di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, pada Sabtu (10/5). Kedua tersangka yang ditangkap yakni Reynaldi (37), warga Stabat, dan Edi (43), warga Desa Kota Datar. Penangkapan dilakukan berdasarkan […]

expand_less