Breaking News
light_mode
Home » Nasional » MataHukum Desak Reshuffle Mendag: Gagal Jinakkan Harga Pangan dan Stop Impor Baja

MataHukum Desak Reshuffle Mendag: Gagal Jinakkan Harga Pangan dan Stop Impor Baja

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 2 hour ago
  • visibility 6
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 8 Juni, 2026 | Kebijakan tata niaga dan perdagangan nasional dinilai tengah berada dalam titik nadir. Di saat masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam akibat lonjakan harga sejumlah komoditas pangan pokok, sektor industri strategis dalam negeri justru tumbang akibat hantaman impor yang gagal dibendung. Ironisnya, otoritas perdagangan dinilai gagap dan cenderung meremehkan ketidakstabilan makroekonomi yang terjadi.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia per Juni 2026, fluktuasi tajam melanda pasar tradisional. Harga minyak goreng curah melonjak signifikan hingga 8,03% menjadi Rp22.200 per kg, disusul minyak goreng kemasan bermerk yang rata-rata merangkak naik hingga menyentuh angka Rp24.850 per kg.

Komoditas lain seperti gula pasir lokal naik menjadi Rp19.350 per kg, bawang putih naik menjadi Rp40.200 per kg, dan bawang merah ukuran sedang melonjak hingga 6,99% ke posisi Rp54.350 per kg. Meski terdapat penurunan pada harga beras kualitas medium dan super serta daging sapi, ketidakpastian harga pada komoditas subtansial lainnya tetap memicu kekhawatiran atas stabilitas daya beli masyarakat bawah.

Di sisi lain, situasi sektor industri manufaktur tidak kalah mencekam. Penutupan permanen pabrik PT Krakatau Osaka Steel (KOS) yang dipercepat menjadi Mei 2026 menjadi sinyal merah runtuhnya kedaulatan industri baja nasional. Ambruknya kemitraan strategis ini merupakan dampak langsung dari banjir produk baja impor asal Tiongkok yang menekan pasar domestik hingga menurunkan utilisasi baja nasional hingga tersisa 52%.

Kondisi ini diperparah oleh respons Menteri Perdagangan, Budi Santoso, yang menuai polemik. Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar AS, Mendag justru menyatakan situasi ini sebagai peluang keuntungan (cuan) bagi ekspor karena adanya kenaikan nilai ekspor sebesar 5,48% dibanding tahun lalu. Sikap optimistis yang dinilai tidak sensitif terhadap beban industri hulu yang bergantung pada bahan baku impor ini memicu gelombang kritik dari para pengamat hukum dan kebijakan publik.

MataHukum: Tata Niaga Rusak, Presiden Harus Segera Evaluasi dan Reshuffle Mendag

Melihat rentetan persoalan yang terjadi dari sektor pangan hingga industri hulu, Sekretaris Jenderal MataHukum, Mukhsin Nasir, melayangkan kritik keras terkait performa Kementerian Perdagangan (Kemendag). MataHukum mendesak Presiden untuk segera mengambil langkah konkret melakukan reshuffle terhadap Menteri Perdagangan.

“Kami melihat adanya disorientasi kebijakan yang masif di Kementerian Perdagangan. Tidak ada alasan bagi Presiden untuk mempertahankan kinerja yang gagal melindungi hajat hidup orang banyak dan industri strategis negara. Mendag harus segera diganti,” tegas Mukhsin Nasir dalam keterangan resminya.

Mukhsin menjabarkan tiga argumentasi kuat dan terstruktur mengapa perombakan di tubuh Kemendag bersifat mendesak:

Kegagalan Mitigasi Harga Pangan Pokok
MataHukum menilai Mendag tidak mampu mengoordinasikan instrumen pengendalian harga pasar, sehingga komoditas vital seperti minyak goreng, gula, dan bawang mengalami kenaikan tidak wajar yang langsung memukul daya beli masyarakat. Kebijakan stabilisasi harga dinilai terlambat dan kehilangan taji di lapangan.

Indikasi Pelanggaran Prosedur dan Kejahatan Ekonomi Terstruktur dalam Impor

Terkait kolapsnya PT Krakatau Osaka Steel, MataHukum menyoroti adanya maladministrasi tata kelola impor di Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Ditjen Daglu).

“Ini bukan sekadar kalah bersaing, melainkan akibat dari ‘permainan’ izin impor. Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) jelas mengungkap adanya penerbitan Persetujuan Impor (PI) oleh Kemendag yang melampaui Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Kementerian Perindustrian hingga ratusan miliar rupiah. Ini adalah kejahatan ekonomi terstruktur yang membunuh industri baja lokal demi memberi karpet merah pada produk luar,” urai Mukhsin.

Ketidakpekaan Krisis Makroekonomi dan Pernyataan yang Menyesatkan
MataHukum mengecam sikap santai Mendag dalam merespons kejatuhan nilai tukar rupiah ke angka Rp18.000 per dolar AS. Menurut Mukhsin, narasi bahwa pelemahan rupiah menguntungkan ekspor adalah cara pandang yang keliru dan mengabaikan kehancuran industri dalam negeri yang memiliki ketergantungan tinggi pada impor bahan baku atau barang modal.

“Bagaimana bisa seorang menteri menganggap pelemahan rupiah sebagai peluang keuntungan secara sepihak, sementara di saat yang sama industri baja domestik mati karena beban biaya dan gempuran impor? Sikap mengabaikan fakta lapangan ini membuktikan bahwa Kemendag gagal merumuskan proteksi ekonomi nasional. Sebelum kerusakan mata rantai industri dan pangan ini menjadi permanen, Presiden harus segera melakukan reshuffle dan mendesak aparat penegak hukum untuk berani mengungkap membongkar dugaan pemainan ekspor impor di kementerian perdagangan” pungkas Mukhsin Nasir.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Universitas Moestopo Bikin Kejutan: Bangun Kekuatan Baru Lewat PEP Bandung

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 86
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 5 Desember 2025| Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) terus memperluas kemitraan akademik serta meningkatkan mutu pembelajaran melalui penjajakan kolaborasi dengan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung. Inisiatif strategis ini ditempuh untuk memperkuat struktur kurikulum, memperkaya pengalaman praktik bagi mahasiswa, sekaligus memperkokoh pengembangan Fakultas Teknik yang baru saja didirikan di Universitas Moestopo. Kunjungan resmi ini […]

  • Opsi Krisis Denny Charter: Jadikan Anggaran MBG Sebagai Penahan Lonjakan Harga Minyak

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 29
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 16 Maret 2026 | Eskalasi konflik di Timur Tengah yang kian memanas kini menjadi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi domestik Indonesia. Sebagai wilayah kunci produksi dan distribusi minyak mentah dunia, ketegangan di kawasan tersebut diprediksi dapat mengerek harga minyak hingga melampaui angka $110 per barel. Kondisi ini, jika dibarengi dengan pelemahan nilai […]

  • Polrestabes Medan Tebar Helm SNI, Pengendara Diedukasi Pentingnya Keselamatan

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 256
    • 0Comment

    Tegarnews..co.id-Medan, 18 September 2025| Upaya mewujudkan budaya tertib berlalu lintas kembali ditunjukkan Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan melalui Unit Keamanan Keselamatan Berlalu lintas. Dipimpin Kanit Kamsel Iptu Abdul Malik bersama personel, mereka menggelar aksi sosial berupa pembagian helm berstandar nasional Indonesia secara gratis di perempatan Jalan Dokter Sutomo dan Jalan Letnan Jenderal TNI Anumerta Mas […]

  • Kuningan Berduka: Siswi SMAN Kadugede Meninggal Usai Konsumsi Jajanan MBG, Agung Sulistio Desak Penyelidikan dan Penegakan Hukum

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 123
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, 20 Oktober 2025 (GMOCT)| Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan. Novi, seorang siswi kelas 3 SMAN Kadugede, meninggal dunia setelah diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi jajanan MBG (nama jajanan disamarkan). Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis, 16 Oktober 2025, dan langsung memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Agung Sulistio, Ketua Umum Gabungan […]

  • Diduga Langgar Undang-Undang Perlindungan Konsumen, PDAM Tirta Mulia Pemalang Dikecam atas Krisis Air Bersih Berkepanjangan di Banjarmulya

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle PANJI
    • visibility 76
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 18 Desember 2025| Krisis air bersih yang melanda Desa Banjarmulya, Kabupaten Pemalang, selama lebih dari sepekan kini mengarah pada persoalan pelanggaran hukum dan kelalaian pelayanan publik. Agung Sulistio, Ketua II DPP Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) sekaligus Ketua Umum Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), menilai PDAM Tirta Mulia Pemalang patut dimintai […]

  • Pimred SBI Akan Bawa Kadisdik Pemalang ke KIP Terkait Keterlibatan Pihak Ketiga Dalam Program “Inspiring Teacher”

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 120
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 14 September 2025| Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), Agung Sulistio, menyatakan akan melaporkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Pemalang ke Komisi Informasi Publik (KIP). Langkah ini ditempuh lantaran Kadisdik dinilai menutup-nutupi keterlibatan pihak ketiga dalam penyelenggaraan program Inspiring Teacher. Agung menegaskan, bila benar ada campur tangan pihak luar yang tidak memiliki kedudukan […]

expand_less