Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Cucu Sang “Singa Podium” Betawi! Mengenal Habib Jindan bin Novel, Ulama Sejuk yang Dakwahnya Menyentuh Hati

Cucu Sang “Singa Podium” Betawi! Mengenal Habib Jindan bin Novel, Ulama Sejuk yang Dakwahnya Menyentuh Hati

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
  • visibility 51
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 28 Februari 2026| Jika Anda mencari sosok ulama yang tutur katanya menenangkan jiwa dan akhlaknya mencerminkan kelembutan nabi, maka nama Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan pasti berada di daftar teratas. Lahir pada momen sakral 10 Muharram 1398 Hijriah (21 Desember 1977), beliau kini menjadi salah satu paku bumi dakwah di Jabodetabek melalui Yayasan Al Fachriyah, Tangerang.

Namun, di balik pembawaannya yang tenang, mengalir darah seorang pejuang dakwah yang sangat legendaris. Beliau adalah cucu kandung dari Habib Salim bin Ahmad bin Jindan, ulama besar Betawi yang dijuluki “Singa Podium” karena keberanian dan suaranya yang menggetarkan nusantara di masa lalu.

Nasab Mulia: Menyambung hingga Akar Kenabian

Kewibawaan Habib Jindan bukan datang tanpa alasan. Beliau merupakan keturunan langsung dari Rasulullah Muhammad ﷺ melalui garis Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fathimah Az-Zahra. Silsilah emas ini terjaga rapi melalui tokoh-tokoh besar seperti Al-Faqih Al-Muqaddam dan Asy-Syaikh Abi Bakr bin Salim. Nasab ini bukan sekadar kebanggaan, melainkan amanah besar untuk menjaga kemurnian ajaran Islam yang penuh kasih sayang.

Menimba Ilmu dari Tanah Abang hingga Lembah Tarim

Perjalanan intelektual Habib Jindan adalah bukti nyata bahwa ilmu harus dicari dengan kesungguhan. Masa mudanya dihabiskan dengan berguru kepada ulama-ulama sepuh di Jakarta, mulai dari Madrasah Jam’iyatul Khair Tanah Abang hingga mengikuti majelis Rauhah di Kwitang di bawah bimbingan Habib Muhammad bin Ali Al-Habsyi.

Haus akan sanad ilmu yang muttasil (tersambung), beliau kemudian terbang ke Darul Musthafa, Tarim, Hadramaut. Di sana, beliau menjadi salah satu murid angkatan pertama dari ulama dunia, Al-Habib Umar bin Hafidz. Di lembah para wali itulah, Habib Jindan mengasah kedalaman ilmu hadits, fiqih, dan tasawuf yang kini beliau bagikan kepada umat.

Transformasi “Singa Podium”: Dakwah yang Merangkul

Berbeda dengan sang kakek yang dikenal dengan orasi yang meledak-ledak demi membakar semangat perjuangan, Habib Jindan tampil dengan gaya yang lebih kontemporer: sejuk, santun, namun sangat dalam. Beliau memiliki kemampuan luar biasa dalam menerjemahkan kerumitan kitab-kitab klasik menjadi bahasa yang mudah dipahami oleh kaum milenial maupun orang tua.

Bagi Habib Jindan, dakwah bukan tentang siapa yang paling keras bersuara, melainkan siapa yang paling mampu menyentuh hati dengan akhlak. Beliau sering menekankan:

“Adab lebih tinggi daripada ilmu. Ilmu tanpa adab hanya akan melahirkan kesombongan, sementara adab tanpa ilmu akan tersesat.”

Al Fachriyah: Benteng Ilmu di Banten
Kini, melalui Yayasan Al Fachriyah di Ciledug, Tangerang, Habib Jindan terus mencetak kader-kader dai yang moderat. Setiap pengajian yang digelar selalu dipadati oleh ribuan jamaah yang datang dari berbagai penjuru, membuktikan bahwa pesan-pesan cinta yang beliau bawa sangat relevan di tengah hiruk-pikuk dunia modern.

Mengenal Habib Jindan adalah mengenal wajah Islam yang ramah,”sebuah warisan berharga dari “Singa Podium” yang kini diteruskan dengan cara yang menyejukkan hati.[☆]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMB Dan FORMASI Laporkan Dugaan Korupsi Asrama Haji Kota Bekasi Ke Kejagung RI

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle M.Ifsudar/ M.Imron
    • visibility 436
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-‎Bekasi, 19 Juli 2025| Dugaan pelanggaran hukum berupa tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh oknum pengelola Asrama Haji Kota Bekasi dalam kegiatan pengadaan barang dan pemeliharaan Gedung Mina A dan Mina E, secara resmi telah dilaporkan kepada pihak berwenang disampaikan oleh Juhartono selaku Ketua Barisan Muda Bekasi,19 Juli 2025. ‎ ‎M. Rifqi Nur Anzhani, […]

  • Klarifikasi PT Prima Mustika Chandra Terkait Aksi Warga Tamansari, ” Kami Sudah Mengantongi Izin Lokasi”

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 116
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 13 Juli 2025| PT Prima Mustika Chandra (PMC) angkat bicara terkait aksi warga di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, yang meminta penghentian proyek perumahan. General Manager Operasional PT PMC, Yongky Octavia, menjelaskan bahwa perusahaan telah mengantongi izin lokasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. “Jadi, izin yang sudah kami miliki itu khususnya di Desa […]

  • Kapolri Berkomitmen Menuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis!

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 19
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 15 Maret 2026 | Kapolri Jenderal Sigit, menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Minggu, (15/03/2026). Jenderal Sigit menyebut dirinya telah mendapatkan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut kasus tersebut. “Terkait dengan perkembangan dari penyerangan aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden […]

  • Dugaan Penjualan Obat Keras Sistem COD di Sukabumi Resahkan Warga, Disinyalir Oknum APH Terlibat

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 437
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sukabumi, 22 November 2025 (GMOCT)| Warga Sukabumi resah dengan dugaan praktik penjualan obat golongan G secara bebas di sebuah rumah yang berada di pinggir Jalan Raya Bogor – Sukabumi. Praktik ini terkesan dibiarkan dan kebal hukum. Seorang warga berinisial D mengungkapkan kecurigaannya terhadap aktivitas di warung tersebut. Ia mengaku pernah menanyakan langsung kepada pembeli mengenai […]

  • Sepanjang 2025, Kejagung Hukum 101 Jaksa Nakal: 69 Orang Dijatuhi Sanksi Berat

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 201
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jalarta, 1 Januari 2026| Kejaksaan Agung (Kejagung) merilis laporan capaian kinerja pengawasan sepanjang tahun 2025. Hasilnya, sebanyak 101 jaksa terbukti melakukan pelanggaran disiplin dan dijatuhi sanksi. Dari jumlah tersebut, mayoritas atau sebanyak 69 jaksa menerima hukuman kategori berat. ​Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bagian dari upaya […]

  • Matahukum Bongkar Potensi Persoalan Hukum Program MBG

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 233
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 18 Januari 2026| Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak sekadar urusan pemenuhan gizi. Jika dicermati lebih dalam, pelaksanaannya berpotensi berdampak pada aspek ekonomi, lingkungan, hingga hukum. Pernyataan tersebut ditegaskan Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir saat berbincang bersama awak media dan para aktivis di Jakarta, Sabtu (16/1/2026) Pria yang kerap dipanggil Daeng tersebut menilai MBG berkontribusi […]

expand_less