Breaking News
light_mode
Home » Hukum » Dugaan Prostitusi Terselubung Bee Mansion: Penegak Hukum Dianggap Lemah, Ada Indikasi Dugaan Setoran Bulanan?

Dugaan Prostitusi Terselubung Bee Mansion: Penegak Hukum Dianggap Lemah, Ada Indikasi Dugaan Setoran Bulanan?

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
  • visibility 148
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id–Jakarta| Dugaan praktik prostitusi terselubung di Bee Mansion, sebuah tempat pijat di Jakarta Barat, kembali menghebohkan publik. Bukan hanya praktik asusila yang diduga terjadi, tetapi juga muncul informasi mengenai dugaan setoran bulanan yang dilakukan oleh pihak Bee Mansion. Keberadaan Bee Mansion yang hingga kini masih beroperasi bebas semakin memperkuat kecurigaan adanya kelemahan penegakan hukum.

Tim jurnalis yang melakukan penelusuran lapangan menemukan Bee Mansion masih melayani pelanggan seperti biasa. Hal ini memicu pertanyaan besar terkait tindakan tegas dari pihak berwenang. Seorang pengamat sosial yang enggan disebutkan namanya menilai penanganan kasus ini hanya sebatas formalitas. “Tidak ada penyelidikan menyeluruh, tidak ada tindakan nyata. Jika dibiarkan, ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga kegagalan moral institusi,” ujarnya. Ia bahkan menduga adanya kongkalikong antara pemilik usaha dan oknum petugas. Ia berencana melaporkan temuan ini langsung ke Gubernur DKI Jakarta dan DPRD.

Investigasi lebih lanjut mengungkap dugaan adanya aliran dana dari Bee Mansion ke Pemda Walikota Jakarta Barat setiap bulannya. Konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Kasatpol PP Jakarta Barat menghasilkan bantahan tegas. Namun, ketika ditanya mengapa Bee Mansion tidak ditutup jika memang tidak ada penyimpangan, Kasatpol PP JakBar tidak memberikan jawaban yang memuaskan.

Sorotan publik kini tertuju pada Pemprov DKI Jakarta, Satpol PP, dan pihak terkait. Masyarakat menuntut tindakan nyata yang transparan dan tuntas, bukan hanya inspeksi dadakan. Pertanyaan besar pun muncul: apakah Pemprov DKI memiliki keberanian untuk membersihkan Ibu Kota dari praktik haram yang diduga terjadi di Bee Mansion? Sayangnya, hingga saat ini, pejabat Dinas dan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta masih bungkam saat dikonfirmasi.

Lemahnya penegakan hukum di Jakarta Barat merupakan masalah kompleks yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti korupsi, intervensi politik, kelemahan struktural lembaga penegak hukum, ketidaksetaraan sistem peradilan, dan faktor budaya. Kualitas SDM penegak hukum yang buruk juga menjadi faktor penting yang mengakibatkan kurangnya profesionalisme dan ketidakmauan untuk menegakkan hukum secara adil.

Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) mendapatkan informasi terkait Bee Mansion dari media online yang meminta dirahasiakan identitasnya.

Salahsatu media online yang identitasnya dirahasiakan telah melakukan investigasi pasca viralnya pemberitaan mengenai Bee Mansion di puluhan media online dan cetak ternama. GMOCT berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendesak pihak berwenang untuk segera bertindak tegas.

 

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantik Pejabat Bermasalah, Bupati Bekasi Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 314
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 09 Sept 2025– Keputusan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, S.H melantik pejabat kontroversial menuai sorotan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Keadilan (PEKA) resmi melaporkan dugaan praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Agustus 2025.   Laporan bernomor 019/LSM.PEKA/VIII/2025 itu ditandatangani Ketua Umum PEKA Obay Hendra […]

  • Perkuat Sinergi Proyek Remedial Work, Empat Perusahaan Kembali Gelar Mini Socce Di Medan

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle PT BNCT
    • visibility 106
    • 0Comment

      Tegarnews.co.id – Medan | Dalam semangat memperkuat kekompakan dan meningkatkan koordinasi lintas tim dalam pelaksanaan remedial work, empat perusahaan yang terlibat dalam proyek strategis pelabuhan kembali menggelar pertandingan mini soccer persahabatan, Sabtu malam, (31/5), di Medan Mini Soccer Sumatera Utara. Pertandingan yang dimulai pukul 19.30 WIB ini mempertemukan tim dari PT Prima Terminal Petikemas […]

  • Perindah Ruang Kota, Gubernur DKI Resmikan Beautifikasi Area Bawah Jalan Tol di Jakarta Timur

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle RIs/Muhamad Dekra
    • visibility 133
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta 11 Desember 2025| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Beautifikasi Area Bawah Jalan Tol di Jakarta Timur, Kamis (11/12/2025). Peresmian yang juga dihadiri Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, berlangsung di kolong Tol Becakayu, Jalan Laksamana Malahayati, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar. Beautifikasi dilakukan sepanjang kurang lebih 18 kilometer (km) pada dua ruas tol di […]

  • Jacob Ereste : Nilai Spiritualitas Presiden Syarifuddin Prawiranegara Pada Masa Pemerintahan Indonesia Darurat Yang Dilupakan

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 122
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Karang Ampel, 1 Juni 2025| Salah satu tokoh penting yang sangat berperan semasa perjuangan kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia di masa yang belum enak seperti sekarang adalah Syafruddin Prawiranegara, pejuang tangguh yang sepi ing pamrih dari Serang, Banten. Ia menjabat Presiden Indonesia di masa darurat, setidaknya pemerintahan yang dia pimpin ketika itu jelas disebut Pemerintah […]

  • Skandal DPMPTSP, KPP Bogor Raya Sebut Pemkot Bogor Sedang Bermain Api dengan Integritas Birokrasi

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle AG
    • visibility 58
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor ,10 Desember 2025| Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya menilai bahwa rangkap jabatan antara Asisten dan Kepala DPMPTSP Kota Bogor bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi sin­yal paling telanjang bahwa birokrasi Kota Bogor tengah dikelola secara serampangan dan terpolitisasi. Menurut KPP, praktik ini menggambarkan bagaimana kebijakan publik telah kehilangan arah dan justru dikuasai oleh kepentingan […]

  • Pemasangan Tiang Wifi, Kepala Desa Sukajaya Bantah Beri Izin Provider

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Rls/Asep Hidayat
    • visibility 35
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Tamansari, 12 Maret 2026 | Pemasangan tiang wifi tanpa izin resmi semakin marak di Kabupaten Bogor, kali ini terjadi di wilayah RW.002, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Kamis, (12/3/2026). Diketahui salah satu provider internet pascabayar tengah memasang tiang wifi sejumlah kurang lebih mencapai 20 pcs di wilayah tersebut. Diketahui, bernama Oji selaku […]

expand_less