Breaking News
light_mode
Home » Hukum » Kriminal » Alami Patah Rahang, Siswa SMKN 1 Cikarang Barat Jadi Korban Bullying Oleh Kakak Kelasnya

Alami Patah Rahang, Siswa SMKN 1 Cikarang Barat Jadi Korban Bullying Oleh Kakak Kelasnya

  • account_circle Husen
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 479
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Bekasi, 18 Sept 2025-Miris, siswa SMKN 1 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga jadi korban bullying belasan kakak kelasnya sehingga mengalami patah rahang dan harus melakukan operasi. Korban berinisial AAI (16) siswa kelas 10 ini dipaksa jongkok dilapangan sekolah, lalu dipukul bergantian yang mengakibatkan rahang kiri korban patah dan harus dioperasi dengan pemasangan pen. Hal ini diunggah oleh akun Facebook Cikarang Viral, pada Kamis (18/9/2025).

 

Dalam akun tersebut, korban kini hanya bisa makan melalui selang, sehingga berat badan korban untuk saat ini menurun drastis dan sering mengalami muntah-muntah. Orang tua korban, melihat kondisi anaknya akhirnya melakukan laporan kepihak berwajib, dan diduga pihak sekolah dalam hal ini kurang kooperatif dan seakan menutup-nutupi kasus yang dialami korban. Dan didalam akun tersebut, keluarga korban berharap pelaku segera dihukum dan bertanggungjawab atas kelakuannya serta membuat efek jera.

 

Hal ini membuat banyak komentar didalam akun tersebut, diantaranya buyut Ireng. “Jangan kasih lolos semua, pelaku harus dikeluarkan dari sekolah dan diproses hukum, penjarakan kasih efek jera”, pintanya.

Akun atas nama Rendy Tambayong pun meminta agar para pelaku dihukum seberat-beratnya, dan meminta pihak sekolah bertanggung jawab penuh dalam hal ini.

 

Ditempat terpisah, Komite sekolah SMKN 1 Cikarang Barat, Jonly Nahampun menjelaskan kepada awak media, kami dari komite sekolah bersama pihak sekolah telah melakukan pembinaan lewat sosialisasi-sosialisasi disekolah terhadap siswa dan melakukan deklarasi pelajar anti tauran, serta deklarasi pelajar anti bullying, juga generasi pelajar anti narkoba. Nah ini sudah kita lakukan ke siswa, jadi hal itu pihak sekolah dan komite sudah bekerja kelas melakukan hal tersebut.

 

Saat ditanyakan terkait ada sanksi atau tidak terhadap pelaku bullying, komite sekolah mengatakan, bahwa masalah persoalan tersebut hari ini sedang ditangani pihak penegak hukum. “Nah biarkan pihak penegak hukum yang bekerja, kira-kira seperti itu ya”, imbuhnya.

 

Komite juga memaparkan terkait pelaku bukan hanya dari satu sekolah, melainkan dari sekolah yang berbeda. ” Jadi mereka ingin buat komunitas diluar sekolah, jadi setiap yang masuk ke komunitas itu tidak boleh melakukan pacaran. Yang jelas seperti itu”, paparnya.

 

Kepala Sekolah SMKN 1 Cikarang Barat, Bambang saat dikonfirmasi oleh awak media lewat telepon dan pesan WhatsApp sampai saat ini belum memberikan respon.

  • Author: Husen
  • Editor: HUSEN
  • Source: REDAKSI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergitas Membangun Kuningan: Pemuda Pancasila MPC Kuningan, SBI dan GMOCT Bergandengan Tangan

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, Jawa Barat, 30 Juli 2025| (GMOCT)-Pembangunan daerah merupakan dambaan seluruh lapisan masyarakat. Di Kabupaten Kuningan, hal ini diwujudkan melalui sinergitas yang kuat antara Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kuningan, dan Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT). Kerja sama ini dilandasi semangat patriotisme dan komitmen bersama untuk membangun […]

  • Kader Muda PKB Lebak Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus kuota Haji

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Rls/Egi Hendrawan
    • visibility 324
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 28 Agustus 2025| Kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan 2024 terus menuai sorotan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang sudah memeriksa sejumlah pejabat Kementerian Agama, namun publik mempertanyakan mengapa Koordinator Staf Khusus Menteri Agama periode lalu, Abdul Rochman alias ‘Cak Adung’, belum juga dipanggil. Nama Cak Adung santer disebut dalam penyusunan Surat Keputusan (SK) […]

  • Janji Pengembalian Dana Program Guru di Pemalang Molor, Sekdin Disorot dan Didesak Diproses Hukum

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 118
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 13 Oktober 2025| Janji pengembalian dana program Inspiring Teacher 2025 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang belum juga terealisasi hingga lewat tenggat 10 Oktober 2025. Kondisi ini memicu kritik publik dan sorotan hukum terhadap pejabat terkait. Dana sebesar Rp200 ribu yang dikumpulkan dari para guru dijanjikan akan dikembalikan penuh oleh Sekretaris Dindikbud […]

  • Jurnalis Handal di Aceh Dikriminalisasi, Warga Desa Babah Lueng Kehilangan Pendamping, Berharap Ombudsman RI, Presiden dan Mualem Turun Tangan

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 104
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Semarang, 12 November 2025| Kasus dugaan kriminalisasi yang menimpa Ridwanto, seorang jurnalis sekaligus Ketua DPD Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) Provinsi Aceh, memasuki babak baru. Ironisnya, Ridwanto, yang seharusnya menjadi korban pembacokan oleh Muslem Bin Syamaun pada 18 Agustus 2025 lalu, kini justru mendekam di tahanan kejaksaan. Kasus ini bermula ketika Muslem […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 46
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan, 30 Maret 2026 |Kantor Pertanahan Kota Medan melaksanakan kegiatan Halal Bihalal sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai sebagai momentum untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja. Kegiatan Halal Bihalal dilaksanakan di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Medan pada […]

  • Diduga Ilegal Usaha Penyulingan Air Tanah Diwilayah Boponter Dipertanyakan

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 637
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Depok 23 Agustus 2025| Fenomena kasus dugaan eksploitasi air tanah secara ilegal yang baru-baru ini ramai di beritakan terjadi di Kota Depok, sepertinya kian menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya ditemukan enam titik pengeboran air tanah tanpa izin di wilayah Tapos, kini dugaan kasus serupa ditemukan diwilayah Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter). Salah satunya berdasarkan informasi […]

expand_less